Tindak Perundungan dan Resiliensinya dalam Novel Remaja Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.17977/um064v2i102022p1398-1416Keywords:
Novel Remaja, Perundungan, ResiliensiAbstract
Abstract: Bullying is a social phenomenon that still often occurs in society. Bullying is also included as a public problem that is of concern to the world, including the world of literature. The proof, found literary works in the form of novels that contain acts of bullying. The focus of this research is to describe the acts of bullying in Indonesian youth novels, which include (1) form, (2) causal factors, (3) the impact of bullying, and (4) the resilience of victims of bullying. This research is a descriptive qualitative research. The data sources of this research are the novel 00.00 by Ameylia Falensia, Kisah untuk Geri by Erisca Febriani, and Senior by Eko Ivano Winata. The data collection technique of this research is to read and record the data contained in the novel 00.00 by Ameylia Falensia, Kisah untuk Geri by Erisca Febriani, and Senior by Eko Ivano Winata. The results of this study indicate the presence of bullying and its resilience. First, there are four forms of bullying, namely physical, verbal, relational bullying, and property use. Second, there are five factors that cause bullying, namely individual factors, family, peers, school, and media. Third, there are two effects of bullying, namely physical and psychological impacts. Finally, there are seven aspects of bullying victims' resilience, namely impulse control, emotion regulation, empathy, optimism, causal analysis, self-efficacy, and reaching out.
Keywords: youth novels, bullying, resilience
Abstrak: Perundungan merupakan fenomena sosial yang masih sering terjadi dalam masyarakat. Perundungan juga termasuk ke dalam masalah publik yang menjadi perhatian dunia, termasuk dunia sastra, misalnya novel novel 00.00 karya Ameylia Falensia, Kisah untuk Geri karya Erisca Febriani, dan Senior karya Eko Ivano Winata yang memuat tindak perundungan. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan tindak perundungan dalam novel remaja Indonesia, yang meliputi (1) bentuk, (2) faktor penyebab, (3) dampak perundungan, dan (4) resiliensi korban perundungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah novel 00.00 karya Ameylia Falensia, Kisah untuk Geri karya Erisca Febriani, dan Senior karya Eko Ivano Winata. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah membaca dan mencatat data-data yang termuat dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia, Kisah untuk Geri karya Erisca Febriani, dan Senior karya Eko Ivano Winata. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tindak perundungan dan resiliensinya. Pertama, terdapat empat bentuk perundungan, yakni perundungan fisik, verbal, relasional, dan penggunaan properti. Kedua, terdapat lima faktor penyebab terjadinya perundungan, yakni faktor individu, keluarga, teman sebaya, sekolah, dan media. Ketiga, terdapat dua dampak akibat perundungan, yakni dampak fisik dan psikis. Keempat, terdapat tujuh aspek resiliensi korban perundungan, yakni pengendalian impuls, regulasi emosi, empati, optimisme, analisis kausal, efikasi diri, dan reaching out.
Kata kunci: novel remaja, perundungan, resiliensi
References
Borualogo, I. S., & Gumilang, E. (2019). Kasus perundungan anak di Jawa Barat: Temuan awal children’s worlds survey di Indonesia. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 15–30. doi: https://doi.org/10.15575/psy.v6i1.4439
Darmawan. (2017). Fenomena bullying (perisakan) di lingkungan sekolah. Jurnal Kependidikan, 1(2), 253–262. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/223185-bullying-phenomena-in-school-setting.pdf
Falensia, A. (2021). 00.00. Jakarta: Loveable.
Febriani, E. (2019). Kisah untuk Geri. Jakarta: Kata Depan.
Febriyani, Y. A., & Indrawati, E. S. (2016). Konformitas teman sebaya dan perilaku bullying pada siswa kelas XI IPS. Empati, 5(1), 138–143. doi: https://doi.org/10.14710/empati.2016.15080
Firmana, L. Y. (2019). Hubungan kontrol diri dan perilaku perundungan pada santri pesantren x di Lombok (Unpublished undergraduate thesis, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta). Retrieved from https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/17550
Gladden, R. M., Vivolo-Kantor, A. M., Hamburger, M. E., & Lumpkin, C. D. (2014). Bullying surveillance among youths. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention & US Department of Education.
Hidayah, N. (2020). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan resiliensi pada remaja yang tinggal di panti asuhan “x” (Unpublished undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik, Gresik). Retrieved from http://eprints.umg.ac.id/3532/
Intan, T., & Hasanah, F. (2021). Resiliensi perempuan korban kekerasan seksual dalam Metropop Scars and Other Beautiful Things karya Winna Efendi. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 145–160. doi: https://doi.org/10.32528/bb.v6i2.5757
Intan, T. (2021). Objektifikasi dan resiliensi perempuan dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 17(2), 108–121. Retrieved from https://journal.uniku.ac.id/index.php/FON/article/view/4209
Moleong, L. J. (2013). Metode penelitian kualitatif (edisi revisi). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, B. (2013). Teori pengkajian fiksi (edisi revisi). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Putra, A. (2021). Penegakan hukum pelaku pelonco bullying terhadap mahasiswa baru (perspektif sosiologi hukum). Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 8(2), 74–88. doi: https://doi.org/10.20961/hpe.v8i2.49758
Qur’ani, H. B., & Putra, C. R. W. (2021). Perlawanan perempuan terhadap perundungan di lingkungan sekolah dalam novel populer Indonesia. Proceedings of ISoLEC (International Seminar on Language, Education, and Culture) 2021, 273–277. Retrieved from http://isolec.um.ac.id/proceeding/index.php/issn/article/view/123
Reivich, K., & Shatté, A. (2002). The resilience factor: 7 essential skills for overcoming life’s inevitable obstacles. New York City: Broadway Books.
SEJIWA. (2008). Bullying: Mengatasi kekerasan di sekolah dan lingkungan. Jakarta: Grasindo.
Sitasari, N. W., Rahmawati, W., Rozali, Y. A., & Agustina, N. (2020). Pengetahuan mengenai perundungan pada guru di Jakarta ditinjau dari jenjang mengajar. Media of Teaching Oriented and Children, 4(2), 184–199. Retrieved from https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric/article/view/1260
Sulistyorini, D. (2010). Pelecehan seksual terhadap tokoh perempuan dalam novel perempuan di Titik Nol karya Nawal El-Saadawi dan the Colour Purple karya Alice Walker. Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya, 38(2), 181–191. Retrieved from http://journal2.um.ac.id/index.php/jbs/article/view/43
Suryadi, I., Hayati, Y., & Nasution, M. I. (2018). Fenomena perundungan dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda karya Agnes Davonar. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(2), 157. doi: https://doi.org/10.24036/81023050
Tatyagita, R. R. S., & Handayani, M. M. (2014). Resiliensi pada remaja korban bullying. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 3(1), 15–22. Retrieved from https://www.e-jurnal.com/2015/09/resiliensi-pada-remaja-korban-bullying.html
Widyadhana, O. D. (2020). Pengaruh penyuluhan anti-perundungan terhadap sikap siswa SMPN 8 Malang (Unpublished undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang, Malang). Retrieved from https://eprints.umm.ac.id/58656/
Winata, E. I. (2018). Senior. Bandung: Pastel Books.
Wulandari, N. K. D., Sujaya, I. M., & Dwipayana, I. K. A. (2021). Wacana hukum adat pengucilan sosial dalam novel Incest karya I Wayan Artika: Perspektif Michel Foucault. Stilistika, 10(1), 79–94. doi: https://doi.org/10.5281/zenodo.5732951
Zakiyah, E. Z., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukan bullying. Proceedings of Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 324–330. doi: https://doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14352
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Widodo Mustiko Aji, Azizatuz Zahro’

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























