VOLATILITAS PASAR SAHAM DAN TANTANGAN EKONOMI MAKRO DALAM KONDISI VUCA DI TENGAH OPTIMISME PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

Authors

  • Raditya Milano Saputra Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um066v4i42024p2

Keywords:

Pertumbuhan ekonomi, Volatilitas, VUCA, Stabilitas ekonomi

Abstract

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 8 persen per tahun mencerminkan potensi yang besar untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional. Namun, di tengah optimisme tersebut, kondisi global yang diwarnai dengan Volatilitas, Ketidakpastian, Kompleksitas, dan Ambiguitas (VUCA) menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi. Sektor keuangan, sebagai tulang punggung perekonomian, sangat rentan terhadap dampak kondisi VUCA, baik dari sisi stabilitas maupun pertumbuhan. Artikel ini berfokus pada analisis volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai indikator utama dinamika pasar, yang dipengaruhi oleh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar. Dengan menggunakan pendekatan ekspektasi rasional, strategi mitigasi risiko menjadi penting untuk mengantisipasi ketidakpastian dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. Analisis ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya stabilitas sektor keuangan dalam menghadapi tantangan VUCA, sekaligus memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi yang positif.

References

Agustianingsih, A. N. (2022). Pengaruh kebijakan dividen, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan volume perdagangan terhadap volatilitas saham pada perusahaan LQ45 (Disertasi doktoral, Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya).

Baroroh, U. (2012). Analisis sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi regional di wilayah Jawa: Pendekatan model Levine. Jurnal, 14(1), 183–184.

Fajrina, N., & Lubis, A. (2024). Analisis faktor inflasi dan suku bunga terhadap volatilitas harga saham (Studi kasus pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia). Jurnal Akuntansi dan Keuangan Entitas, 4(1), 42–52.

Indarwati, S. (2021). Benarkah suku bunga memengaruhi volatilitas pasar saham syariah? Journal of Islamic Economics and Finance Studies, 2(1), 56–74.

Nugraheni, S., Fadilla, A., & Solihah, D. R. (2022). Pemodelan volatilitas indeks harga saham dengan metode GARCH dan E-GARCH: Studi kasus pada Jakarta Stock Exchange Composite Index (JCI) dan Strait Times Index (STI). Ekonomi dan Bisnis, 9(2), 120–132.

Pradita, A. E., & Fidyah, F. (2022). Dampak suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan jumlah uang beredar terhadap indeks harga saham gabungan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 27(1), 31–43.

Putra, Y. N. S., Wahyo, A., Arifin, Z., Yulia, N., & Rozali, M. (2024). Strategi pengelolaan risiko ekonomi dalam menghadapi ketidakpastian global: Studi dokumentasi pada kebijakan ekonomi Indonesia. Journal of Economic, Business and Accounting, 7(6), 7268–7269.

Ramadhon, R., Widyartati, P., & Setiawati, I. (2022). Analisis perbedaan volatilitas IHSG saat pandemi dan sebelum pandemi COVID-19. Jurnal STIE Semarang, 14(1), 184–185.

Rofiq, A., Bakhri, S., & Jaelani, A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi indeks harga saham gabungan di BEI periode 2013–2022. Tirtayasa Ekonomika, 19(1), 42–55.

Sutisna, U., Umam, R. A., & Morisson, B. (2024). Transformasi ekonomi digital di Indonesia: Peluang, tantangan dan strategi pengembangan. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 9(4).

Downloads

Published

2024-04-29

Issue

Section

Articles