Promosi Melalui Media Digital untuk Meningkatkan Perilaku Sehat dalam Mencegah Stunting

Authors

  • Muhammad Rayhan I’tisham Universitas Negeri Malang
  • Muhammad Wildan Universitas Negeri Malang
  • Lola Maria Universitas Negeri Malang
  • Debby Ayu Universitas Negeri Malang
  • Tutut Chusniyah Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um070v3i22023p39-43

Keywords:

stunting, edukasi, masyarakat

Abstract

Stunting is a condition in which toddlers aged 0-5 years experience failure to thrive as a result of chronic malnutrition which results in smaller child dimensions than normal for their age. The program that is considered appropriate to implement is a program to increase understanding and awareness of a clean and healthy lifestyle in the community. This understanding of a clean lifestyle includes good sanitation management, good domestic waste management, a culture of hand washing, and also pollution related to external waste such as living environments close to industrial areas etc. The method used in this program is an educational program using pamphlets and/or brochures that are distributed digitally in order to reach more widely and efficiently. The program we created aims to help and play a role in increasing awareness and understanding regarding a clean and healthy lifestyle as a program to reduce stunting rates in children with prevention methods using early education in the community through digital media (health promotion through digital media).

Abstrak
Stunting adalah kondisi yang terjadi pada balita usia 0-5 tahun yang mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada dimensi anak yang lebih kecil daripada dimensi normal di usianya. Program yang tepat untuk diterapkan adalah program untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pola hidup bersih dan sehat di masyarakat. Pemahaman tentang pola hidup bersih ini mencakup pengelolaan sanitasi yang baik, pengelolaan limbah domestik yang baik, budaya mencuci tangan, dan juga polusi-polusi terkait limbah eksternal seperti lingkungan hidup yang dekat dengan kawasan industri dan lain-lain. Metode yang digunakan dalam program ini adalah program edukasi dengan media pamflet dan/atau brosur yang disebarkan secara digital guna menjangkau dengan lebih luas dan efisien. Program ini bertujuan untuk membantu dan berperan pada peningkatan kesadaran dan pemahaman terkait pola hidup bersih dan sehat sebagai program penurunan angka stunting pada anak dengan metode prevensi menggunakan edukasi dini pada masyarakat melalui media digital (promosi kesehatan melalui media digital).

References

Aini, E. N., Nugraheni, S. A., & Pradigdo, S. F. (2018). Faktor yang mempengaruhi stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Cepu Kabupaten Blora. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(5): 454- 461.

Katadata. (2018). Prevalensi Stunting Balita Indonesia Tertinggi Kedua di ASEAN. November 22. Accessed November 26, 2018. https:// databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/11/ 22/prevalensi-stunting-balita-indonesiatertinggi-kedua-di-asean.

Listyarini, A. D., Fatmawati, Y., & Savitri, I. (2020). Edukasi Gizi Ibu Hamil Dengan Media Booklet Sebagai Upaya Tindakan Pencegahan Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 73-83

Mutia, A. (2021). Prevalensi Stunting Balita Indonesia Tertinggi ke-2 di Asia Tenggara. Diakses melalui (online): (Prevalensi Stunting Balita Indonesia Tertinggi ke-2 di Asia Tenggara|Databoks (katadata.co.id).) pada Maret 2022.

Nadiyah, Briawan, D., & Martianto, D. (2014). Faktor risiko stunting pada anak usia 0— 23 bulan di Provinsi Bali, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Risk Factors of Stunting among 0—23 Month Old Children in Bali Province, West Java and East Nusa Tenggara). Jurnal Gizi Dan Pangan, 9(2), 125—132.

Niga, D. M., & Purnomo, W. (2016). Hubungan antara praktik pemberian makan, perawatan kesehatan, dan kebersihan anak dengan kejadian stunting pada anak usia 1-2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Oebobo Kota Kupang. Jurnal Wiyata, 3, 151–155.

Saaka, M., & Galaa, S. Z. (2016). Relationships between Wasting and Stunting and Their Concurrent Occurrence in Ghanaian Preschool Children. Journal of Nutrition and Metabolism, 2016. http://dx.doi.org/10.1155/2016/465492

TNP2K, Sekretariat Wakil Presiden RI. (2018). Gerakan Nasional Pencegahan Stunting dan Kerjasama Kemitraan Multi Sektor. Agustus. Diakses 31 Agustus 2018. https://www. am2018bali.go.id/UserFiles/kemenkeu/News/ Paparan%20Stunting%20Kemenkeu%202018 web.pdf.

Yanti D., Betriana, F, & Kartika, I.R. (2020). Faktor Penyebab Stunting pada Anak: Tinjauan Literatur. Real in Nursing Journal, 3(1), 1–10. https://ojs.fdk.ac.id/index.php/Nursing/article/view/447

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Muhammad Rayhan I’tisham, Muhammad Wildan, Lola Maria, Debby Ayu, & Tutut Chusniyah. (2023). Promosi Melalui Media Digital untuk Meningkatkan Perilaku Sehat dalam Mencegah Stunting. Flourishing Journal, 3(2), 39–43. https://doi.org/10.17977/um070v3i22023p39-43

Issue

Section

Articles