DAYA ANTIBAKTERI COSMOS CAUDATUS KUNTH. DAN COSMOS SULPHUREUS CAV. DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES SECARA IN VITRO

Authors

  • Athiyatus Sholihatul Fadhilah Program Studi Pendidikan Profesi Guru Prajabatan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17977/um067v4i8p2

Keywords:

Ekstrak daun Cosmos caudatus, Cosmos sulphureus, Daya antibakteri, Propionibacterium acnes

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh ekstrak daun C. caudatus dan C. sulphureus terhadap pertumbuhan bakteri P. acnes, serta untuk mengevaluasi perbedaan dalam pengaruh konsentrasi dan interaksi antara kedua ekstrak tersebut dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Metode ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, dilanjutkan dengan analisis fitokimia dan uji antibakteri terhadap P. acnes menggunakan metode difusi agar sumuran. Hasil analisis fitokimia menunjukkan keberadaan flavonoid, saponin, fenolat, alkaloid, dan tanin dalam kedua ekstrak. Hasil uji antibakteri menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara ekstrak C. caudatus dan C. sulphureus dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Konsentrasi 70% dari ekstrak C. caudatus dan konsentrasi 90% dari ekstrak C. sulphureus menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Interaksi antara ekstrak C. caudatus pada konsentrasi 70% juga menunjukkan efek yang baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Kesimpulannya, ekstrak daun C. caudatus dan C. sulphureus memiliki potensi sebagai agen antibakteri terhadap bakteri P. acnes, dengan konsentrasi tertentu yang lebih efektif dalam menghambat pertumbuhannya.

References

Anuzar, S. A., Lukmayani, Y., & Kodir, R. A. 2022. Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Pisang (Musa paradisiaca L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Bandung Conference Series: Pharmacy, 2(2).

Azzami, F. M., Trianto, A., & Sabdono, A. 2022. Penapisan Aktivitas Antibakteri dari Bakteri Asosiasi Spons terhadap MRSA (Methicilin-resistant Staphylococcus aureus). Journal of Marine Research, 11(2), 208–216.

Dwiyanti, W., Ibrahim, M., & Trimulyono, G. 2014. Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus) terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus cereus secara In Vitro. LenteraBio, 3(1), 5.

Hafsari, A. R., Cahyanto, T., Sujarwo, T., & Lestari, R. I. 2015. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica (l.) less.) terhadap Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat. Jurnal Istek, 9(1).

Husain, D. R. & Wardhani, R. 2021. Bakteri Endosimbion Cacing Tanah: Kajian Potensi Antibakteri Secara In-Vitro Dan In-Silico. Sleman: Deepublish.

Khairiah, S., Oktiani, B. W., & Putri, D. K. T. 2020. Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kasturi (Mangifera casturi) terhadap Pertumbuhan Bakteri Porphyromonas gingivalis. Dentin, 4(3).

Kharismanda, K., & Yuliani, Y. 2021. Perbandingan Efektivitas Ekstrak Daun, Batang dan Bunga Tanaman Kenikir (Cosmos sulphureus) terhadap Mortalitas Larva Plutella xylostella. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 10(2), 146–152.

Lutpiatina, L., Amaliah, N. R., & Dwiyanti, R. D. 2017. Daya Hambat Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Staphylococcus aureus. Meditory : The Journal of Medical Laboratory, 5(2). https://doi.org/10.33992/m.v5i2.116

Manurung, U. N. 2018. Identifikasi Bakteri Patogen pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Lokasi Budidaya Ikan Air Tawar Kabupaten Kepulauan Sangihe. Prosiding Seminar Nasional Kemaritiman dan Sumber Daya Pulau-Pulau Kecil, 2(1).

Nomer, N., Duniaji, A. S., & Nocianitri, K. A. 2019. Kandungan Senyawa Flavonoid dan Antosianin Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) serta Aktivitas Antibakteri terhadap Vibrio cholerae. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 8(2), 216–225.

Noor, A. S., Triatmoko, B., & Nuri, N. 2020. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol dan Fraksi Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) terhadap Salmonella typhi. Pustaka Kesehatan, 8(3), 177. https://doi.org/10.19184/pk.v8i3.13008.

Norita, N., & Malfasari, E. 2017. Hubungan antara Jerawat (Acne Vulgaris) dengan Citra Diri pada Remaja. Jurnal Keperawatan, 9(1), 6–12.

Priamsari, M. R. & Nuraida, E. A. 2022. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanolik Daun Singkil (Premna corymbosa) terhadap Bakteri Salmonella typhi secara In Vitro. Indonesian Journal on Medical Science, 9(2).

Rahmah, W. N. 2021. Daya Hambat Kayu Manis (Cinnamomum burmanni) terhadap Pertumbuhan Bakteri Kultur Darah Widal Positif Anggota Familia Enterobacteriaceae. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 3(2), 227–230.

Saleh, I., Trisnaningsih, U., Dwirayani, D. D., Syahadat, R. M., & Atmaja, I. S. W. 2020. Analisis Preferensi Konsumen terhadap Dua Spesies Kenikir; Cosmos caudatus dan Cosmos Sulphureus. MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 3(1).

Sari, E. R., Lely, N., & Septimarleti, D. 2018. Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol dan Beberapa Fraksi Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Bakteri Penyebab Disentri Shigella sp. Jurnal Penelitian Sains, 20(1), 6.

Sheth, S. K., Mundada, A., Gokhale, N., & Mahajan, P. 2018. Comparision of Oral Levofloxacin and Minocycline in Treatment of Inflammatory Acne Vulgaris: A Randomized Control Trial. Indian Journal of Drugs in Dermatology, 4(1), 7.

Sibero, H. T., Sirajudin, A., & Anggraini, D. I. 2019. Prevalensi dan Gambaran Epidemiologi Akne Vulgaris di Provinsi Lampung. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 3(2), 308– 312.

Sifatullah, N. & Zulkarnain. 2021. Jerawat (Acne vulgaris): Review Penyakit Infeksi Pada Kulit. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 7(1), 19–23.

Suhaera, S., Rachmayanti, A. S., & Aoliyaninda, N. 2022. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bronok (Acaudina molpadioides) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(3), 133–137.

Syari, D. M. & Aprilla, C. 2022. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Teh-Tehan (Acalypha siamensis) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dengan Menggunakan Metode Cakram di Program Studi S1 Farmasi Universitas Imelda Medan. JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda), 5(2), 73–78.

Triani, V. M., Amanah, A., & Wibisono, B. 2022. Uji Sensitivitas Antibiotik terhadap Bakteri Patogen pada Pasien Ulkus Diabetikum di RSUD Waled Cirebon. InaBHS (Indonesian Journal of Biomedicine and Health Science), 1(1).

Triyani, M. A., Pengestuti, D., Khotijah, S. L., Susilaningrum, D. F., & Ujilestari, T. 2021. Aktivitas Antibakteri Hand Sanitizer Berbahan Ekstrak Daun Sirih dan Ekstrak Jeruk Nipis. NECTAR: Jurnal Pendidikan Biologi, 2(1), 16–23.

Wahdaningsih, S. & Untari, E. K. 2014. Antibakteri Fraksi n-Heksana Kulit Hylocereus polyrhizus terhadap Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Pharmaceutical Sciences and Research, 1(3), 180–193. https://doi.org/10.7454/psr.v1i3.3490.

Downloads

Published

06-06-2024

How to Cite

Sholihatul Fadhilah, A. . (2024). DAYA ANTIBAKTERI COSMOS CAUDATUS KUNTH. DAN COSMOS SULPHUREUS CAV. DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES SECARA IN VITRO. Jurnal MIPA Dan Pembelajarannya, 4(8), 2. https://doi.org/10.17977/um067v4i8p2

Issue

Section

Articles