Makna Kesendirian: Analisis Semiotika Roland Barthes pada Lirik Lagu Ruang Sendiri Karya Tulus

Authors

  • Kuntanto Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.17977/um064v4i72024p757-762

Keywords:

lirik lagu, Tulus, makna kesendirian, semiotika, Ruang Sendiri

Abstract

Komunikasi adalah elemen krusial dalam interaksi sosial yang memungkinkan manusia untuk menyampaikan pesan dan menciptakan pemahaman antar individu. Dalam era teknologi komunikasi yang berkembang pesat, media komunikasi telah beragam, termasuk musik yang menjadi salah satu media yang sangat diminati untuk mengekspresikan perasaan melalui lirik lagu. Lirik lagu mengandung pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh penyanyi kepada pendengarnya, memungkinkan mereka untuk turut merasakan dan memahami apa yang dirasakan oleh penyanyi melalui lagu yang dibawakan. Penelitian ini fokus pada makna kesendirian yang terwujud dalam lirik lagu. Dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dan metode kualitatif interpretatif, artikel ini menggali makna denotatif, konotatif, dan mitos dari lirik lagu "Ruang Sendiri" karya Tulus, khususnya dalam konteks hubungan pribadi seperti hubungan pasangan kekasih. Hasil penelitian memberikan pemahaman yang mendalam tentang makna kesendirian, mengung­kapkan lapisan emosional dan budaya yang tersemat dalam lirik lagu tersebut. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang bagaimana makna-makna kompleks dalam lirik lagu dapat mencerminkan dan mempengaruhi dinamika hubungan manusia, serta memperluas wawasan terhadap peran musik sebagai media ekspresi dan komunikasi yang kuat dalam menyampaikan nilai-nilai dan pengalaman manusia.

References

Alwasih, T., Pohan, A., et al. (2023). Denotative and Connotative Meanings in Communication: A Semiotic Perspective. International Journal of Semiotics, 45(3), 79-88.

Axcell, J., & Amelia, S. (2018). The Importance of Communication in Human Interaction. Journal of Social Interaction Research, 15(2), 108-115.

Barthes, R. (1964). Elementi di semiologia. Bompiani.

Barthes, R. (1977). Image-Music-Text. Fontana Press.

Deacon, D., Pickering, M., Golding, P., & Murdock, G. (Eds.). (2020). Researching Communications: A Practical Guide to Methods in Media and Cultural Analysis. Bloomsbury Academic.

Harnia, N. T. (2021). Analisis semiotika makna cinta pada lirik lagu “Tak Sekedar Cinta” karya Dnanda. Jurnal Metamorfosa, 9(2).

Harnia. (2021). Understanding Music as a Form of Art: A Semiotic Approach. Journal of Art Studies, 28(4), 225-235.

Hidayat, B. (2014). Music as Communication: Expressing Emotions through Sound. Journal of Communication Studies, 21(3), 224-230.

Hidayat, R. (2014). Analisis semiotika makna motivasi pada lirik lagu “Laskar Pelangi” karya Nidji. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2).

Iswari, F. M. (2015). Representasi pesan lingkungan dalam lirik lagu "Surat Untuk Tuhan" karya group musik “Kapital” (analisis semiotika). Jurnal Komunikasi, 3(1), 254-268.

Kevinia, C., Syahara, P., Aulia, S., & Astari, T. (2022). Analisis teori semiotika Roland Barthes dalam film Miracle in Cell No.7 versi Indonesia. Jurnal Communication Studies and Society, 1(2).

Kusuma, A., et al. (2017). Roland Barthes’s Semiotics: Understanding Signs and Their Meanings. Journal of Cultural Studies, 34(1), 201-210.

Nathaniel, A., & Sannie, A. W. (2020). Analisis semiotika makna kesendirian pada lirik lagu “Ruang Sendiri” karya Tulus. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik, 19(2), 107-117.

Nugraha, R. P. (2016). Konstruksi nilai-nilai nasionalisme dalam lirik lagu (analisis semiotika Ferdinand De Saussure pada lirik lagu “Bendera”). Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial, 5(3), 290-303.

Rahma, K., Abdullah, H. H., Anugerah, R., & Santoso, A. (2024). Representasi Makna Self Improvement pada Lirik Lagu Tulus “Diri” (Analisis Semiotika Roland Barthes). Karimah Tauhid, 3(4), 4903-4916.

Ratunis, G. P. (2020). Representasi makna kesendirian pada lirik lagu “ruang sendiri” karya Tulus. Jurnal Penelitian Humaniora, 25(2), 50-58.

Riyadi, Y. R. (2024). Makna Lirik Lagu dalam Album Seishun no Excitement Karya Aimyon (Kajian Semiotika Roland Barthes) (Doctoral dissertation, Universitas Mahasaraswati Denpasar).

Simbolon, M., Pohan, S., & Tarmizi, M. (2023). Representasi patriotisme dalam lirik lagu daerah Sumatera Utara “Butet” (studi analisis semiotika Roland Barthes). Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6), 944-952.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Vindriana, N. D., Mustamar, S., & Mariati, S. (2018). Politik kebudayaan dalam novel Sinden karya Purwadmadi Admadipurwa: Kajian semiotika Roland Barthes. Jurnal Semiotika, 19(2).

Yassar, F. W., Kartadinata, F., & Rizkia, R. (2020). Kualitatif interpretatif Merleau-Ponty dalam fenomena perkembangan fashion remaja di Indonesia. Jurnal Publisitas, 6(2), 80-90.

Downloads

Published

2024-07-09

How to Cite

Kuntanto, K. (2024). Makna Kesendirian: Analisis Semiotika Roland Barthes pada Lirik Lagu Ruang Sendiri Karya Tulus. Journal of Language Literature and Arts, 4(7), 757–762. https://doi.org/10.17977/um064v4i72024p757-762

Issue

Section

Articles