Gambaran Perilaku Pro Lingkungan pada Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v4i42024p153-162Keywords:
behavior, pro-environmental, college studentAbstract
Environmental pollution is one of the problems facing society today, especially in Indonesia. Students have a big role in maintaining pro-environmental behavior. Pro-environmental behavior is behavior aimed at minimizing all potential negative impacts on the environment. However, data shows a lack of public awareness, especially among college students, of pro-environmental behavior. This problem is often found in littering and single-use plastic packaging, which causes plastic waste to accumulate. Factors such as level of education, government support, social norms, and the role of peers influence pro-environmental behavior. The research aims to determine pro-environmental behavior carried out by students using descriptive statistical methods. Researchers' results are that students must improve their waste recycling behavior, use materials that can be used many times, and use environmentally friendly transportation. However, students are quite good at energy conservation and knowledge of more environmentally friendly vehicles.
Pencemaran lingkungan menjadi salah satu masalah pelik yang dihadapi oleh masyarakat saat ini, khususnya di Indonesia. Mahasiswa memiliki andil besar dalam menjaga perilaku pro-lingkungan. Perilaku pro-lingkungan adalah sebuah perilaku yang ditujukan untuk memperkecil segala dampak buruk yang berpotensi muncul terhadap lingkungan. Namun data menunjukkan bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat, khususnya mahasiswa akan perilaku pro-lingkungan. Masalah tersebut paling banyak ditemukan pada membuang sampah sembarangan dan penggunaan kemasan plastik sekali pakai yang menimbulkan menumpuknya sampah plastik. Faktor seperti tingkat pendidikan, dukungan pemerintah, norma sosial, dan peran teman sebaya memiliki pengaruh terhadap perilaku pro-lingkungan tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perilaku pro lingkungan yang telah dilakukan oleh mahasiswa dengan metode statistik deskriptif. Hasil yang didapat oleh peneliti yakni mahasiswa perlu meningkatkan perilaku pengolahan kembali sampah, menggunakan bahan yang dapat digunakan berkali kali, serta dalam penggunaan transportasi ramah lingkungan. Namun, mahasiswa sudah cukup baik dalam sisi konservasi energi dan pengetahuan akan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
References
Ambarfebrianti, M., & Novianty, A. (2021). Hubungan orientasi nilai terhadap perilaku pro-lingkungan remaja. Jurnal Ecopsy, 8(2), 149.
Ardhiyansyah, A., Iskandar, Y., & Riniati, W. O. (2023). Perilaku Pro-Lingkungan dan Motivasi Sosial dalam Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(07), 580-586.
Asri, L. N., Sari, K. E., & Meidiana, C. (2022). Emisi co kendaraan bermotor pada ruas jalan dengan tingkat pelayanan rendah di Kota Malang. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 11(1), 31-38.
Biswas, A., & Roy, M. (2015). Green products: an exploratory study on the consumer behaviour in emerging economies of the East. Journal of cleaner production, 87, 463-468.
Farin, S. E. (2021). Penumpukan sampah plastik yang sulit terurai berperngaruh pada lingkungan hidup yang akan datang. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Fauziah, H. N. (2018). Kesadaran lingkungan hidup mahasiswa jurusan tadris ilmu pengetahuan alam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Jurnal Ibriez: Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 3(2), 211-220.
GreenMetric, UI. (n.d.-a). Overall Rankings 2022. UI Greenmetric. https://greenmetric.ui.ac.id/rankings/overall-rankings-2022
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. SIPSN. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/
Marpaung, D. N., Iriyanti, Y. N., & Prayoga, D. (2022). Analisis faktor penyebab perilaku buang sampah sembarangan pada masyarakat Desa Kluncing, Banyuwangi. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 47-57.
Muljono, A. B., Ari, N. I. M., Sultan, S., Tohri, M., Paniran, P., Ginarsa, I. M., ... & Al Sasongko, S. M. (2022). Edukasi masyarakat Desa Tumpak Kecamatan Pujut Lombok Tengah melalui penyuluhan budaya hemat energi dari vampir listrik. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3), 331-339.
Namira, I. (2020, November 10). Mencabut Colokan Alat Listrik Menghemat Banyak Biaya?. IDN Times. https://www.idntimes.com/tech/trend/izza-namira-1/apakah-mencabut-listrik-alat-elektronik-benar-menghemat-pengeluaran?page=all
Nurfajriani, N., Azrai, E. P., & Sigit, D. V. (2018). Hubungan ecoliteracy dengan perilaku pro-lingkungan peserta didik SMP. Florea: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 5(2), 63-69.
Pahlevi, R. (2022, July 22). Hanya 3,77% Sampah Plastik Kemasan yang Diolah di Jakarta. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/07/22/hanya-377-sampah-plastik-kemasan-yang-diolah-di-jakarta
Palupi, T. (2017, October). Hubungan antara sikap dengan perilaku pro-lingkungan ditinjau dari perspektif theory of planned behavior. In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (Vol. 14, No. 1, pp. 214-217).
Pratama, M. A., Sidhiq, A. F., Rahmanto, Y., & Surahman, A. (2021). Perancangan Sistem Kendali Alat Elektronik Rumah Tangga. Jurnal Teknik Dan Sistem Komputer, 2(1), 80-92.
Putra, R. P. (2019). Perilaku pro lingkungan pada pengurus organisasi mahasiswa pecinta alam. Cognicia, 7(3), 378-389.
Rizaldi, M. A., Azizah, R., Latif, M. T., Sulistyorini, L., & Salindra, B. P. (2022). Literature review: dampak paparan gas karbon monoksida terhadap kesehatan masyarakat yang rentan dan berisiko tinggi. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(3), 253-265.
Santhi, D. D. (2016). Plastik Sebagai Kemasan Makanan Dan Minuman. Padang: PSPD FK UNUD.
Siswati, L., Eterudin, H., Setiawan, D., Ratnaningsih, A. T., & Yandra, A. (2022). Penyadaran Kepada Ibu Rumah Tangga dalam Pemisahan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga di Kecamatan Minas. Diklat Review: Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan, 6(1), 94-101.
Wisu, C. (2021). Strategi pemanfaatan kendaraan listrik berkelanjutan sebagai solusi untuk mengurangi emisi karbon. Jurnal Paradigma: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, 2(2).
Sugianto, S., & Kurniawan, M. A. (2020). Tingkat Ketertarikan Masyarakat terhadap Transportasi Online, Angkutan Pribadi dan Angkutan Umum Berdasarkan Persepsi. Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik, 1(2), 51-58.
Sugiarto, A., & Gabriella, D. A. (2020). Kesadaran dan perilaku ramah lingkungan mahasiswa di kampus. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 9(2), 260-275.
Whitley, C. T., Takahashi, B., Zwickle, A., Besley, J. C., & Lertpratchya, A. P. (2018). Sustainability behaviors among college students: An application of the VBN theory. Environmental education research, 24(2), 245-262.
Widhiastuti, R., Susilowati, N., & Lianingsih, S. (2020). Environmental behavior mahasiswa pendidikan akuntansi di kampus konservasi. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 10(2), 257-269.
Wulandari, A., Pambudi, T. S., & Azhar, H. (2022). Upcycling Limbah Kain Produksi Sepatu Menjadi Tas Sebagai Produk Merchandise. eProceedings of Art & Design, 9(1).
Young, E. (2020, August). Fashion waste is rubbish – yes, but this is not the issue. Fibre2Fashion. https://www.fibre2fashion.com/industry-article/8736/fashion-waste-is-rubbish-yes-but-this-is-not-the-issue
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Hasan Asyhuri, Rakhmaditya Dewi Noorizki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


