PENERAPAN SCHOOL WELL BEING UNTUK KESEJAHTERAAN SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.17977/um063.v5.i4.2025.5Keywords:
School well-being, Sekolah DasarAbstract
Konsep sekolah yang ideal untuk bidang pendidikan adalah kesejahteraan sekolah. Akan tetapi, beberapa implementasi kebijakan kurang memperhatikan faktor kesehatan siswa karena kurangnya kesadaran tentang nilai sekolah yang baik di sekolah. Menjadi (pemenuhan diri), mencintai (hubungan sosial), memiliki (kondisi sekolah), dan menjadi sehat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa setiap orang yang memikul tanggung jawab apa pun harus mengawasi dengan cermat keadaan umum lingkungan sekolah, yang perlu memberi anak-anak rasa aman dan nyaman saat mereka belajar. Selain itu, kesehatan mental siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh ikatan sosial mereka dengan teman sebayanya. Interaksi teman sebaya, dinamika kelompok, dan perundungan, termasuk perundungan di sekolah, semuanya termasuk dalam hal ini. Selain itu, dinamika sekolah-rumah dan lingkungan sekolah berdampak pada kesehatan siswa. Kesehatan mental anak-anak juga dipengaruhi oleh hubungan yang ada antara siswa, instruktur, dan komunitas sekolah. Pentingnya program pendidikan untuk aktualisasi diri yang ditawarkan oleh sekolah. Agar anak-anak dapat belajar di lingkungan yang sehat secara fisik dan mental, sekolah harus mempromosikan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik murid-muridnya.
References
Abdullah, H. O., & AL‐Abrrow, H. (2023). Predicting positive and negative behaviors at the workplace: Insights from multi‐faceted perceptions and attitudes. Global Business and Organizational Excellence, 42(4), 63–80. https://doi.org/10.1002/joe.22179
Bornstein, M. H., Davidson, L., Keyes, C. L., & Moore, K. A. (2003). Dimensions of well-being and mental health in adulthood: Corey L. M. Keyes and Mary Beth Waterman. In Well-being (pp. 470–490). Psychology Press. https://doi.org/10.4324/9781410607171-42
Cahdriyana, R. A., & Richardo, R. (2021). Apakah konsep PROSPER dapat membangun kesejahteran siswa (student wellbeing) di era pandemi Covid-19? Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 9(1), 13–23. https://doi.org/10.21831/jppfa.v9i1.38230
Cervone, D., & Pervin, L. A. (2022). Personality: Theory and research (15th ed.). John Wiley & Sons.
Cipta, A. (2023). Manajemen sumber daya manusia. Repository Alungcipta, 1(1). https://doi.org/10.59000/ra.v1i1.4
Doyle Fosco, S. L., Brown, M. A., & Schussler, D. L. (2023). Factors affecting educational leader wellbeing: Sources of stress and self-care. Educational Management Administration & Leadership. https://doi.org/10.1177/17411432231184601
Konu, A. (2002). Well-being in schools: A conceptual model. Health Promotion International, 17(1), 79–87. https://doi.org/10.1093/heapro/17.1.79
Kubiszewski, I., Mulder, K., Jarvis, D., & Costanza, R. (2022). Toward better measurement of sustainable development and wellbeing: A small number of SDG indicators reliably predict life satisfaction. Sustainable Development, 30(1), 139–148. https://doi.org/10.1002/sd.2234
Lakkala, S., Nikupeteri, A., & Lantela, L. (2023). How can interprofessional skills be taught during university studies? Student teachers, and social work and law students solving complex student welfare cases. Education Sciences, 13(8), 806. https://doi.org/10.3390/educsci13080806
Mauludiyah, U. N. (2020). Challenge board sebagai media untuk menurunkan perilaku buang air besar di celana (soiling) pada anak. Jurnal Psikologi TALENTA, 5(2), 97. https://doi.org/10.26858/talenta.v5i2.11738
McCabe, J. (2022). An exploratory study to assess school principals’ knowledge of child welfare policies. Journal of School Leadership, 32(2), 167–185. https://doi.org/10.1177/1052684620972061
Oliveira, T. A. A., Gouveia, V. V., Ribeiro, M. G. C., Oliveira, K. G., Melo, R. L. P. de, & Montagna, E. (2023). General Health Questionnaire (GHQ12): New evidence of construct validity. Ciência & Saúde Coletiva, 28(3), 803–810. https://doi.org/10.1590/1413-81232023283.09452022
Opdenakker, M., & Van Damme, J. (2001). Relationship between school composition and characteristics of school process and their effect on mathematics achievement. British Educational Research Journal, 27(4), 407–432. https://doi.org/10.1080/01411920120071434
Raco, J. (2018). Metode penelitian kualitatif: Jenis, karakteristik dan keunggulannya. https://doi.org/10.31219/osf.io/mfzuj
Soifidah, A. R., & Nastiti, D. (2021). The relationship between school welfare and learning motivation for upper grade elementary school students. Psikologia: Jurnal Psikologi, 6(2). https://doi.org/10.21070/psikologia.v6i2.1685
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)

