IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF DI SMPN 2 MALANG

Authors

  • Sri Untari Universitas Negeri Malang
  • Anisa Bella Nurainin Universitas Negeri Malang
  • Inviona Ratu Imayuri Universitas Negeri Malang
  • Imroatul Mufidah Universitas Negeri Malang
  • Wilda Amalia Putri Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um063.v5.i8.2025.4

Keywords:

Pendidikan inklusif, Implementasi program, Sekolah menengah pertama

Abstract

The inclusive education program at SMPN 2 Malang provides the same educational services for all learners, including students with special needs. This study aims to describe and evaluate the implementation of the inclusive education program at SMPN 2 Malang, including implementation, evaluation, and supporting and inhibiting components. This research uses a qualitative descriptive approach method by collecting data on interviews with the coordinator of the inclusive education program at SMPN 2 Malang. The results showed that the school has implemented an inclusive education program by providing special assistance, transforming learning methods to suit student needs, supporting infrastructure, and challenges faced include limited understanding of regular teachers about handling inclusive students. Thus, this program successfully facilitates the academic development of inclusive students, as well as creating an inclusive learning environment.

Program pendidikan inklusif di SMPN 2 Malang memberi layanan pendidikan yang sama bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa yang berkebutuhan khusus. Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi bagaimana implementasi program pendidikan inklusif di SMPN 2 Malang, meliputi pelaksanaan, evaluasi, serta komponen pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data pada wawancara koordinator program pendidikan inklusif di SMPN 2 Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan progam pendidikan inklusif dengan menyediakan pendampingan khusus, transformasi metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sarana prasarana yang mendukung, serta tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman guru reguler tentang penanganan siswa inklusi. Dengan demikian, progam ini berhasil memfasilitasi perkembangan akademik siswa inklusi, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif.

References

Febriyanti, N. (2014). Implementasi program pendidikan inklusif di SMP Negeri 29 Surabaya. Publika, 2(2).

Handayani, T., & Rahadian, A. S. (2013). Peraturan perundangan dan implementasi pendidikan inklusif. Masyarakat Indonesia, 39(1), 149–170.

Nurwan, T. W. (2019). Implementasi kebijakan pendidikan inklusif di sekolah dasar. JESS (Journal of Education on Social Science), 3(2), 201–212.

Ramadani, H., Hakim, M. S., Ayunda, Z., & Mustika, D. (2024). Optimalisasi pendidikan inklusi di sekolah. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(6), 1–14.

Sudarto, Z. (2016). Implementasi kebijakan penyelenggaraan pendidikan inklusif. JP (Jurnal Pendidikan): Teori dan Praktik, 1(1), 97–106.

Downloads

Published

2025-08-14

Issue

Section

Articles