Gambaran Self-disclosure pada Mahasiswa di Second Account Instagram
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v5i22025p69-78Keywords:
college student, self-disclosure, second account InstagramAbstract
Self-disclosure is an effort to introduce oneself to others with the intention of building closer relationships. In the digital era, social media platforms such as Instagram have become popular spaces for self-expression and sharing personal information, especially among university students. However, an interesting phenomenon has emerged where some students choose to use a second, more private account (often referred to as a second account) as a space for personal expression. The aim of this study is to understand the subjective experiences of students engaging in self-disclosure on their second Instagram accounts. The research focuses on uncovering the meaning, motivations, and emotions students experience when sharing and expressing themselves through these more private accounts. A qualitative approach was used, employing in-depth interviews with students who actively use second accounts. The findings reveal that second accounts are perceived as safer and more comfortable spaces for students to pour out their hearts, share their concerns, and express their emotions more honestly, even though they still maintain certain boundaries of privacy in their social media use.
Abstrak
Self-disclosure atau keterbukaan diri merupakan sebuah upaya untuk mengenalkan diri sendiri kepada orang lain dengan maksud untuk lebih dekat dengan orang lain. Di era digital, media sosial seperti Instagram menjadi ruang populer untuk mengekspresikan diri dan berbagi informasi pribadi, terutama di kalangan mahasiswa. Namun, terdapat fenomena menarik di mana sebagian mahasiswa memilih menggunakan akun kedua (second account) yang lebih privat sebagai tempat untuk menyalurkan ekspresi diri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam melakukan self-disclosure di second account Instagram. Penelitian ini difokuskan untuk mengungkap makna, motivasi, serta perasaan yang dialami mahasiswa ketika mereka membagikan dan mengekspresikan diri melalui akun yang lebih tertutup. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada mahasiswa yang aktif menggunakan second account. Hasil penelitian menunjukkan bahwa second account menjadi ruang yang dirasa lebih aman dan nyaman bagi mahasiswa untuk mencurahkan isi hati, berbagi keresahan, serta mengekspresikan emosi secara lebih jujur, meskipun mereka tetap menjaga batas privasi dalam bermedia sosial.
References
Andrian, B., Endang SM , A. ., & Octaviani , V. . (2022). Self Disclosure Analysis of Second Instagram Account Users Among Students of Dehasen University Bengkulu . Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 2(1), 55–60.
Azka, F., Firdaus, D. F., & Kurniadewi, E. (2018). Kecemasan Sosial dan Ketergantungan Media Sosial pada Mahasiswa. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, Volume 5(2), 201-210.
Baumeister, R. F., Vohs, K. D., & Tice, D.M. (2007). The Strength Model of Self-control. Current Directions inPsychological Science, 16(6).
Dewi, R., & Preciosa, A. J. (2018). Dramaturgi dalam Media Sosial: Second Account di Instagram sebagai Alter Ego. Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 8(3), 340-347.
Emeraldien, F. Z., Aulia, A. D., & Khelsea, Y. O. (2019). The Use of Fnstagram As a Platform for Self-disclosure. Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 2(2).
Firdaus, M. R. Y. (2019). Analisis Dikursus Madura dalam Akun Instagram @ExploreMadura. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2 (1).
Heriyanto. (2018). Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif. ANUVA, Vol. 2 (3), 317-324.
Ilma, U., Latifa, R., Subchi, I., Layyinah., Idriyani, N., & Roup, M. (2020). Social Anxiety on Instagram Second Account User. The 8th International Conference on Cyber and IT Service Management (CITSM), 23-24.
Kang, Jin & Wei, Lewen. (2019). Let me be in my funniest: Instagram users’ motivations for using Fisnta (a.k.a., fake Instagram). The Social Science Journal.
La Greca, A. M., & Lopez, N. (1998). Social Anxiety Among Adolescents: Linkages with Peer Relation s and Friendships. Child Psychology, Vol. 26,(2), 83–94.
Lim, R. P., Purnomo, D., & S, Dewi K. (2021). Pengaruh Pengguna Instagram terhadap Kesehatan Mental Instagramxiety pada Remaja di Kota Salatiga. Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, Vol. 13(1).
Mahardika, R., & Farida. (2019). Pengungkapan Diri pada Instagram Story. Jurnal Studi Komunikasi, Vol. 9 (1), 111-117.
Mawarsari, Diana. Tanpa tahun. Pengelolaan Privasi Informasi dalam Akun Kedua Instagram di Kalangan Mahasiswa. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Nurhanifa, A., Widianti, E., & Yamin, A. (2020). Kontrol Diri dalam Penggunaan Media Sosial pada Remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, Vol. 3(4), 527 – 540.
Nurul Budiani, A., & Magistarina, E. (2023). Kontribusi Self Control Terhadap Online Self Disclosure Pada Usia Emerging Adulthood Pengguna Second Account Instagram. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 7461–7470.
Oktavianti, M. A. (2018). Instagram Stories sebagai Media Self Disclosure Mahasiswa Ilmu Komunikasi Uinsa. Skripsi. Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Surabaya.
Paramesti, A. R., & Rosalia, P. N. (2022). Penggunaan Pseudonym di Second Account Instagram dalam Perspektif Etika Digital. Jurnal Communio: Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 11(1), 89-102.
Prihantoro, E. Damintana, K. P. I., & Ohorella, N. R. (2020). Self Disclosure Generasi Milenial melalui Second Account Instagram. Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 18(3). DOI: https://doi.org/10.31315/jik.v18i3.3919.
Prihatiningsih, W. (2017). Motif Penggunaan Media Sosial Instagram di Kalangan Remaja. Jurnal Communication VIII(1).
Rahmadina, Rika M. (2019). Pengaruh Needs, Secure Attachment, Harga Diri dan Jenis Kelamin pada Remaja Pengguna Media Sosial. Skripsi. Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Sari, M. P. (2017). Fenomena Penggunaan Media Sosial Instagram sebagai Komunikasi Pembelajaran Agama Islam oleh Mahasiswa FISIP Universitas Riau. JOM FISIP, Vol. 4(2).
Sari, N. O., & Naqiyah, N. (2020). Citra Diri Remaja Putri Ditinjau dari Kecemasan Penggunaan Instagram. Jurnal BK Unesa, Vol. 11(1).
Wheless, L. R. (1976). Self- Disclosure and Interpersonal Solidarity: Measurement, Validation, and Relationships. Hum Commun Res, Vol. 3(1), 47–61.
Alkis, Y., Kadirhan, Z., & Sat, M. (2017). Development and Validation of Social Anxiety Scale for Social Media Users. Comput Human Behavior, Vol. 72, 296–303.
Yurindah, Narti, S., & Indria. (2019). Motif Penggunaan Media Sosial dalam Mengunggah Instagram Story (Studi Fenomenologi Pada Anggota Sanggar Arastra di Kota Bengkulu). Jurnal Professional FIS UNIVED Vol. 6 (1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Malinda Syafrina, Tutut Chusniyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


