ANALISIS TINGKAT VOLATILITAS SAHAM BMRI, ANTM, HMSP, KLBF
Keywords:
Saham, Volatiltas LQ45, BMRI, ANTM, HMSP, KLBFAbstract
Pasar keuangan memiliki peran sentral dalam mendukung perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia. Salah satu aktivitas utama dalam pasar ini adalah investasi, di mana saham menjadi instrumen yang paling banyak diminati. Meskipun demikian, instrumen saham kerap menghadapi volatilitas, yakni fluktuasi harga yang signifikan dalam periode tertentu. Volatilitas tidak hanya mencerminkan pergerakan harga yang tajam, tetapi juga merepresentasikan risiko sekaligus peluang dalam pasar keuangan. Aset dengan tingkat volatilitas tinggi umumnya menunjukkan perbedaan besar antara harga tertinggi dan terendah dalam waktu singkat, sehingga menarik perhatian investor berorientasi jangka pendek. Di Indonesia, salah satu indeks yang banyak dijadikan acuan adalah LQ45, yang terdiri dari 45 saham perusahaan dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks ini berfungsi sebagai indikator penting dalam menilai kinerja pasar saham secara keseluruhan. Penelitian mengenai volatilitas saham LQ45 berfokus pada penggunaan model yang mampu mengatasi permasalahan heteroskedastisitas serta perubahan struktur data. Penerapan model tersebut memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap dinamika harga saham, sehingga investor dapat lebih memahami risiko dan peluang yang tersedia. Dengan analisis yang tepat, volatilitas pasar tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan investasi yang strategis dan terinformasi.
References
Aprialinita, D., Aulia, F. W., Aristi, M. D., Putri, N. H., Nurliyana, N., & Permatasari, V. P. (2022). Capital asset pricing model (CAPM) sebagai alat analisis dalam pengambilan keputusan investasi saham pada indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Agustus 2020–Januari 2021. Research in Accounting Journal (RAJ), 2(2), 256–263.
Estuti, E. P., & Hendrayanti, S. (2020, November). Dampak volume perdagangan saham, profitabilitas, dan dividen terhadap volatilitas harga saham. In Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper STIE AAS (Vol. 3, No. 1, pp. 128–136).
Faiqoh, D. N., & Hendrawan, D. A. (2024). Analisis fundamental saham pada sektor farmasi di BEI tahun 2021–2023. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(3), 2044–2055.
Firmansyah, F. (2021). Effects of market beta, accounting beta, and fundamental beta on stock price volatility and stock return as moderating variable in LQ45. Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis, 10(2), 2217–2225.
Hamidah, S., Pahlevi, C., & Aswan, A. (2022). The effect of trading volume, trading frequency, and order imbalance on the stock price volatility of LQ45 company in 2017–2019. Hasanuddin Journal of Applied Business and Entrepreneurship, 5(3), 1–11.
Hutauruk, M. R. (2021). Dampak situasi sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 terhadap volatilitas harga saham LQ45. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 9(2), 241–252.
Ismayeni, L., Nugraha, M., & Suryani, S. (2023). Analisis fundamental saham sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 pada perusahaan yang terindeks LQ-45. Research in Accounting Journal (RAJ), 3(2), 305–311.
Javita, L., Mantong, A., & Marewa, J. B. (2024). Pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah terhadap harga saham subsektor industri rokok yang terdaftar di BEI periode 2020–2022. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 11793–11808.
Monalisa, Y. (2019). Analisis holding period dan time diversification pada saham-saham LQ45 periode Januari 2012–Desember 2017. Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA), 1(1), 44–57.
Nawawinata, K., Maulana, T., Subono, W., & Al Qiha, M. F. (2024). Analisis keputusan investasi saham dengan model CAPM pada saham-saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) tahun 2020–2022. Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, 5(1), 277–289.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




3.png)
1.png)
1.png)
