DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KONDISI SOSIAL MASYARAKAT DI OBJEK WISATA AIR TERJUN SEDUDO DESA NGLIMAN KECAMATAN SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK

Authors

  • Dewan Tari Ayu Irawan Universitas Negeri Malang
  • Idris Idris Universitas Negeri Malang
  • Agus Purnomo Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um063.v4.i11.2024.3

Keywords:

Pengembangan wisata, Dampak sosial, Masyarakat pekerja wisata

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu roda penggerak perekonomian nasional, terutama dalam meningkatkan produktivitas negara dan mengurangi angka pengangguran dengan terbentuknya lapangan pekerjaan baru. Pengembangan pariwisata dilakukan sebagai usaha menarik minat wisatawan, karena kemajuan pariwisata dalam suatu daerah akan memberikan banyak kontribusi bagi masyarakat maupun pemerintah daerah setempat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik masyarakat, bentuk pengembangan wisata, dan dampak pengembangan wisata bagi masyarakat yang bekerja di Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik masyarakat terbagi ke dalam usia, jenis pekerjaan, dan jumlah pendapatan. Pengembangan pariwisata dilaksanakan pada atraksi dan amenitas wisata. Adapun dampak sosial yang terjadi ialah peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui sosialisasi dan pemberdayaan, terbukanya lapangan kerja baru, dan efektivitas pembaharuan kios terhadap pedagang. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk melaksanakan pengembangan objek wisata yang efektif bagi semua pekerja, serta diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi peneliti sejenis selanjutnya.

References

Febrina, R. P., Suharyono, & Maria Goretti, E. W. (2017). Dampak pengembangan objek wisata Ndayung Rafting terhadap sosial budaya dan ekonomi masyarakat (Studi pada masyarakat Desa Gubugklakah Kec. Poncokusumo Kab. Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, 45(2), 179–187.

Coleman, J. S. (2008). Dasar-dasar teori sosial (Foundations of Social Theory). Bandung, Indonesia: Nusa Media.

Dinas Pariwisata dan Dikpora Kabupaten Nganjuk. (2018). Dokumen evaluasi internal. Nganjuk, Indonesia: Disparporabud Kabupaten Nganjuk.

Harimintadji. (1995). Nganjuk dan sejarahnya. Nganjuk, Indonesia: P.N Keluarga.

Hasan, S. M. (2016). Strategi pengembangan wisata Kota Cirebon menuju destinasi utama wisata religi [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta]. Yogyakarta, Indonesia.

Laraswita, N., & Indrayani, E. (2010). Pengaruh karakteristik perusahaan terhadap kelengkapan pengungkapan dalam laporan tahunan sektor properti dan real estate yang terdaftar di BEI. Jurnal Akuntansi, 5(2), 123–135.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung, Indonesia: PT Remaja Rosdakarya.

Muljadi, A. J. (2009). Pengantar pariwisata Indonesia. Jakarta, Indonesia: PT Raja Grafindo Persada.

Padmasana, G. (2016). Dampak sosial ekonomi pengembangan objek wisata alam Air Terjun Sedudo Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk (1992-1997). Jurnal Pendidikan Sejarah Avatara, 4(3), 1171–1184.

Rahman, A. (1995). Doktrin ekonomi Islam Jilid I. Yogyakarta, Indonesia: Dana Bhakti Wakaf.

Rahmawati, S., Sunarti, & Hakim, L. (2017). Penerapan Sapta Pesona pada desa wisata (Analisis persepsi wisatawan atas layanan penyedia jasa di Kampung Wisata Kungkuk, Desa Punten, Kota Batu). Jurnal Administrasi Bisnis, 50(2), 195–202.

Ritzer, G., & Goodman, J. D. (2008). Teori sosiologi modern (Edisi ke-6). Jakarta, Indonesia: Kencana.

Shantika, B., & Mahagangga, I. A. O. (2018). Dampak perkembangan pariwisata terhadap kondisi masyarakat di Pulau Nusa Lembongan. Jurnal Destinasi Pariwisata, 6(1), 177–183.

Sudharto, S. (1995). Metodologi penelitian filsafat. Jakarta, Indonesia: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono, S. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta.

Sukmaningrum, A., & Imron, A. (2017). Memanfaatkan usia produktif dengan usaha kreatif industri pada remaja di Gresik. Jurnal Paradigma, 5(3), 1–6.

Sunaryo, B. (2013). Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta, Indonesia: Gava Media.

Wicaksono, P. A. (2013). Efektivitas program dan pengelolaan objek wisata: Studi kasus pariwisata bahari dan permandian So Do di Kab. Mamuju [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. Makassar, Indonesia.

Widawati, I. A. P. (2020). Kebutuhan pelatihan pengelolaan keuangan bagi homestay. Dalam Homestay Mozaik Pariwisata Berbasis Kerakyatan (Vol. 1, pp. 32–45). Bali, Indonesia: Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bali.

Wiyono, W. (2007). Glosarium bahasa Indonesia. Yogyakarta, Indonesia: PT Kencana.

Downloads

Published

2025-02-13

Issue

Section

Articles