PERBANDINGAN EFEKTIVITAS WAKTU DAN BIAYA PERCEPATAN PROYEK ANTARA METODE CRASH PROGRAM DAN METODE TIME COST TRADE OFF (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH KOTA MADIUN)

Authors

  • Fadilla Fiashada Universitas Negeri Malang
  • Nemesius Bambang Revantoro Universitas Negeri Malang
  • Viola Malta Ramadhani Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um068.v4.i5.2024.4

Keywords:

Waktu, Biaya, Crash Program, Time Cost Trade Off, Percepatan Proyek

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan pekerjaan konstruksi harus sesuai dengan waktu kontrak untuk menghindari denda. Proyek Pembangunan Rumah Susun Masyarakat Berpenghasilan Rendah (Rusun MBR) di Kota Madiun mengalami deviasi progres sebesar -7,753 persen, menyebabkan keterlambatan penyelesaian dari 7 Juli 2023 menjadi 30 Juli 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi percepatan proyek dengan metode crash program dan time cost trade off menggunakan tiga skenario: penambahan tenaga kerja (skenario 1), penambahan jam kerja (skenario 2), serta kombinasi keduanya (skenario 3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa percepatan dengan metode crash program pada skenario 1 memungkinkan penyelesaian pada 27 Juni 2023 dengan biaya Rp 19,57 miliar, sementara skenario 3 memungkinkan penyelesaian pada 5 Juli 2023 dengan biaya Rp 19,69 miliar. Pada metode time cost trade off, skenario 1 memungkinkan penyelesaian pada 29 Juni 2023 dengan biaya Rp 19,59 miliar, dan skenario 3 pada 3 Juli 2023 dengan biaya Rp 19,68 miliar. Skenario 1 dan 2 tidak dapat diterapkan karena keterbatasan area kerja dan tidak memenuhi waktu kontrak. Skenario 3 menjadi pilihan terbaik, dan hasil perbandingan menunjukkan bahwa metode time cost trade off lebih efektif diterapkan pada proyek Rusun MBR Kota Madiun karena memiliki cost slope yang lebih rendah dibandingkan crash program.

References

Arsjad, F. T. T., & Sibi, M. (2020). Analisis percepatan waktu dan biaya proyek konstruksi menggunakan metode crashing pada pembangunan Kalyana Residence Paal 2 Manado. Jurnal sipil statik, 8(5), 741–748.

Aviyani, V., et al. (2021). Analisis percepatan proyek menggunakan metode time cost trade off: Studi kasus pembangunan PKL higienis Kementerian PUPR. Jurnal artesis, 1(2), 125–131.

Dharmayanti, G. C., Ketut, S. D., & Guhyathana, I. M. (2022). Upaya penanggulangan keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi di Kabupaten Badung. Jurnal spektran, 10(1), 34. https://doi.org/10.24843/spektran.2022.v10.i01.p05

Malifa, Y., Dundu, A. K., & Malingkas, G. Y. (2019). Analisis percepatan waktu dan biaya proyek konstruksi menggunakan metode crashing (Studi kasus: Pembangunan IAIN Manado). Jurnal sipil statik, 7(6), 681–688.

Permatasari, A., Harahap, S., & Puspita, N. R. (2022). Analisa percepatan proyek menggunakan metode crashing dengan alternatif penambahan tenaga kerja. Jurnal statika, 5(2), 46–54.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat [PUPR]. (2020). Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2020. Retrieved from https://jdih.pu.go.id/detail-dokumen/2749/1

Wijanarko, B., & Oetomo, W. (2019). Analisis percepatan waktu penyelesaian proyek dengan metode crashing dan fast tracking pada pelebaran jalan dan jembatan. Jurnal penelitian, 1(1), 1–20.

Downloads

Published

23-08-2024

Issue

Section

Articles