ANALISIS KOMPARATIF VOLATILITAS SIDO DAN KLBF: PERSPEKTIF STABILITAS SEKTOR KEUANGAN DALAM MENDUKUNG TARGET PERTUMBUHAN EKONOMI 8 PERSEN

Authors

  • Muhammad Billy Ridiansyah Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um066v4i102024p1

Keywords:

Volatilitas Saham, Stabilitas Sektor, Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi, Stock Volatility, Financial Sector Stability, Economic Growth

Abstract

Penelitian ini menganalisis volatilitas harga saham PT Industri Jamu dan
Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dalam konteks
stabilitas sektor keuangan Indonesia. Dengan menggunakan data bulanan dari
tahun 2023 hingga 2024, analisis dilakukan melalui regresi berganda untuk
menilai pengaruh variable ekonomi makro seperti inflasi, suku bunga, dan
profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saham SIDO memiliki
volatilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan KLBF, mencerminkan
stabilitas yang lebih baik dan kontribusi positif terhadap stabilitas sektor
keuangan. Sementara itu, volatilitas tinggi pada saham KLBF menunjukkan
risiko investasi yang lebih besar, namun juga peluang keuntungan jangka
pendek. Temuan ini menekankan pentingnya pemahaman karakteristik
volatilitas dalam pengelolaan risiko dan optimalisasi sumber daya keuangan.
Penelitian ini mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan
sebesar 8%. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengeksplorasi
faktor-faktor yang mempengaruhi volatilitas lebih lanjut serta implikasinya
terhadap kebijakan investasi.

The abstract should be written in both English and Indonesian in one paragraph
consists of maximum 250 words. The abstract should explain the purpose,
method, and the result of the research concisely. An abstract should stand
alone, means that no citation in the abstract. The abstract should be written in
both English and Indonesian in one paragraph consists of maximum 250 words.
The abstract should explain the purpose, method, and the result of the
research concisely. An abstract should stand alone, means that no citation in
the abstract. The abstract should be written in both English and Indonesian in
one paragraph consists of maximum 250 words. The abstract should explain
the purpose, method, and the result of the research concisely. An abstract
should stand alone, means that no citation in the abstract. The abstract should
be written in both English and Indonesian in one paragraph consists of
maximum 250 words. The abstract should explain the purpose, method, and
the result of the research concisely. An abstract should stand alone, means
that no citation in the abstract.

 

References

A????if, M.T. (2014). "Volatilitas Return Saham Perbankan di Bursa Efek Indonesia." Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Bollerslev, T. (1986). "Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity." Journal of Econometrics, 31(3), 307-327.

Engle, R.F., & Rangel, J.G. (2005). "The Spline-GARCH Model for Low Frequency Volatility and its Global Macroeconomic

Causes." Journal of Econometrics, 126(2), 1-28.

Gunawan, H., & Rahmawati, L. (2024). Stabilitas Sektor Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi. Economic Studies Journal,

(1), 23-38.

Hartono, P., & Susilo, D. (2024). Komparasi Kinerja Emiten Farmasi di BEI. Journal of Business Research, 12(1), 45-60.

Ismaya, P., & Prawiro, T. (2024). Kebijakan Ekonomi dan Pasar Modal Indonesia. Jurnal Kebijakan Ekonomi, 11(2), 89-104.

Kementerian Keuangan RI. (2024). Laporan Stabilitas Sektor Keuangan Triwulan I 2024. Jakarta: Kemenkeu RI.

Mankiw, G. (2007). "Makroekonomi." Terjemahan Jakarta: Erlangga.

Nugroho, S., & Santoso, B. (2023). Dinamika Industri Farmasi Indonesia. Jurnal Riset Ekonomi, 9(4), 167-182.

Pratama, R., et al. (2023). Analisis Volatilitas Saham Sektor Farmasi. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 18(3), 112-128.

Schwert, G.W. (1989). "Why Does Stock Market Volatility Change Over Time?" The Journal of Finance, 44(5), 1115-1153.

Suryana, E., & Widodo, R. (2024). Strategi Penguatan Pasar Modal Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(1), 34-49.

Wijaya, A., & Rahman, B. (2023). Perkembangan Pasar Modal Indonesia: Analisis Sektor Farmasi. Jurnal Ekonomi dan

Keuangan, 15(2), 78-95.

Downloads

Published

2024-10-31

Issue

Section

Articles