Kesadaran mahasiswa terhadap etika berbahasa
DOI:
https://doi.org/10.17977/um063v1i5p605-613Keywords:
etika berbahasa, mahasiswa, kesantunanAbstract
Modernization also causes a shift in interaction patterns and changes in values in society. There are still many people who do not have ethics in the campus environment, such as speaking impolitely with peers or with elders. This research was conducted to find out how to ethically speak student language to lecturers in the Sociology Department. This Research uses qualitative research method with a descriptive approach. This data collection technique is done by means of interviews. The informants of this study were lecturers of the Department of Sociology, Faculty of Social Sciences based on the criteria. The criteria used are different ages, namely senior lecturers and junior lecturers. In addition, informants were also obtained from active sociology students and came from different generations. The result of this study is that one of the factors that influence the language ethics of students is the difference of age between students and lecturers that not too far, so that students think of lecturers as their own friends, which makes them free to speak according to their wishes without thinking about who the interlocutor is and the solution for handling bad ethics is by holding activities that explain the importance of good ethics at campus since new students are in the campus environment.
Modernisasi juga menimbulkan pergeseran pola interaksi dan berubahnya nilai-nilai dalam masyarakat. Masih banyak manusia yang tidak ber-etika di lingkungan kampus seperti cara berbicara yang kurang sopan baik dengan teman sebaya ataupun dengan yang lebih tua. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara beretika dalam berbahasa mahasiswa kepada dosen yang ada di Jurusan Sosiologi. Di dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan cara wawancara. Informan penelitian ini adalah dosen jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dengan berdasarkan kriteria. Kriteria yang digunakan adalah umur yang berbeda yakni dosen senior dan dosen junior. Selain itu, informan juga didapatkan dari beberapa mahasiswa aktif dan berasal dari berbeda-beda angkatan. Hasil dari penelitian ini yaitu salah satu faktor yang mempengaruhi etika berbahasa mahasiswa adalah adanya perbedaan usia yang tidak terlalu jauh antara mahasiswa dengan dosen, sehingga para mahasiswa menganggap dosen seperti temannya sendiri yang membuat mereka bebas berbahasa sesuai dengan kemauannya tanpa memikirkan siapa lawan bicaranya dan solusi untuk menangani etika yang kurang baik adalah dengan mengadakan kegiatan yang menjelaskan pentingnya beretika yang baik di kampus sejak mahasiswa baru berada di lingkungan kampus.
References
Aminah, S. (2017). Prinsip Kerjasama dan Kesantunan Bahasa dalam Wacana Chatting Antara Mahasiswa dan Dosen Jurusan Bahasa Indonesia Melalui Smartphone (Sosiolinguistik dan Pragmatik) (Doctoral dissertation, Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Islam).
Asia, N. (2009). Hubungan antara harga diri dan asertivitas dengan perilaku prososial remaja (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Budiwati, T. R. (2017). Kesantunan berbahasa mahasiswa dalam berinteraksi dengan dosen di Universitas Ahmad Dahlan: analisis pragmatik. The 5TH Flurecol Proceeding, UAD, Yogyakarta, 557-571.
Creswell, J. W. (2010). Research design pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: pustaka pelajar.
Diana, N. (2016). Pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi terhadap Etika Berbahasa Mahasiswa. Jurnal Al Mabhats, 1(1), 134-147.
Gazalba, S. (1973). Sistematika filsafat. Bulan Bintang.
Gunawan, F. (2013). Wujud Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Terhadap Dosen di STAIN Kendari: Kajian Sosiopragmatik. Jurnal Arbitrer, 1(1), 8-18.
Hudiarini, S. (2017). Penyertaan etika bagi masyarakat akademik di kalangan dunia pendidikan tinggi. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(1), 1-13.
Isnanto, R. R. (2009). Buku ajar etika profesi.
Marenda, P. (2020). 6 Chat Mahasiswa ke Dosen Ini Bikin Emosi Sekaligus Geregetan. https://m.liputan6.com/hot/read/4349614/6-chat-mahasiswa-ke-dosen-ini-bikin-emosi-sekaligus-geregetan
Mislikhah, S. (2020). Kesantunan berbahasa. Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies, 1(2), 285-296.
Moleong, L J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya,
Mulatsih, S. (2014). Ketidaksantunan berbahasa pada pesan singkat (SMS) Mahasiswa Ke Dosen.
Nikmah, N., Rahwani, N. R., & Fitriani, F. (2018, December). Etika komunikasi mahasiswa kepada dosen (studi pada mahasiswa Akuntansi Politeknik Negeri Banjarmasin). In Proceeding of National Conference on Asbis (Vol. 3, pp. 365-372).
Simorangkir, O. P. (2003). Etika Bisnis, Jabatan, dan Perbankan. Jakarta: Rineka Cipta.
Soekanto, S. (2014). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Press.
Vesiano, Q. A. (2019, June). Peran Etika Budaya Jawa Dalam Membangun Karakter Anak Usia Dini. In Seminar Nasional Pendidikan 2015 (pp. 314-320).
Wartoyo, F. X. (2019). Etika Komunikasi Mahasiswa dan Dosen dalam Perspektif Akademis Revolusi 4.0. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter, 3(1), 39-47.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)

