Makna Qanun Khalwat Bagi Wanita Aceh yang Berpacaran: Studi Fenomenologi
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v5i32025p152-162Keywords:
qanun, woman, AcehAbstract
Qanun khalwat is a regulation made to regulate the interaction between women and men who are not mahrams, where both are not allowed to be in the same place without a mahram, which is often seen as a form of morality regulation in Acehnese society. However, data shows that adolescents or individuals in the emerging adulthood stage in Aceh continue to have dating relationships. It is recorded those adolescents with higher education or college and upper secondary education levels are known to have free sex behavior. This study aims to explore the meaning of the application of Qanun khalwat for Acehnese women involved in dating relationships. The research method used is qualitative research on phenomenological approaches. The data collection technique was carried out using semi-structured interviews. The participants in this study consisted of two students from Aceh. The results of the study show that the meaning of Qanun formed for Acehnese women who date is Qanun khalwat is positive but often creates a positive stigma in society so that it makes it uncomfortable.
Abstrak
Qanun khalwat merupakan peraturan yang dibuat untuk mengatur interaksi antara wanita dan pria yang bukan mahram, dimana keduanya tidak diperbolehkan berada dalam satu tempat tanpa mahram, yang sering kali dipandang sebagai bentuk pengaturan moralitas dalam masyarakat Aceh. Namun, data menunjukkan bahwa remaja ataupun individu di tahap emerging adulthood di Aceh tetap menjalani hubungan pacaran. Tercatat remaja dengan jenjang pendidikan tinggi atau mahasiswa dan jenjang pendidikan menengah atas diketahui memiliki perilaku free sex. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna dari penerapan qanun khalwat bagi wanita Aceh yang terlibat dalam hubungan pacaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari dua mahasiswa yang berasal dari Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna qanun yang terbentuk bagi wanita Aceh yang berpacaran adalah qanun khalwat itu sebenarnya positif namun seringkali membuat stigma positif dimasyarakat sehingga membuat tidak nyaman.
References
Abubakar, & Anwar. (2010). Ringkasan Laporan Penelitian “Strategi dan Hambatan Penerapan Qanun Khalwat/Mesum dalam Pencegahan Khalwat pada Remaja Kota Banda Aceh. Aceh: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serambi Mekkah. (online), (http://lppm.serambimekkah.ac.id/download/penelitian/Abubakar/LAPORAN%20PENELITIAN%20KHALWAT.pdf), diakses, 2 Januari 2024
Al-Asyi, Yusuf Al-Qardhawy. (2023). Sisi Positif Qanun Jinayah. (online), (http://aceh.tribunnews.com/2013/02/26/sisi-positif-qanun-jinayah), diakses 2 Januari 2024
Atjeh Terkini. (2025). Sepanjang Tahun 2024, Kasus Khalwat Meningkat di Langsa. Atjeh Terkini Sekilas Informasi Terkini. https://www.atjehterkini.id/sepanjang-tahun-2024-kasus-khalwat-meningkat-di-langsa/
Bukhari, Bukhari (2022) Penerapan Tindak Pidana Khalwat di Aceh (Studi Kasus Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Langsa). Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Creswell, J., W. (2007). Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Traditions. London: Thousand Oaks, CA: Sage Publication. Ltd.
Idaliyah, Siti. (2013). Tindak Pidana Khalwat di Nanggroe Aceh Darussalam. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Islam Sunan Kalijaga
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Syar’iyah dan Mahkamah Syar’iyah Provinsi di Provinsi Naggroe Aceh Darussalam. https://peraturan.bpk.go.id/Details/56078/keppres-no-11-tahun-2003, diakses 12 April 2024.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. Definisi kanun. Diakses dari https://kbbi.web.id/kanun, pada12 April 2024.
Link, B. G., & Phelan, J. C. (2001). Conceptualizing stigma. Annual review of Sociology, 27(1), 363-385.
Moleong, L. T. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Moustakas, C. (1994). Phenomenological Reseacrh Methods. California: Sage Publication, Inc.
Open Data Aceh. (2024). Jumlah Pelanggar Khalwat (Qanun No.6 Tahun 2014 Pasal 23 ayat 1) menurut Provinsi Aceh periode 2018-2024. Open data Berbagai data untuk kemajuan, diskominfo Prov. Aceh. https://data.acehprov.go.id/id/dataset/pelanggaran-syariat-islam-menurut-perda-dan-qanun-aceh/resource/7aedf084-5417-454f-9ffa-1d0d1b6ff01e
Poerwandari, E.K. (1998). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3) UI.
Rahayu, Wahyu dkk. (2011). Cinta dan Cemburu Pada Individu yang Berpacaran. Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil) 4: P11-P16.. Depok: Universitas Gunadarma. (online), (http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2535/1/Cinta%20dan%20Cemburu%20Pada%20Individu%20Yang%20Berpacaran.pdf)
Sapardjaja, K, E. (2012). Qanun Aceh. Jakarta. (http://www.ms-aceh.go.id/data/materi_bimtek/QANUN%20ACEH.pdf)
Siauw, F. Y. (2013). Udah Putusin Aja! Jaga Kehormatanmu Raih Kemuliaanmu. Bandung: Mizania
Smith, J.A. (2006). Validity and Qualitative Psychology in Jonathan A Smith (Ed). Qualitative Psychology: a Practical Guide to Research Methods. London: Sage Publication.
Strauss, A. L & Corbin, J. (1990). Basic of Qualitative Research: Grounded Theory Prosecures and Technique. Newbury Park: Sage Publication, Inc.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi kedua). CV Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Nanggroe Aceh Darussalam, (online), (http://www.kemenag.go.id/file/dokumen/UU1801.pdf), diakses 2 Januari 2024
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. https://peraturan.bpk.go.id/Details/45380, diakses 12 April 2024
Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 14 Tahun2003 Tentang Khalwat (Mesum), (online), (http://portal.mahkamahkonstitusi.go.id/eLaw/mg58ufsc89hrsg/1d900d361d78d1a9e251f26ed9f037c8f26e6b64f.pdf), diakses 2 Januari 2024
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Femmi Nurmalitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


