PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DARING BAGI PESERTA DIDIK TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)

Authors

  • Mega Oktaviana Universitas Negeri Malang
  • Didik Dwi Prasetya Universitas Negeri Malang
  • Natalina Wahyu Siswijayanti Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um066v4i12024p2

Keywords:

Faktor Penyebab, Pencegahan, Perundungan Daring, Sosial Media

Abstract

Di era digital teknologi informasi dan komunikasi khususnya media sosial meningkat secara signifikan, namun dalam perkembangnya terdapat dampak negatif yang menyertainya salah satunya adalah perundungan daring. Perundungan daring di kalangan remaja SMP merupakan salah satu permasalahan serius yang perlu dicegah guna meminimalisir kerugian bagi korban di masa mendatang. Bentuk penelitian yang diterapkan dalam artikel ini merupakan penelitian berbasis tinjauan literasi, data yang digunakan berupa data yang berasal dari informasi teks yang diperoleh dari basis data Google Scholar yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga tahun 2024. Hasil penelitian mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perundungan daring berupa faktor dalam diri (internal) dan faktor lingkungan (eksternal). Selain itu diperlukan berbagai langkah dalam mencegah perundungan daring bagi peserta didik di tingkat SMP, merupakan tugas bagi seluruh lapisan masyarakat agar dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan mencipatakan lingkungan yang lebih positif sehingga perundungan daring dapat diminimalisir secara signifikan. Perundungan daring bukanlah masalah yang dapat diabaikan agar menciptakan lingkungan digital yang aman dan nyaman bagi semua pengguna.

References

Andriani, W. (2021). Penggunaan metode sistematik literatur review dalam penelitian ilmu sosiologi. Jurnal PTK dan Pendidikan, 7(2). Retrieved from http://103.180.95.17/index.php/ptkpend/article/view/5632#siteNav

Andriany, A. R. (2023). Edukasi dampak media sosial dan pencegahan perundungan di SMA Muhammadiyah 16 Jakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kalam, 2(4), 293–299. Retrieved from https://www.jurnalprisanicendekia.com-/index.php/kalam/article/view/253

Annisa, N. A., & Baskoro, B. S. (2023). Representasi aktor sosial kasus perundungan anak pada Kompas.com: Analisis wacana kritis. MABASAN, 17(1), 1–22. Retrieved from https://mabasan.kemdikbud.go.id/index.php/MABASAN/article¬/view/600

Damayanti, A. A. R., & Suryani, K. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku bullying pada remaja di SMP Santo Louis Palembang. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(5), 1009–1014. https://doi.org/10.55123¬/insologi.v2i5.2761

El Fatih, M. A., Khoirunnisa, S., & Rifandie, P. (2023). Edukasi dampak media sosial bagi perkembangan anak: Indonesia. APPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 299–304. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.com/index.php-/appa/article/view/579

Gultom, J. D., Putri, L. T., Imaniyar, N., Izzati, I. D., Maharani, M. A., Fahrhezi, T. A., & Mulyadi, M. (2023). Perlindungan hukum korban perundungan dan urgensi pencegahannya bagi masyarakat (Studi kasus perundungan siswa SD). Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5). Retrieved from https://jurnal.penerbitdaarulhuda.my.id/index.php/MAJIM/article¬/view/148

Hajar, M. E., Putri, W. N., & Sayekti, S. P. (2024). Pemanfaatan teknologi informasi dalam mendorong iklim sekolah positif melalui program pencegahan bullying. Journal of Community Development, 5(1), 34–45. https://doi.org-/10.47134/comdev.v5i1.200

Murwani, E. (2023). Pemetaan pola keragaman konten perilaku perundungan daring pada remaja melalui media sosial. Jurnal Studi Komunikasi, 7(1), 319–334. https://doi.org/10.25139/jsk.v7i1.6105

Nurahma, G. A., & Hendriani, W. (2021). Tinjauan sistematis studi kasus dalam penelitian kualitatif. Mediapsi, 7(2), 119–129. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/357331361_Tinjauan_sistematis_studi_kasus_dalam_-penelitian_kualitatif

Palallo, P. P., & Jannah, M. (2023). Tinjauan kriminologis terhadap perundungan anak di Kota Makassar. Qawanin: Jurnal Ilmu Hukum, 4(2), 79–93. Retrieved from http://103.133.36.88/index.php/qawaninjih/article/view/302

Ririn, Y. A. (2024). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya perilaku bullying. EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 1(2), 70–76. Retrieved from https://j-edu.org/index.php/edu/article/view/10

Sakban, A., & Sahrul. (2019). Pencegahan cyber bullying di Indonesia. Yogyakarta: Deepublish. Retrieved from https://fkip.umpr.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/8F4-4.pdf

Suhadianto, & Ananta, A. (2021). Diskusi kelompok terarah untuk penanganan perundungan di UPT SD Negeri X Gresik. ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional, 1(4), 6–12. Retrieved from https://aksiologi.org/index.php-/abdimassa/article/view/155

Yuli, Y. F., & Efendi, A. (2022). Psikoedukasi upaya mencegah dan melawan perundungan (bullying & cyberbullying) di SMP Unggulan Habibulloh. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 15–23. Retrieved from https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/182

Zulfa, H., Fitryasari, R., & Dewi, L. (2020). Analisis hubungan antara internet addiction dan self-efficacy dengan perilaku perundungan daring remaja: Studi literatur. Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa, 2(2), 58. https://doi.org/10.20473/pnj.v2i2.22237

Downloads

Published

2024-01-29

Issue

Section

Articles