Pelatihan dan pendampingan penggunaan E-Commerce dalam memperbaiki ekosistem perekonomian pelaku usaha (Desa Gunungrejo)
DOI:
https://doi.org/10.17977/um066v1i112021p1032-1039Keywords:
covid 19, e-commerce, training, UMKM, socialization, pelatihan, sosialisasiAbstract
Abstract
The problem faced by umkm in Indonesia since the COVID-19 pandemic is the decline in sales figures. This is because there are restrictions on offline activities. In the all-digital era and the COVID-19 pandemic, business actors are required to enter the digital world in making sales. Until now, there have been many social media/e-commerce that can be easily used. However, business actors still have not received intense guidance regarding the practice of using existing e-commerce applications. This problem is also found in business actors in the village of Gunungrejo. There are approximately 32 business actors who also feel the impact on their sales. The implementation method used is socialization and training/guidance in the application or practice of using e-commerce by door to door. The socialization aims as initial education before implementing the practice of using the application. The implementation of the activities that have been carried out is supported by the enthusiasm and enthusiasm of business actors who are quite high. The target of activities that have been achieved in this program is that business actors already have stores in e-commerce and are able to operate the application.
Abstrak
Permasalahan yang dihadapi UMKM di Indonesia sejak adanya pandemi COVID 19 adalah merosotnya angka penjualan. Hal tersebut adanya pembatasan aktivitas secara luring. Di era serba digital dan pandemi COVID 19, para pelaku usaha dituntut untuk terjun ke dunia digital dalam melakukan penjualan. Hingga saat ini telah banyak media sosial/e-commerce yang dapat dengan mudah digunakan. Namun, pelaku usaha masih belum mendapatkan bimbingan yang intens terkait praktik penggunaan aplikasi e-commerce yang ada. Permasalahan tersebut juga ditemui pada pelaku usaha yang ada di desa Gunungrejo. Ada sebanyak kurang lebih 32 pelaku usaha yang turut merasakan dampak terhadap penjualannya. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan/bimbingan dalam penerapan atau praktik penggunaan e-commerce dengan door to door.Sosialisasi bertujuan sebagai edukasi awal sebelum melaksanakan praktik penggunaan aplikasi. Pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan didukung oleh adanya semangat dan antusias yang cukup tinggi dari para pelaku usaha. Target kegiatan yang telah dicapai pada program ini ialah para pelaku usaha telah memiliki toko di e-commerce dan mampu mengoperasikan aplikasi tersebut.
References
Budiarta, K., Ginting, S. O., & Simarmata, J. (2020). Ekonomi dan Bisnis Digital. Yayasan Kita Menulis.
Lestari, N. P. (2020). Masa Depan UMKM di Tengah Covid-19. Arsip Publikasi Ilmiah Biro Administrasi Akademik.
Ramli, H. A. M., SH, M., & Arb, F. C. B. (2021). Hak Cipta Disrupsi Digital Ekonomi Kreatif. Penerbit Alumni.
Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2011). Perencanaan dan pembangunan wilayah. Indonesia: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




3.png)
1.png)
1.png)
