Gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup SMA Negeri 8 Malang

Authors

  • Nur Aini Universitas Negeri Malang
  • Sumarmi Sumarmi Universitas Negeri Malang
  • Alfyananda Kurnia Putra Universitas Negeri Malang
  • Budi Handoyo Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um063v2i10p1014-1021

Keywords:

gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup, Adiwiyata

Abstract

This study aims to describe the form of curriculum integration, the implementation of the environmental care and cultured movement, and its obstacles. This research was conducted at SMA Negeri 8 Malang with research subjects including: (1) Adiwiyata coordinator; (2) teachers with an interest in Adiwiyata; and (3) Adiwiyata cadres. Data was collected using three techniques, namely: participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis techniques are carried out by reducing, presenting data, and drawing conclusions or verification. The results showed that SMA Negeri 8 Malang implemented an environment-based curriculum, three indicators that excel in the implementation of the environmental care and culture movement include the habit of planting and maintaining trees/plants, water management, and energy management. Constraints faced include teachers have difficulty in preparing learning tools and funding problems.

Penelitian ini bertujuan memaparkan wujud integrasi kurikulum, pelaksanaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup, serta hambatannya. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 8 Malang dengan subjek penelitian yang meliputi: (1) koordinator Adiwiyata; (2) guru yang berkepentingan dalam Adiwiyata; dan (3) kader Adiwiyata. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik yaitu: observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 8 Malang menerapkan kurikulum berbasis lingkungan, tiga indikator yang diunggulkan dalam pelaksanaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup meliputi pembiasaan menanam dan memilihara pohon/tanaman, pengelolaan air, dan pengelolaan energi. Kendala yang dihadapi meliputi guru mengalami kesulitan dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan masalah pendanaan.

References

Al Bahij, A., Nadiroh, N., Sihadi, S., & Amrullah, F. (2020). Analisis Pengaruh Literasi Energi Terhadap Hemat Energi Pada Siswa Sekolah Dasar. Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan, 12(1), 1-10.

Ali, M. F., Bahruddin, M., & Dewanto, T. H. (2015). Perancangan Iklan Kampanye Penghargaan Adiwiyata Kabupaten Gresik Melalui Animation Explainer Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Hidup (Doctoral dissertation, Universitas Dinamika).

Annastasia, O. C. (2019). Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup Pada Sekolah Menengah Atas Adiwiyata di Kota Malang (Studi Multi Situs SMAN 10 Dan SMAN 2 Malang). Universitas Negeri Malang.

Asriati, A., & Suharini, E. (2016). Pelaksanaan Program Adiwiyata Berdasarkan Komponen Berbasis Lingkungan. Edu Geography, 5(2), 52–59.

Azmi, F., & Elfayetti, E. (2017). Analisis Sikap Peduli Lingkungan Siswa Melalui Program Adiwiyata Di SMA Negeri 1 Medan. Jurnal Geografi, 9(2), 125. https://doi.org/10.24114/jg.v9i2.6901

Bahrudin, M. D. F. (2017). Pelaksanaan Program Adiwiyata dalam Mendukung Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan. Jurnal Pendidikan Geografi, 17(1), 25-37.

Chistella, C. (2019). Membangun karakter peduli lingkungan melalui pendidikan lingkungan hidup dalam latar sekolah adiwiyata (studi multi situs SMAN 2 dan SMAN 10 Malang) (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).

Fatchan, A. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Jenggala Pustaka Utama.

Indriatmoko, R. H., & Wahjono, H. D. (1999). Teknologi konservasi air tanah dengan sumur resapan. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Kementerian LHK. (2019). Permen LHK RI NOMOR P.52/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 Tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah.

Kementrian LHK. (2019). Permen LHK RI NO. P.53/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 Tentang Penghargaan Adiwiyata.

Landriany, E. (2014). Implementasi Kebijakan Adiwiyata Dalam Upaya Mewujudkan Pendidikan Lingkungan Hidup di SMA Kota Malang. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 2, 82–88.

Moleong, L. J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif (Cetakan Dua). PT Remaja Rosdakarya.

Nunez, M. B., & Clores, M. A. (2017). Environmental Literacy of K-10 Student Completers. International journal of environmental and Science education, 12(5), 1195-1215.

Nurhayati, E. (2015). Implementasi Kurikulum Berbasis Lingkungan di Sekolah Adiwiyata (Studi Kasus di SMP Negeri 16Surabaya. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 2(2).

Nurhayati, K. (2019). Analisis Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan Pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Pembangunan Laboratorium UNP.

Nuzulia, S., Sukamto, S., & Purnomo, A. (2020). Implementasi Program Adiwiyata Mandiri Dalam Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa. SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 6(2), 155–164. https://doi.org/10.15408/sd.v6i2.11334

Pali, O., Rauf, B. A., & Amir, F. (2021). Dampak Penerapan Program Adiwiyata terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa dalam Pengetahuan Lingkungan Hidup. UNM Environmental Journals, 4(1), 1–8.

Pratama, A. Y., Marpaung, R. R. T., & Yolida, B. (2020). Pengaruh Literasi Lingkungan Terhadap Environmental Responsibility Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Bandar Lampung. Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah, 8(1), 56–65. https://doi.org/10.23960/jbt.v8.i1.07

Purwantiningsih, B. (2019). Implementasi Program Adiwiyata Melalui Pembelajaran Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar Al Muslim Wadung Asri Waru Sidoarjo. Jurnal Auladuna, 01(02), 28–41.

Sriyati, S. (2015). Model Green School di Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandung: Studi Pendahuluan. Prosiding KPSDA, 1(1).

Sugiyono, S. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Cetakan Ke). Penerbit Alfabeta.

Downloads

Published

2022-10-30

Issue

Section

Articles