Perilaku Agresi Suporter Sepak Bola di Indonesia Ditinjau dari Contagion Theory

Authors

  • Alif Muhammad Dafa Universitas Negeri Malang
  • Rakhmaditya Dewi Noorrizki Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um070v2i52022p338-347

Keywords:

agresi; supporter; contagion theory; teori penularan; crowd

Abstract

Abstract

Fans and football are two things that cannot be separated, they are related to each other. But often supporters who should be synonymous with giving encouragement to the team that competes often commit acts of aggression. Departing from this, the author tries to discuss the problem of aggression behavior of football supporters in Indonesia and formulate solutions to this problem by taking the perspective of Social Psychology. The purpose of writing this article is to analyze the psychological factors that are the cause of this aggressive behavior and formulate a solution. This theory is called Contagion Theory-Le Bon. The method used in writing this article is the literature review method. Literature Review is a way of drawing conclusions by collecting research, literature or previous readings. The results of the literature review found that the factors causing the aggression of these supporters when viewed from the perspective of contagion theory can be analyzed based on 3 important aspects, the first three aspects are due to feelings of anonymity and deindividuation, and the second is due to emotional contagion or emotional contagion and the last is due to affected or suggestibility. The solution that can be done is divided into 2 parts, the first is an attempt to control aggression and the second is an attempt to control the crowd. Efforts to control the aggression of supporters can be done by giving punishment, while efforts to control the crowd can be done by reducing the feeling of anonymity, isolating key figures triggering aggression, diverting the limelight, and the last is to divide the general opinion of the crowd. It is hoped that this can make a solution to overcome the behavior of this supporter aggression.

Keywords: aggression; supporters; contagion theory; contagion theory; crowd

Abstrak

Suporter dan sepakbola merupakan dua hal yang tidak akan bisa dipisahkan, keduanya saling berkaitan satu sama lain. Namun seringkali suporter yang seharusnya identik dengan memberikan semangat kepada tim yang bertanding justru sering melakukan tindakan agresi. Berangkat dari hal tersebut, penulis mencoba untuk membahas permasalahan perilaku agresi suporter sepak bola di Indonesia dan merumuskan solusi dari permasalahan ini dengan mengambil perspektif psikologi sosial. Tujuan penulisan artikel ini yaitu menganalisis faktor-faktor psikologis yang menjadi penyebab munculnya perilaku agresi ini dan merumuskan solusinya. Teori yang digunakan adalah Contagion Theory-Le Bon. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu metode review literatur. Review literatur merupakan sebuah cara penarikan kesimpulan dengan cara mengumpulkan penelitian-penelitian, literatur atau bacaan terdahulu. Hasil review literatur menemukan bahwa faktor penyebab tindakan agresi suporter-suporter ini apabila ditinjau dari kacamata contagion theory dapat dianalisis berdasarkan 3 aspek penting, ketiga aspek tersebut yang pertama adalah karena perasaan anonimitas serta deindividuasi, dan yang kedua karena emotional contagion atau penularan emosi dan yang terakhir adalah karena terpengaruh atau tes suggestibility. Solusi yang bisa dilakukan terbagi menjadi 2 bagian, yang pertama adalah upaya untuk mengendalikan agresi dan yang kedua adalah upaya untuk mengontrol kerumunan. Upaya untuk mengendalikan agresi suporter bisa dilakukan dengan pemberian punishment (hukuman), sementara upaya untuk mengontrol kerumunan bisa dilakukan dengan cara mengurangi perasaan anonimitas, mengisolasi tokoh kunci pemicu agresi, mengalihkan pusat perhatian, dan yang terakhir adalah memecah belah pendapat umum kerumunan. Diharapkan dengan ini dapat menjadikan solusi untuk menanggulangi perilaku agresi suporter ini.

 

References

Abidin, Z. (2005). Penghakiman massa: Kajian atas kasus dan pelaku. Jakarta: Accompli Publishing

Assegaf, R. (2004). Pendidikan tanpa kekerasan. Yogyakarta: Tiara Wacana

Berkowitz. (2002). Agresi sebab dan akibatnya. Jakarta: PT. Pustaka Binaman Pressindo.

Brookings, J.B., DeRoo, H., & Grimone, J. (2008). Predicting driving anger from trait aggression and self-control. Psychological Reports, 103(2), 622-624.

Chang, J. (2008). The Role of Anonymity in Deindividuation Behavior: A Comparison of Deindividuation Theory and The Social Identity Model of Deindividuation Effects (SIDE). Undergraduate Journal of Baylor University, The Pulse, 6(1), 1-8.

Chaplin, J.P. (2008). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.

Habibie, N. (2019, September 5). Suporter di GBK Lempari Petugas dengan Botol dan Batu, Polisi Tembakan Gas Air Mata. Diakses dari https://www.merdeka.com/peristiwa/suporter-di-gbklempari-petugas-dengan-botol-dan-batu-polisi-tembakkan-gas-air-mata.html

Le Bon, G. (2001). The Crowd: A Study of Popular Mind. Kitchener: Batoche Books.

Lucky & Setyowati, N. (2013). Fenomena Perilaku Fanatisme Suporter Sepak Bola (Studi Kasus Komunitas Suporter Persebaya Bonek di Surabaya). Kajian Moral dan Kewarganegaraan. 1(1), 180-195.

Martiyanti, E. (2019, Maret 2). Hukuman Dicabut, Bobotoh: Senang Bisa Nonton Persib Lagi. Diakses dari https://www.jawapos.com/jpg-today/02/03/2019/hukuman-dicabut-bobotoh-senang-bisanonton-persib-lagi/

Muslimah, S., & Prasetya, A. R. (2020). HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DAN AGRESIVITAS PADA SUPORTER PSIS SEMARANG. Jurnal EMPATI, 9(3), 242-248

Myers, D.G. (2012). Psikologi sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Naharul, M. (2020, Februari 18). Bentrok Suporter Bonek VS Aremania di Kota Blitar, Ini Keterangan Kepolisian. Diakses dari https://www.malangtimes.com/baca/49187/20200218/213700/bentroksuporter-bonek-vs-aremania-di-kota-blitar-ini-keterangan-kepolisian

Olisa, S. (2018, September 23). Haringga Sirilla Tewas Dikeroyok. Berikut Korban Tewas Akibat Pengeroyokan Oknum Bobotoh & Jak Mania. Diakses dari https://palembang.tribunnews.com/2018/09/23/haringga-sirilla-tewas-dikeroyok-berikut-korban-tewas-akibat-pengeroyokan-oknum-bobotoh-jak-mania

Paradizsa, I., Malik, L. I., Isa, M., & Anugrah, P. (2019). Self-Esteem, Contagion Theory dan Suporter Persija Jakarta. Jurnal Komunikasi, 11(1), 1-14.

Robbani, M. (2020, Maret 13). Komdis PSSI Sanksi Persiraja, Paul Munster, dan Sandi Sute. Diakses dari https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-4936980/komdis-pssi-sanksi-persiraja-paul-munster-dan-sandi-sute

Sarwono, S. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Suryanto, & Yuwono, I. (2002). Perilaku agresi penonton sepak bola di Surabaya. Jurnal Penelitian Dinamika Sosial, 3(2), 32-42.

Vilanova, F., Beria, F.M., Costa, A. B., & Kohler, S.H. (2017). Deindividuation From Le Bon to The Social Identity Model of Deindividuation Effects. Cogent Psychology, 4(2), 1-21.

Wirajati, J.W. (2018, September 26). 76 suporter sepak bola tewas di indonesia dalam 24 tahun terakhir. Diakses dari https://www.bolasport.com/read/311359757/76-suporter-sepak-bola-tewas-di-indonesia-dalam-24-tahun-terakhir

Wiyono, A.S. (2017, Agustus 1). Pengeroyok Ricko minta maaf, menyesal hilangkan nyawa sesama bobotoh. Diakses dari https://www.merdeka.com/peristiwa/pengeroyok-ricko-minta-maaf-menyesal-hilangkan-nyawa-sesama-bobotoh.html

Zebua, S. P. I., Suprapto, M. H., & Elisabeth, M. P. (2014). Menelaah Fenomena Suporter Persebaya: Hubungan Harga Diri dan Kolektivitas, dengan Tindakan Agresi. Jurnal GEMA AKTUALIA, 3(1), 79-91

Downloads

Published

2022-12-14

How to Cite

Dafa, A. M. ., & Noorrizki, R. D. . (2022). Perilaku Agresi Suporter Sepak Bola di Indonesia Ditinjau dari Contagion Theory. Flourishing Journal, 2(5), 338–347. https://doi.org/10.17977/um070v2i52022p338-347

Issue

Section

Articles