PENGEMBANGAN KARAKTER SOPAN SANTUN (ADAB) DENGAN METODE BERMAIN PERAN DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.17977/um063.v5.i9.2025.1Keywords:
Pendidikan Karakter, Adab, Bermain Peran, AIK, Sekolah DasarAbstract
Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi yang pesat telah membawa dampak negatif terhadap karakter anak-anak, terutama dalam hal sopan santun (adab). Fenomena seperti berkurangnya rasa hormat terhadap orang tua, guru, dan sesama, penggunaan bahasa yang tidak santun, serta melemahnya budaya saling menghargai semakin marak ditemukan dalam keseharian anak-anak sekolah dasar. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi pembelajaran karakter yang tidak hanya bersifat teoretis, namun menyentuh ranah afektif dan psikomotorik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan karakter sopan santun berbasis AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan) melalui metode bermain peran (role play) sebagai salah satu pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas IV SD di Kabupaten Sorong. Instrumen penelitian meliputi observasi, angket sikap siswa, wawancara, dokumentasi, dan jurnal refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran secara signifikan meningkatkan perilaku sopan santun siswa, baik dalam aspek verbal maupun nonverbal. Siswa mulai terbiasa memberi salam, meminta izin, menggunakan bahasa sopan, serta menunjukkan sikap menghormati guru dan teman. Proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, partisipatif, dan bermakna. Integrasi nilai-nilai Islam dalam skenario bermain peran membantu siswa memahami pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran ini juga memberikan instrumen evaluasi karakter yang terstruktur bagi guru. Dengan demikian, metode bermain peran berbasis AIK dapat dijadikan alternatif inovatif dan aplikatif dalam membentuk karakter anak sejak dini secara holistik.
The rapid advancement of digital technology and globalization has negatively impacted children’s character development, particularly in the area of politeness (adab). A growing decline in respectful behavior toward parents, teachers, and peers, as well as the increased use of impolite language and diminished mutual respect, is evident among elementary school students. This phenomenon highlights the urgent need for innovative character education methods that not only focus on theoretical knowledge but also engage students affectively and psychomotorically. This study aims to develop a character education model for teaching politeness values based on AIK (Al-Islam and Kemuhammadiyahan) through role-play as an active and contextual learning method. The research applied classroom action research (CAR) conducted in two cycles involving fourth-grade students in Sorong Regency. Data collection techniques included observation sheets, student attitude questionnaires, structured interviews, documentation, and reflective journals. The results indicate that role-play methods significantly improved students' polite behavior, both verbally and non-verbally. Students developed habits such as greeting teachers, asking permission politely, using respectful language, and demonstrating respect for others in their interactions. The learning process became more engaging, participatory, and meaningful. Integrating Islamic values into role-play scenarios helped students internalize the importance of adab in their daily lives. Furthermore, this model provides teachers with a structured assessment tool to evaluate students’ character development. In conclusion, AIK-based role-play can serve as an innovative and practical approach to building children's character holistically from an early age.
References
Ahmad, M., & Zainuddin, Z. (2020). The role of character education in shaping students’ behavior: A review of literature. Journal of Educational Studies, 8(2), 112–124. https://doi.org/10.5430/jes.v8n2p112
Alfian, H. (2021). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal. Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(1), 45–58.
Andayani, A. (2022). Revitalisasi metode pembelajaran aktif dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(3), 210–220.
Arikunto, S. (2020). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azizah, L. N., & Mulyadi, A. (2023). Role-playing method for moral development of elementary students. Journal of Character Education, 14(2), 133–148.
Bandura, A. (2020). Social Learning Theory (Revised ed.). New York: Routledge.
Bonwell, C. C., & Eison, J. A. (2020). Active Learning: Creating Excitement in the Classroom. ASHE-ERIC Higher Education Report.
Cahyono, A. N. (2020). Model pembelajaran humanistik dalam pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 89–101.
Daryanto. (2021). Pendekatan Pembelajaran Kontekstual. Bandung: Alfabeta.
Eggen, P., & Kauchak, D. (2021). Educational Psychology: Windows on Classrooms (10th ed.). Pearson Education.
Fadilah, S., & Kurniawan, B. (2021). Penguatan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 78–92.
Fitria, N., & Wicaksono, H. (2022). Implementasi model pembelajaran berbasis pengalaman dalam pendidikan karakter anak. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 150–165.
Hapsari, D. A., & Susilo, R. (2023). Integrating Islamic values in character education. Journal of Islamic Education, 15(1), 57–71.
Hidayat, R., & Ramadhani, A. (2021). Pembelajaran bermain peran dalam menanamkan nilai karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(3), 476–486. https://doi.org/10.21831/jpk.v12i3.40125
Huda, N. (2023). Penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 34–45.
Ismail, S. (2021). Pendidikan karakter dalam perspektif nilai-nilai Islam. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 120–135.
Kolb, D. A. (2020). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. FT Press.
Kurniawan, D., & Susanti, E. (2020). Pengaruh perkembangan teknologi terhadap perubahan karakter siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 55–63.
Lestari, D., & Sukardi. (2022). Evaluasi penerapan metode role play pada pembelajaran karakter. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(1), 88–97.
Lubis, A. (2022). Character education through contextual learning. Journal of Educational Research and Practice, 10(3), 201–214.
Mardiana, T. (2021). Pembelajaran reflektif dalam penguatan karakter siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(2), 145–159.
Mulyadi, M. (2023). Islamic perspective on character building in primary schools. International Journal of Islamic Studies, 13(2), 101–115.
Ningsih, R., & Ramadhani, D. (2023). Implementasi bermain peran untuk meningkatkan kesopanan siswa SD. Jurnal Pendidikan Karakter Anak Bangsa, 8(1), 55–67. https://doi.org/10.26737/jpkab.v8i1.5012
Piaget, J. (2021). Cognitive development theory (Updated edition). London: Taylor & Francis.
Putri, R. A. (2020). Media pembelajaran dalam pendidikan karakter. Jurnal Media Pendidikan, 6(2), 120–132.
Rahmawati, R., & Fauzan, A. (2023). Strategi inovatif pembelajaran pendidikan karakter berbasis budaya sekolah. Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 11(1), 89–99. https://doi.org/10.31258/edukasi.11.1.89-99
Ramadhan, F., & Lubis, H. (2022). Integrasi nilai-nilai AIK dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Tarbiyah Islamiyah, 6(1), 75–86.
Riyanto, Y. (2021). Metodologi Pembelajaran Inovatif. Surabaya: Unesa Press.
Rosyada, D. (2020). Implementasi pendidikan karakter di sekolah Muhammadiyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(2), 55–67.
Ruslan, M. (2021). Penguatan karakter sopan santun di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 45–60.
Sagala, S. (2021). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Sani, R. A. (2020). Pembelajaran Kontekstual: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Santrock, J. W. (2021). Child Development (15th ed.). McGraw-Hill Education.
Sari, L. (2023). Pengaruh metode role playing terhadap perkembangan moral anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 155–167.
Satria, A., & Widodo, S. (2022). Evaluating students’ politeness after role play. International Journal of Character Education, 9(3), 130–142.
Siregar, M. Y., & Ningsih, A. S. (2022). Revitalisasi nilai adab dalam pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 145–154. https://doi.org/10.21831/jpaud.v6i2.33567
Soleh, H., & Aminah, S. (2021). Pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(1), 44–59.
Sudirman, A. (2020). Peran guru dalam membangun karakter siswa melalui pembelajaran aktif. Jurnal Pendidikan Islam, 5(3), 215–230.
Sukardi, D. (2023). Pembelajaran kolaboratif dalam pendidikan karakter Islami. Journal of Character Education, 12(2), 180–193.
Syamsuddin, U., & Wahyuni, T. (2021). Pendidikan adab sebagai pondasi karakter bangsa: Perspektif Islam dan implementasinya di sekolah. Tarbiyah Islamiyah, 5(2), 202–214. https://doi.org/10.24042/tarbiyah.v5i2.25017
Wahyuningsih, S. (2020). Efektivitas metode role play dalam pembelajaran karakter. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 143–155.
Wibowo, A. (2022). Character education through experiential learning method. Journal of Education and Teaching, 11(1), 98–111.
Yuliana, S. (2021). Manajemen pembelajaran karakter berbasis budaya sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(1), 65–79.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)

