Perilaku Preferensi Menjadi Pengangguran oleh Milenial dan Gen Z dalam Karir Dan Pekerjaan
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v2i52022p384-391Keywords:
gen Z; karir; milenial; teori tindakan beralasanAbstract
Abstract
Generation Z and millennials are a generational group that exhibits distinct behavior from prior generations. One of them is in the workplace, where rank and money are no longer the main goals and objectives that this generation group seeks when performing their duties. This generation group, for example, prefers to be unemployed rather than have an excessive and unsafe burden that affects their patterns of life and enjoyment as workers. This study aims to investigate this phenomenon, specifically how a worker from Generation Z or Millennials prefers to be unemployed rather than unhappy at work, using the psychological theory of reasoned action theory to understand reasons, motives, impact, and other aspects of action or behavior. This is a qualitative study that uses a descriptive-analytic technique. This research is qualitative research using a descriptive-analytic approach. The research method is carried out by means of a literature study that utilizes literature sources such as books, journals, and proceedings. The results of this research show that the phenomenon of preference for unemployment rather than unhappiness in the workplace which is owned by gen Z and millennials are caused by subjective factors, namely attitudes (internal) and norms (external) as a worker. Where these attitudes and norms themselves are independent variables that are influenced by other factors. One of them is workload and stress which affects happiness in the work environment and can then trigger preference behavior towards unemployment itself.
Keywords: gen Z; career; millennials; reasoned action theory
Abstrak
Gen Z dan milenial merupakan kelompok generasi yang cenderung memiliki perilaku yang berbeda dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Salah satunya pada dunia kerja dimana jabatan dan uang bukan lagi menjadi satu-satunya sasaran dan tujuan yang diinginkan kelompok generasi ini saat melakukan pekerjaannya. Termasuk dalam hal preferensi dalam beban pekerjaan dimana kelompok generasi ini cenderung berani untuk menjadi pengangguran dibandingkan memiliki beban kerja yang berlebih dan beresiko untuk mempengaruhi pola kehidupan dan kebahagiaan sebagai pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap fenomena tersebut yaitu menganalisis bagaimana seorang pekerja dari kalangan Gen Z dan Milenial cenderung memilih menjadi pengangguran daripada merasakan tidak bahagia saat melakukan pekerjaannya, dari sudut pandang teori psikologi tindakan beralasan (reasoned action theory) untuk memahami alasan, motif, dampak, dan aspek-aspek lain dalam tindakan atau perilaku. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitik. Metode penelitian dilakukan dengan studi pustaka yang memanfaatkan sumber literature seperti buku, jurnal, maupun prosiding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena preferensi pengangguran daripada ketidakbahagiaan di tempat kerja yang dimiliki oleh gen Z dan milenial ini disebabkan oleh faktor subyektif yaitu sikap (internal) dan norma (eksternal) sebagai seorang pekerja. Dimana sikap dan norma ini sendiri merupakan variabel independen yang dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Salah satunya adalah beban dan stress kerja yang mempengaruhi kebahagiaan di lingkungan kerja yang kemudian dapat memicu perilaku preferensi terhadap pengangguran itu sendiri.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


