Pemberdayaan potensi masyarakat padat penduduk sebagai upaya memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan di Kelurahan Tanjungrejo pada masa pandemi COVID-19

Authors

  • Priska ‘Illiyina Fridawati Universitas Negeri Malang
  • Fizal Gustian Widianto Universitas Negeri Malang
  • Donny Maulana Universitas Negeri Malang
  • Heni Masruroh Universitas Negeri Malang

Keywords:

pemberdayaan, masyarakat, perekonomian

Abstract

Since the outbreak of the COVID-19 virus, the government has often made policies that are quite felt by the effect of all levels of society, be it regarding social restrictions, PSBB, PPKM, emergency PPKM, etc. This certainly has a serious impact on the people in the Malang City area itself, especially for the lower middle class. Tanjungrejo Village is a densely populated residential area that is also affected by the pandemic. Seeing the condition of the community, the service team seeks to develop community potential through catfish farming and processed food products from catfish as an effort to strengthen the economy and food security in Tanjungrejo Village during the COVID-19 pandemic. Through the Training of Trainer (ToT) method, service projects are carried out by providing materials and socialization as well as providing direct practice with the community and mentoring activities to the community that are sustainable. This bathing project produces processed food products that use catfish basic ingredients from independent care by residents. After these processed products can be run properly and can be made sustainably, the future results that will be given are education to residents about the distribution system of processed food products on a large scale.

Sejak mewabahnya virus COVID-19 pemerintah kerap kali membuat kebijakan yang cukup dirasakan efeknya dari semua lapisan masyarakat, baik itu mengenai pembatasan sosial, PSBB, PPKM, PPKM darurat, dll. Hal ini tentunya turut membawa dampak yang serius bagi masyarakat di wilayah Kota Malang sendiri terutama bagi masyarakat menengah kebawah. Kelurahan Tanjungrejo merupakan permukiman warga yang padat penduduk yang juga terdampak pandemi. Melihat kondisi masyarakat Tim pengabdian berupaya mengembangkan potensi masyarakat melalui budidaya ikan lele dan produk olahan makanan dari ikan lele sebagai upaya memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan di Kelurahan Tanjungrejo pada masa pandemi COVID-19. Melalui metode Training of Trainer (ToT), proyek pengabdian dilakukan dengan cara pemberian materi dan sosialisasi sekaligus memberikan praktik langsung bersama masyarakat serta kegiatan pendampingan kepada masyarakat yang berkelanjutan. Proyek pengandian ini menghasilkan produk olahan makanan yang menggunakan bahan dasar ikan lele hasil perawatan secara mandiri oleh warga. Setelah produk olahan ini bisa dijalankan dengan baik dan dapat dibuat secara berkelanjutan, maka hasil kedepan yang akan diberikan adalah edukasi kepada warga mengenai sistem distribusi hasil olahan produk makanan tersebut dalam skala besar.

References

Anasrulloh, M., & Basiron, B. (2017). Pelatihan pembuatan kemasan (packaging) untuk meningkatkan pemasaran produk olahan Kue Kacang Emping Melinjo. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(1).

Chambers, R. (1996). Pra participatory rural appraisal, memahami desa secara partisipatif. Kanisius.

Hamid, H. (2018). Manajemen pemberdayaan masyarakat. Makasar: De La Macca.

Maria, A. R. (2012). Abon ikan bandeng. Banten: Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Ageng Tirtayasa.

Oliver, R. L. (2014). Satisfaction: A behavioral perspective on the consumer. Routledge.

Purwaningsih, Y. (2008). Ketahanan pangan: Situasi, permasalahan, kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat.

Rahmadi, A., Sutrio, S., Nugroho, A., Bertalina, B., Sumardilah, D. S., Muliani, U., ... & Sejati, N. I. P. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kedaung Kota Bandar Lampung Menuju Desa Tangguh Covid-19. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2), 55-63.

Yuliati, Y., & Hadiyati, R. (2018). Pelatihan pengemasan produk. Monsu'ani Tano Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 11-14.

Downloads

Published

2022-08-18

Issue

Section

Articles