Prosesi Larung Sesaji Pantai Balekambang sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Lukis
DOI:
https://doi.org/10.17977/um064v5i102025p1201-1214Keywords:
larung sesaji, seni lukis dekoratif, kearifan lokal, Pantai Balekambang, pelestarian budayaAbstract
Larung sesaji merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Jawa, khususnya di kawasan pesisir. Tradisi ini menjadi bentuk ungkapan syukur, penghormatan, dan doa perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu pelaksanaannya terdapat di Pantai Balekambang, Desa Bantur, Kabupaten Malang, yang digelar setiap 1 Sura dengan prosesi yang tetap lestari hingga kini. Tradisi tersebut kemudian menjadi dasar penciptaan karya seni lukis bergaya dekoratif dengan teknik hatching yang mengangkat rangkaian prosesi larung sesaji di Bantur sebagai objek utama. Tujuan penciptaan karya ini adalah mendokumentasikan proses perwujudan seni lukis dekoratif sekaligus menggambarkan hasil visual yang dihadirkan melalui pemilihan elemen budaya lokal tersebut. Penciptaan dilakukan menggunakan metode Sudarsono yang terdiri atas tahap eksperimen, perenungan, dan pembentukan untuk memperoleh bentuk visual yang sesuai dengan konsep berkarya. Karya yang dihasilkan berjumlah enam lukisan yang menyajikan visualisasi prosesi larung sesaji dari awal hingga akhir. Keenam karya tersebut berjudul Genduren, Lurah Kantun, Arak Jolen, Anglarung Saji, Jaranan, dan Wayangan. Seluruh karya kemudian dipamerkan kepada publik sebagai upaya pelestarian kearifan lokal sekaligus sarana apresiasi seni bagi masyarakat. Dengan demikian, penciptaan karya ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan kecintaan generasi sekarang terhadap tradisi budaya larung sesaji.
References
Adharani, D. B., Ratnawati, I., & Rini, D. R. (2024). Penciptaan Karya Seni Lukis Surealisme pada Media Kayu dengan Ide Penciptaan Ikan Asin. Journal of Language Literature and Arts, 5(1), 74–92. https://doi.org/10.17977/um064v5i12025p74-92
Amrullah, B., Widodo, T., & Prasetyo, A. R. (2023). Penciptaan Karya Seni Lukis Bertemakan Dampak Pencemaran Lingkungan dengan Metode Penciptaan Alma Hawkins. Journal of Language Literature and Arts, 3(3), 460–474. https://doi.org/10.17977/um064v3i32023p460-474
Andarisma, Y. Y., & Widiatmoko, S. (2021). Nilai karakter pembelajaran dalam ritual larung sesaji Gunung Kelud di Desa Sugihwaras tahun 2021. Prosiding Semdikjar (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran), 4, 837–844. https://doi.org/10.29407/ypfybd72
Anggraini, W. P., Ponimin, P., & Wisesa, A. M. (2025). Ekspresi Dampak Homesickness pada Mahasiswa Rantau dalam Penciptaan Seni Lukis. Journal of Language Literature and Arts, 5(4), 408–418. https://doi.org/10.17977/um064v5i42025p408-418
Arwati, N. N. D. (2011). Prinsip-prinsip penyusunan karya seni lukis. http://repo.isi-dps.ac.id/1207/
Busthomi, M. N. Y., & Prasetyo, A. R. (2025). Menggali Nilai-nilai Etika dalam Kitab Ta’limul Muta’allim melalui Penciptaan Karya Seni Lukis. Journal of Language Literature and Arts, 5(4), 431–445. https://doi.org/10.17977/um064v5i42025p431-445
Damayanti, R. E., Sumarwahyudi, S., & Sidyawati, L. (2023). Batik Gringsing Teratai karya Soendari Batik and Art Gallery Kota Malang. Journal of Language Literature and Arts, 3(11), 1632–1650. https://doi.org/10.17977/um064v3i112023p1632-1650
Gulo, J. S. H., & Tarigan, N. (2025). Semut sebagai ide dasar penciptaan drawing dengan teknik cross contour dan pointilis. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 2(3), 192–204. https://doi.org/10.62383/realisasi.v2i3.782
Hasanah, M., & Sukarman, S. (2021). Upacara adat larung sesaji di Pantai Kedung Tumpang Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung. Jurnal Online Baradha, 17(2), 483–507. https://doi.org/10.26740/job.v17n2.p483-507
Hidajat, R. (2025). Seni Pertunjukan & Pariwisata Budaya Indonesia. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Kartika, D. S. (2016). Kreasi artistik: Perjumpaan tradisi dan modern dalam paradigma kekaryaan seni. Citra Sains; Lembaga Pengkajian dan Konservasi Budaya Nusantara.
Kurnianto, R. (2017). Dinamika tradisi larungan di Ponorogo (perspektif sosial keagamaan) [Skripsi tidak diterbitkan].
Maulana, F. (2025). Analisis unsur visual karya seni lukis realis mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa angkatan 2023 di Universitas Negeri Makassar [Repositori]. Eprints UNM. https://eprints.unm.ac.id/36685/
Meiliawati, F. (2023). Pengantar pendidikan seni. Feniks Muda Sejahtera.
Muthoharoh, I. (2022). Makna spiritual dalam perayaan kirab 1 Suro (Keraton Kasunanan Surakarta) [Skripsi sarjana]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/64854
Nurjannatunaimah, N., Widodo, T., & Anggriani, S. (2023). Pemandangan Alam Tiris Kabupaten Probolinggo sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Lukis Naturalisme. Journal of Language Literature and Arts, 3(7), 1004–1021. https://doi.org/10.17977/um064v3i72023p1004-1021
Pratama, O., Tarigan, N., & Diningrat, R. B. S. N. (2025). Game Monster Hunter sebagai inspirasi dalam karya drawing menggunakan teknik cross hatching. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 2(2), 39–51. https://doi.org/10.62383/filosofi.v2i2.593
Pratikno, A. S., & Hartatik, A. (2023). Pudarnya eksistensi kesenian tradisional ludruk akibat globalisasi budaya. Civis: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan, 12(2), 141–155. https://doi.org/10.26877/civis.v12i2.10623
Putri, F. N. E., Sya, A., & Setiawan, C. (2024). Hubungan sistem kepercayaan dan jenis pekerjaan dengan tingkat partisipasi nelayan dalam upacara adat sedekah laut di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Jurnal Geografi, 20(1). https://doi.org/10.35508/jgeo.v20i1.14349
Rahman, H., Widodo, T., & Anggraini, S. D. (2023). Kaligrafi Arab Selawat Asy-Syifa sebagai Objek Penciptaan Karya Seni Lukis Dekoratif. Journal of Language Literature and Arts, 3(6), 912–930. https://doi.org/10.17977/um064v3i62023p912-930
Rochbeind, F. (2022). Penciptaan karya lukis dengan tema perempuan dalam labirin kodratnya: Suatu tinjauan hermeneutik Jacques Derrida. Journal of Contemporary Indonesian Art, 8(2), 104–112.
Rofiq, A. (2019). Tradisi slametan Jawa dalam perspektif pendidikan Islam. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 15(2), 93–107. https://doi.org/10.54069/attaqwa.v15i2.13
Soedarsono, R.M. (1999) Seni pertunjukan Indonesia di era globalisasi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,
Suparta, I. M. (2019). Prinsip seni rupa. ISI Denpasar.
Susanto, M. (2018). Diksi rupa: Kumpulan istilah dan gerakan seni rupa. Djagad Art House.
Swastika, G. H. (2019). Komposisi warna dalam bidang sebagai ekspresi penciptaan karya seni lukis [Skripsi]. Institut Seni Indonesia Yogyakarta. http://lib.isi.ac.id
Wening, S., dkk. (2022). Wening hening geliat dan siasat pemajuan warisan budaya Toyomarto. Media Nusa Creative.
Wulandari, D. E. (2016). Kajian seni lukis karya Suatmadji tema Save the Children periode 2004–2013. Brikolase: Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa, 8(1). https://doi.org/10.33153/bri.v8i1.1797
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abi Anggriawan Yulianto, Fenny Rochbeind

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























