Analisa Karakter Yang Baik dalam Sistem Pendidikan di Era Masyarakat 5.0
DOI:
https://doi.org/10.17977/um068v1i102021p736-746Keywords:
disrupsi, revolusi, pendidikan karakter, era society 5.0Abstract
The education sector is currently experiencing a rapid revolution that presents various challenges in adapting to the changing times. This revolution has both positive and negative impacts on education and character. The aim of this research is to address the challenges and strategies for character education in the era of society 5.0. The implementation of character education in the education system should focus on good character aspects, which are categorized into three: moral knowledge, moral feelings, and moral actions. The study used qualitative descriptive analysis, which revealed that character education in the era of society 5.0 is a deliberate effort to instill morals and ethics in personal, social, and daily life. Good character values have become crucial in this era of disruption, and there are two models of good character disruption in the education system: substantive and reflective.
Dunia pendidikan saat ini sedang menghadapi revolusi yang sangat cepat dengan berbagai tantangan sehingga dapat dengan mudah beradaptasi sesuai dengan kondisi dan tuntutan zaman. Dengan adanya revolusi ini banyak dampak positif dan negatif yang berpengaruh pada Pendidikan begitu juga karakter. Penelitian ini di latar belakangi oleh tantangan dan strategi pendidikan karakter dalam menyongsong masa masyarakat 5.0. Implementasi pendidikan karakter dalam sistem pendidikan harus mempertimbangkan aspek - aspek karakter yang baik. Aspek - aspek karakter yang baik umumnya diklasifikasikan menjadi tiga (3) aspek yaitu pengetahuan tentang budi pekerti (pengetahuan moral), kebiasaan karakter (perasaan moral), dan tindakan yang digerakkan oleh karakter (tindakan moral). Cara yang dipakai pada analisa kali ini menggunakan analisis secara kualitatif deskriptif. Reaksi dari analisa yang telah dikemukakan menghasilkan sesuatu hal penting yaitu pendidikan karakter dalam sistem pendidikan di era society 5.0 merupakan tindakan yang sadar dan terencana yang dilakukan manusia dengan memiliki moral dan etika dalam kehidupan pribadi, sosial, dan kebangsaan kehidupan. Nilai-nilai karakter yang baik sudah menjadi prioritas utama untuk dikembangkan pada masa masyarakat 5.0, mengacu pada nilai-nilai karakter yang baik pada era disrupsi. Secara umum, ada dua (2) model disrupsi karakter yang baik pada sistem pendidikan di era masyarakat 5.0, yaitu substantif dan reflektif.
References
Zulkifli Musthan, Z., M Daud Yahya, M., Amie Primarni, A., Mamik Slamet, M., & Muhammad Aufal Minan, M. (2022). The Distribution of Good Character Components in the Education System in the Society 5.0 Era. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 5(3), 22501-22513.
Indramawan, A., & Hafidhoh, N. (2019). Pendidikan karakter sebagai upaya meningkatkan semangat belajar. Prosiding Semdikjar, 3, 477-485.
Fadli, M. R. (2021). Implementation of Sociocultural Based Character Education in Senior. Jurnal Pendidikan Karakter, , 12(2), 134–145.
Silfia, M. (2018) penguatan pendidikan karakter dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. In: tantangan yang dihadapi dalam duni pendidikan dan social studies diera revolusi industri 4.0, Desember 2018, Digital Library UNIMED.
Khasanah, U., Hernia, H. (2019). Membangun karakter siswa melalui literasi digital dalam menghadapi pendidikan abad 21 (revolusi industri 4.0). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Palembang, 999-1015.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendalaman Kualitatif, dan R & D. In CV. Alfabeta. Alfabeta. https://books.google.co.id/books?id=0xmCnQAACAAJ
Sukardi. (2021). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya (Edisi Revisi). Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?id=gJo%5C_EAAAQBAJ
Suprayitno, A., & Wahyudi, W. (2020). Pendidikan Karakter Di Era Milenial. Deepublish. https://books.google.co.id/books?id=tzPwDwAAQBAJ
Felder, R. M., Woods, D. R., Stice, J. E., & Rugarcia, A. (2000). The future of engineering education: Part 2. Teaching methods that work. Chemical engineering education, 34(1), 26-39.
Suyadi. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. In PT Remaja Rosdakarya. Penerbit Kbm Indonesia.
Nashihin, Husna, & Asih, T. (2019). Pemanfaatan kantin kejujuran sebagai model evaluasi pendidikan karakter santri di pondok pesantren zuhriyah yogyakarta. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 54–81. https://doi.org/10.51468/jpi.v1i2.10
Nashihin, P. H., Rachman, Y. A., Hermawati, T., & Pangestu, A. A. (n.d.). Pencegahan Stunting melalui Kader Bina Keluarga Balita (BKB) di Dusun Ponoradan Desa Tanjungsari Kecamatan Tlogomulyo. 1–16.
Nasihin, H., & Puteri Anggita Dewi. (2019). Tradisi Islam Nusantara Perspektif Pendidikan Multikultural. Islam Nusantara, 03(02), 417–438. https://jurnalnu.com/¬index.php/as/article/view/135
Kholish, A., Hidayatullah, S., & Nashihin, H. (2020). Character Education of Elderly Students Based on Pasan Tradition at Sepuh Islamic Boarding Shool Magelang. IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application), 3(1), 48. https://doi.org/¬10.31764/ijeca.v3i1.2061
Nashihin, Husna. (2019d). Character Internalization Based School Culture of Karangmloko 2 Elementary School. Abjadia, 3(1), 81–90. https://doi.org/10.18860/abj.v3i2.6031




3.png)
1.png)
1.png)
