STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA JUMPINANG RIVER TUBING DI DUSUN MANGGIHAN, DESA SUMBERREJO, KECAMATAN PURWOSARI, KABUPATEN PASURUAN

Authors

  • Muhammad Ardiansyah Universitas Negeri Malang
  • Neni Wahyuningtyas Universitas Negeri Malang
  • Idris Idris Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um063.v5.i10.2025.3

Keywords:

Pengembangan wisata, River tubing, SWOT

Abstract

Purwosari, East Java, is one of the regions with notable potential for tourism development. One of its most promising attractions is Jumpinang River Tubing, located in Manggihan Hamlet, Sumberrejo Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. This study aims to: (a) describe the history and general profile of Jumpinang River Tubing, and (b) analyze its development strategy using a SWOT framework. The research was conducted in Manggihan Hamlet, Sumberrejo Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. A qualitative approach was applied, employing SWOT matrix analysis to identify internal and external factors affecting the attraction’s development. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that Jumpinang River Tubing, officially opened on November 11, 2018, takes its name from the Jumpinang River, which in turn is named after a tree species growing along the riverbanks. The recommended development strategy focuses on minimizing existing weaknesses by capitalizing on available opportunities. This includes improving supporting facilities to attract more visitors, optimizing social media promotion to reach both tourists and sponsors, and collaborating with local micro, small, and medium enterprises (UMKM) to market regional souvenirs.

Daerah yang memiliki potensi dalam pengembangan wisata salah satunya adalah Purwosari, Jawa Timur. Salah satu objek pariwisata yang potensial di sana adalah Jumpinang River Tubing. Jumpinang River Tubing terletak di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) mengetahui sejarah dan gambaran umum wisata Jumpinang River Tubing dan (b)mengetahui analisis SWOT dalam strategi pengembangan wisata Jumpinang River Tubing. Penelitian ini dilakukan di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan memanfaatkan analisis matriks SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan wisata Jumpinang River Tubing. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumpinang River Tubing merupakan objek wisata yang terletak di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Nama objek wisata ini diambil dari Sungai yang bernama Jumpinang yang diambil dari nama pohon yang tumbuh di sekitar aliran sungai. Jumpinang River Tubing secara resmi mulai dibuka dan diresmikan pada 11 November 2018. Berdasarkan hasil penelitian, maka strategi yang tepat untuk pengembangan wisata Jumpinang River Tubing ialah dengan meminimalisir semua kelemahan (weakness) yang dimiliki dengan memanfaatkan peluang yang ada (opportunities) seperti menambah fasilitas penunjang untuk menarik wisatawan, mengoptimalisasi promosi melalui media sosial untuk menarik wisatawan sekaligus sponsor, menjual oleh-oleh khas melalui kerja sama dengan UMKM lokal.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Afhami, S. E., & Hasin, A. (2023). Pengaruh standard operating procedure dan safety management terhadap kualitas layanan pada Wisata Jeep Lava Tour Merapi di Sleman. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 2(1), 268–281.

Agustiani, N., Arianto, A., & Mau, M. (2024). Peran media sosial dalam promosi dan pariwisata di Kabupaten Wakatobi. Jurnal Komunikasi, 15(2), 94–102.

Fauzi, R., Nurhidayat, A., & Ramadhan, f. (2022). Sustainable tourism training for local communities: A case study in coastal destinations in Indonesia. Journal of Sustainable Tourism Development, 4(1), 55–67.

Jeong, Y., Lee, J., Brown, T. J., & Son, j. (2021). Environmental education in National Parks: Effects on pro-environmental behavior. Journal of Sustainable Tourism, 29(3).

Nainggolan, M. F., Sembiring, S. A., & Tambunan, H. Y. (2024). Strategi pengembangan Rumah Bolon sebagai destinasi wisata di Kecmatan Purba, Kabupaten Simalungun. Jurnal Agriust, 4(2), 53–59. https://doi.org/10.54367/agriust.v4i2.4015

Nugraha, R. N., & Virgiawan, F. (2022). Pengembangan daya tarik wisata di objek wisata Telaga Arwana Cibubur. JIP Jurnal Inovasi Penelitian, 3(6), 6445–6454.

Nurbaeti, N., Rahmanita, M., Ratnaningtyas, H., & Amrullah, A. (2021). Pengaruh daya tarik wisata, aksesbilitas, harga dan fasilitas terhadap minat berkunjung wisatawan di objek wisata Danau Cipondoh, Kota Tanggerang. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 269. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v10i2.33456

Nursalam, T. H., Djani, W., & Neolaka, M. (2022). Rintisan pariwisata pedesaan di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang. JDISTIRA, 2(1), 17–24. https://doi.org/10.58794/jdt.v2i1.41

Omerzel, D. G. (2020). Destination competitiveness: Designing a unique and attractive tourism offer. Journal of Destination Marketing & Management.

Pendit, N. P. M. D., Agustina, P. A. A., Sopandi, A. T., Masakazu, K., & Meter, W. (2024). Pemberdayaan Desa Blimbingsari sebagai desa wisata. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(2). https://doi.org/10.51214/00202404936000

Rachmawati, D., & Putra, Y. (2022). Pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal sebagai strategi pelestarian dan pemberdayaan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 4(2), 75–89.

Rifdah, B. N., & Kusdiwanggo, S. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan pariwisata di Indonesia: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 13(2), 75–85. https://doi.org/10.32315/jlbi.v13i2.358

Sari, S. N. (2021). Pengembangan pariwisata dalam upaya pembangunan ekonomi masyarakat di Pulau Pari Kepulauan Seribu. Jurnal Abiwara, 2(2), 6–12.

Sari, Y., & Anggraeni, E. (2024). Analisis SWOT pengembangan wisata halal dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Daerah Lampung. JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 8(1), 290–304.

Tenda, M. P., Selamat, M., & Alelo, M. (2022). Potensi penyediaan akomodasi homestay dalam menunjang pengembangan atraksi wisata Pantai Tanjung Woka. Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, 5(2), 283–292.

Triangga, P., Mubyl, M., & Abdullah, A. (2020). Perumusan strategi pemasaran pada objek wisata Puncak PASAPA’ di Desa Saludengen Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa Saludengen. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen, 17(1), 66–76.

Wahyuni, S. (2019). Analisis pariwisata budaya dalam pengembangan aset lokal perayaan Upacara Adat Dahau di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 3(1), 25–38. https://doi.org/10.12962/j26151847.v3i1.5160

Wiswata, I. G. N. A., Agung, I. G. A. A., & Tamba, I. M. (2018). Analisis SWOT (kajian perencanaan model, strategi, dan pengembangan usaha) (1st ed.). Universitas Mahasaraswati Press.

Yubdina, S., Rini, D. K., Maharani, N. M. S. D., Khairiyah, N., Prasetyo, A. D., & Azzahara, A. (2024). Strategi pengembangan pariwisata berbasis potensi: Analisis SWOT Desa Wisata di Sekitar Candi Borobudur. Jurnal Nasional Pariwisata, 14(2), 142. https://doi.org/10.22146/jnp.100577

Downloads

Published

2025-10-15

Issue

Section

Articles