Optimalisasi kapasitas usaha melalui penyusunan rencana usaha dan pembentukan paguyuban UMKM dalam rangka mewujudkan Desa Rejowinangun menjadi kawasan wisata UMKM Kabupaten Blitar

Authors

  • Achmad Murdiono Universitas Negeri Malang
  • Fadia Zen Universitas Negeri Malang
  • Andi Basuki Universitas Negeri Malang
  • Siska Krisdiana Nofianti Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um066v1i72021p625-631

Keywords:

kapasitas usaha, rencana usaha, paguyuban UMKM

Abstract

Keberadaan UMKM bagi perekonomian di Indonesia tidak diragukan lagi peranannya. Selain menjadi penopang dalam perekonomian nasional, keberadaan UMKM juga menjadi magnet bagi serapan tenaga kerja di Indonesia. Akan tetapi, jumlah UMKM masih tidak sepadan dengan kontribusi terhadap PDB di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan upaya dalam penguatan kapasitas usaha UMKM dalam rangka memperkuat peranan UMKM bagi perekonomian di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk optimalisasi kapasitas usaha melalui kegiatan penyusunan rencana usaha dan pembentukan paguyuban UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Rejowinangun Kabupaten Blitar. Pemilihan Desa Rejowinangun dikarenakan desa ini memiliki potensi pengembangan UMKM yang sangat besar dengan keberadaan 83 pelaku UMKM dari 6 jenis usaha. Hasil kegiatan ini adalah tersusunya konsep rencana usaha dari bidang manajemen keuangan, pemasaran produksi dan sumber daya manusia. Selain ini melalui kegiatan ini kelompok UMKM desa Rejowinangun membentuk paguyuban UMKM yang berhasil bersinergi pemerintah desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Melalui kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peranan UMKM desa Rejowinangun dalam rangka mewujudkan Desa Rejowinangun sebagai desa wisata UMKM di Indonesia.

References

Farida, I., Aryanto, A., Sunandar, S., Hetika, H., & Krisdiyawati, K. (2019). IbM Pelatihan Business Plan Pada Umkm Kota Tegal. Jurnal Abdimas PHB: Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 2(2), 64-68. https://doi.org/10.30591/japhb.v2i2.1384

Hafsah, M. J. (2004). Upaya pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM). Infokop Nomor, 25, 40-44. Diakses pada tanggal 3 April 2013 pukul 22.15 WIB dari www.smecda.com.

Hasibuan, M. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: PT.Bumi Aksara

Irawan, P. L. T., & Prilianti, K. R. (2020). Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) Melalui Implementasi E-Commerce di Kelurahan Tlogomas. Jurnal Solma, 9(1), 33-44.

Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan Untuk Rakyat (Memadukan Pertumbuhan Dan Pemerataan) Jakarta: PT. Pustaka SIDESINDO.

Kuncoro, Mudrajad dan PT Asana Wirasta Setia. (1997). Pengembangan Pola Pembinaan Usaha Kecil dan Masyarakat di Sekitar Objek dan Kawasan Pariwisata.PT Asana Wirasta Setia dan Deparpostel. Yogyakarta

Mardikanto Totok dan Soebiato Poerwoko. (2015). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik, Cet. Ke-3. Bandung: Alfabeta

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, Rineka Cipta. Jakarta, halaman, 114-131.

Roosdhani, M. R., Wibowo, P. A., & Widiastuti, A. (2012). Analisis tingkat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pada usaha kecil menengah di Kab. Jepara. Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis, 9(2).

Sulasih, S. (2014). Business Plan Pengembangan Lembaga dan Usaha Koperasi Sektor Riil dalam Rangka Revitalisasi Koperasi Nira Satria Kabupaten Banyumas. JBIMA (Jurnal Bisnis dan Manajemen), 2(1), 20-29.

Supriyanto, S. (2009). Business Plan sebagai Langkah Awal Memulai Usaha. None, 6(1), 17216.

Tedjasuksmana, B. (2014). Potret UMKM Indonesia menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN 2015. In The 7th NCFB and Doctoral Colloquium (pp. 189-202).

Wijanarko, A., & Susila, I. (2016). Faktor Kunci Keberhasilan UMKM Kreatif.

Downloads

Published

2021-11-02

Issue

Section

Articles