Fenomena Agresi Verbal Fans K-Pop Indonesia di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v2i52022p348-354Keywords:
agresi verbal; penggemar; fandom; K-Pop, fanatik; konformitasAbstract
Abstract
The spread of South Korean Pop culture or more commonly called the Korean Wave is a process of spreading South Korean culture worldwide. The presence of Korean culture in Indonesia is certainly an attraction for some people, especially teenagers, K-Dramas and the presence of boy groups and girl groups that have the appeal of making teenagers love the music genre they bring. Fans are a collection of men and women in various age ranges who idolize South Korean actors, actresses, or group singers and soloists. This group certainly has a diverse number of members and sometimes causes conflicts that trigger verbal aggression behavior. Conformity or bandwagon behavior that is considered by fans as a form of loyalty or loyalty of individuals to the group in order to avoid exclusion or exclusion is often the cause of verbal aggression behavior. In this case, fandom as a group that contains individuals with hobbies and preferences that are generally the same is one of the factors for verbal aggression by K-Pop fans. The development of Science and technology, especially in the field of technology, can also facilitate the spread of Korean culture, causing fanaticism towards the idol and things related to them. Fanaticism is a belief that makes a person blind and do anything to maintain a belief in what he likes or believes. This study uses a literature review method. The results of this study indicate that the verbal aggression behavior carried out by K-Pop fans on social media is due to the conformity of fellow fandom members and the level of individual fanaticism towards idols.
Keywords: verbal aggression; fans; fandom; K-pop; fanaticism; conformity
Abstrak
Penyebaran budaya Pop Korea Selatan atau yang lebih sering disebut Korean Wave merupakan sebuah proses tersebarnya budaya Korea Selatan secara mendunia. Hadirnya budaya Korea di Indonesia tentu menjadi daya tarik bagi sebagian orang terutama remaja, K-Drama dan hadirnya boygrup dan girlgrup yang memiliki daya tarik membuat remaja menggemari genre musik yang mereka bawakan. Penggemar merupakan kumpulan laki-laki maupun perempuan dalam bermacam-macam rentang usia yang mengidolakan aktor, aktris, ataupun penyanyi grup maupun solois yang dari Korea Selatan. Kelompok ini tentunya memiliki jumlah anggota yang beragam dan terkadang menimbulkan konflik yang memicu terjadinya perilaku agresi verbal. Konformitas atau perilaku ikut-ikutan yang dianggap oleh penggemar sebagai bentuk loyalitas atau kesetiaan individu terhadap kelompok agar terhindar dari pengucilan atau penyingkiran sering menjadi penyebab terjadinya perilaku agresi verbal. Dalam hal ini, fandom sebagai kelompok yang berisi individu dengan hobi dan kesukaan yang umumnya sama menjadi salah satu faktor terjadinya agresi verbal oleh K-Pop fans. Perkembangan IPTEK khususnya dibidang teknologi juga dapat mempermudah penyebaran budaya Korea sehingga menimbulkan fanatisme terhadap sang idola dan hal-hal yang berkaitan dengan mereka. Fanatisme merupakan sebuah kepercayaan yang membuat seseorang buta dan melakukan apapun demi mempertahankan kepercayaan pada hal yang disukai atau dipercayai. Penelitian ini menggunakan metode review literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku agresi verbal yang dilakukan oleh K-Pop fans di media sosial akibat adanya konformitas dari sesama anggota fandom dan tingkat fanatisme individu terhadap idola.
References
A.R. Rinata. Dan S.I. Dewi. (2019). Fanatisme Penggemar K-Pop Dalam Bermedia Sosial DI Instagram. Interaksi; Jurnal Ilmu Komunikasi. Vol. 8, No. 2. 13-23. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/view/26559
Ahmad. (2021, September 202). Cara Menulis Daftar Pustaka. Diakses pada 13 Mei 2022, dari https://www.gramedia.com/best-seller/cara-menulis-daftar-pustaka/#4_Cara_menulis_Daftar_pustaka_dari_Internet_atau_Website
Aletheia Rabbani. (2020, Oktober 10). Pengertian Konformitas, Dasar, Faktor, Tipe, dan Dampaknya. Diakses pada 5 Mei 2022, dari https://www.sosial79.com/2020/10/pengertian-konformitas-dasarfaktor.html
Hanurawan, F. 2015. Psikologi Sosial; Suatu Pengantar. Bandung; PT. Remaja Rosdakarya
Jenni Eliani, M. Salis Yuniardi, Alifah Nabilah Masturah. (2018). Fanatisme dan Perilaku Agresif Verbal di Media Sosial pada Penggemar Idola K-Pop. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 3, No. 1. 1-26. Universitas Islam Negeri Walisongo. Retrieved from https://www.scribd.com/document/410871575/Fanatisme-dan-Perilaku-Agresif-Verbal-di-Media-Sos-pdf
Kompasiana. (2020, Oktober 25). Media Asing Beritakan Natya Shina yang Kritik Jennie BLACKPINK Malas. Diakses pada 13 Mei 2022, dari https://www.kompas.com/hype/read/2020/08/25/105853466/media-asing-beritakan-natya-shina-yang-kritik-jennie-blackpink-malas?page=all
Lyanti, Rahma. (2019). Pengaruh Konformitas, Self-Control, dan Kecerdasan Emosi Terhadap Agresivitas Pada Penggemar Musik K-Pop. XIV, 86 halaman. Retrieved from https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/47000/1/RAHMA%20LYANTI-FPSI.pdf
Muhammad Irfan Al-Amin. (2022, Januari 27). Agresi Adalah Bentuk Perilaku Agresif, Ini Penjelasannya. Diakses pada 13 Mei 2022, dari https://katadata.co.id/safrezi/berita/61f212f0ba8c3/agresi-adalah-bentuk-perilaku-agresif-ini-penjelasannya
Prayogi, Wahyu Umbar. (2021). Studi Pustaka: Jenis Pemberian Pakan Komersil Pada Budidaya Ikan Air Tawar. Sarjana thesis. Universitas Brawijaya. Retrieved from http://repository.ub.ac.id/id/eprint/185001
Rizky. (2021, September 22). Mengenai Sikap Fanatisme yang Bisa jadi Ciri Gangguan Kejiwaan. Diakses pada 5 Mei 2022, dari https://www.orami.co.id/magazine/sikap-fanatisme
Romadhona, Ina Dwi. (2021). Konformitas Dan Perilaku Agresi Verbal Remaja Penggemar K-Pop. Undergraduate (S1) thesis. Universitas Muhammadiyah Malang. Retrieved from https://eprints.umm.ac.id/81884/
Syara Farkhana Febriany, Dyan Evita Santi, Aliffia Ananta. (2022). Agresi Verbal di Media Sosial Pada Remaja Penggemar K-Pop; Bagaimana Peran Fanatisme?. INNER; Journal of Psychological Research, 1(4). 194-200. Retrived from https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/303
Watiningsih, Evi Dwi. (2020). Pengaruh Fanatisme, Anonimitas, dan Trait Kepribadian Big Five terhadap Agresi Verbal Penggemar K-Pop di Media Sosial. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Diakses dari https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/53734
wowKeren. (2020, Agustus 25). Natya Shina ‘Pink Panda’ Ogah Minta Maaf Usai Sindir Jennie BLACKPINK Malas. Diakses pada 13 Mei 2022, dari https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00326524.html
Zulfaa, Ishmah Alya. (2020). Fanatisme dan Agresi Verbal di Media Sosial Twitter Pada Penggemar K-Pop. Skripsi thesis, Universtas Tarumanegara. Retrieved from http://repository.untar.ac.id/15227/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


