Peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam menyampaikan aspirasi terkait isu car free day di Kota Malang berbasis critical thinking skills

Authors

  • Heppy Jundan Hendrawan Universitas Negeri Malang
  • Septia Endriana Universitas Negeri Malang
  • Talitha Syahda Anggraeni Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um063v2i10p983-998

Keywords:

car free day, agen perubahan, critical thinking skills model facione

Abstract

Car Free Day is a community activity in public spaces that seeks to maintain a balance between the environment and the recreational needs of the community at the same time. The policy of temporarily closing the CFD agenda in Malang City, related to the prohibition on crowding during the Covid 19 pandemic era, changed the behavior patterns of some people on Sunday Mornings. More than that, the policy finally reaped the pros and cons in the midst of uncertain conditions. In addition to the loss of space for expression and the existence of several arts and culture communities and other CFD activists. This condition also has a direct impact on the economic interests of MSME actors and their networks that rely on CFD. It is in this position that the role of the younger generation as agents of change is expected to be able to make a constructive contribution. Using a qualitative-descriptive approach, this article tries to describe in depth some of the issues that have developed. Facione's Critical Thinking Skills Model, was chosen to help describe several statements which were then revealed to be critical questions and their answers. However, from the resulting formulation it’s relevant to 6 of the 9 youth generation change strategies as defined as Theory of Change–Unicef Strategic Plan 2022-2025.

Car Free Day menjadi aktivitas masyarakat pada ruang publik yang berupaya menjaga kesimbangan lingkungan hidup dan kebutuhan rekreasional masyarakat pada saat yang sama. Kebijakan penutupan sementara agenda CFD di Kota Malang, terkait larangan berkerumun di era pandemi Covid 19, mengubah pola perilaku sebagaian masyarakatnya di Hari Minggu Pagi. Labih dari itu, kebijakan tersebut akhirnya menuai pro dan kontra di tengah kondisi yang serba tak menentu. Selain faktor hilangnya ruang ekspresi dan eksistensi dari beberapa komunitas seni-budaya serta penggiat CFD lainnya. Kondisi tersebut, juga berdampak langsung pada kepentingan ekonomi para pelaku UMKM serta jejaringnya yang menyandarkan kebutuhanya pada CFD. Pada posisi inilah peran generasi muda sebagai agen perubahan, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang bersifat konstruktif. Menggunakan pendekatan kualtitif–deskriptif, artikel ini mencoba mengurai secara mendalam terkait beberapa isu yang berkembang. Critical Thinking Skills model Facione, dipilih untuk membantu menguraikan beberapa pernyataan yang kemudian diturunkan menjadi pertanyaan kritis berikut jawabannnya. Dari rumusan yang dihasilkan tersebut relevan dengan 6 dari 9 strategi perubahan generasi muda seperti yang ditetapkan sebagai Theory of Change–Unicef Strategic Plan 2022-2025.

References

Aprilia, H., Ayu, S., & Isdianto, B. (2012). Digital Creative Center (Doctoral dissertation, Bandung Institute of Technology).

Ardani, K. S., Rini, H. S., & Iswari, R. (2016). Pemanfaatan dan Pemaknaan Ruang Publik Bagi Masyarakat Di Kawasan Jalan Pahlawan Kota Semarang. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 5(1), 40-48.

Arowana, A. (2016). Kawasan Ijen diperluas, PKL geser. Malang Voice. Retrieved from https://malangvoice.com/kawasan-cfd-ijen-diperluas-pkl-geser/

Britton, E. (2015). Short History of Car Free Days: Origins, Timeline, Progress. https://www.academia.edu/-15248436/A_Short_History_of_Car_Free_Days_Origins_Timeline_Progress

Cresswell, J. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed 3rd ed. Yogyakarta, Indonesia: Pustaka Belajar.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kegenerasi mudaan. Retrieved from https://www.dpr.go.id/dokjdih/document/¬uu/-UU_2009_40.pdf.

Dinas Perhubungan Kota Malang. (2020). Pemberitahuan Peniadaan Car Free Day Kota Malang. Retrieved from https://dishub.malangkota.go.id/pemberitahuan-peniadaan-car-free-day-kota-malang/

Facione, P. A., Sanchez, C. A., Facione, N. C., & Gainen, J. (1995). The disposition toward critical thinking. The Journal of General Education, 44(1), 1-25.

Facione, P. A., & Facione, N. C. (2007). Talking Critical Thinking. Change, 39(2), 38-45.

Facione, P. A. (2011). Think Critically. Eaglewood Cliffs, NJ: Pearson.

Firdausi, A. C. (2020, March 15). Meski Tetap Buka, Pendapatan Pedagang di CFD Kota Malang Turun Drastis. Malang Times. Retrieved from https://www.malangtimes.com/baca/50136/20200315/115600/¬meski-tetap-buka-pendapatan-pedagang-di-cfd-kota-malang-turun-drastis

Greene, M. (2009). Youth as Active Agent of Social Change. New York: Columbia University.

Habermas, J. (2010). Ruang Publik, Sebuah Kajian Tentang Kategori Masyarakat Borjuis (terj.). Bantul, Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Harjo, I. W. W. (2020). Ijen Car Free Day: Gelanggang Olahraga Imajiner di Kota Malang. Jurnal Sosiologi Reflektif, 14(2), 341-358.

Neuman, W. L. (2017). Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta, Indonesia: PT Indeks.

Onyesolu, M. O., & Eze, F. U. (2011). Understanding virtual reality technology: advances and applications. Adv. Comput. Sci. Eng, 53-70.

Parahiyanti, C. R., & Hussein, A. S. (2015). The Determinants of Visitor’s Revisit Intention: A Lesson from Ijen Car Free Day. APMBA (Asia Pacific Management and Business Application), 3(2), 74-85.

Pemerintah Kota Malang. (2011). Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Malang Tahun 2010–2030. Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/-Home/Details/50684

Pemerintah Kota Malang. (2011). Pecahkan Rekor Muri, Kota Malang Makin Sehat. Retrieved from https://malangkota.go.id/tag/car-free-day/.

Pemerintah Kota Malang. (2018). Gerakan Diet Tas Kresek Diserukan di CFD. Retrieved from https://malangkota.go.id/tag/car-free-day/.

Prabowo, F. S., Prasetio, A. P., Kania, I., Ramdhani, A., Hanifah, D. S., & Alamanda, D. T. (2019, March). Investigating the true meaning of car free day for Indonesian people. In International Symposium on Social Sciences, Education, and Humanities (ISSEH 2018) (pp. 10-15). Atlantis Press.

Prasetyo, F. A. (2020). The Car-Free (Day) Movement: Transformation of Space and Place in Bandung, Indonesia. In Humanizing Cities Through Car-Free City Development and Transformation (pp. 115-138). IGI Global.

Proklamalatu, M. A., & Hidayati, N. (2021). Public Perspective toward Car-free Day Program as a Public Open Space: A Case Study in Klaten, Central Java. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 5(3), 396-407.

Saputra, I. (2019). Analisis “Car Free Days” Berdasarkan Presepsi Pengunjung Dalam Konteks Perubahan Perilaku Penggunaan Kendaraan Pribadi: Studi Kasus Car-Free Days Jalan Ir. H. Juanda (Dago). Jurnal Warta Penelitian Perhubungan, 27(6), 453.

Wachyuni, W., & Gunawan, W. H. (2021). Business Opportunities for Novice Business People in Moment Car Free Day Kuningan Regency West Java. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 5(2).

Zhang, Y., Zhao, X., Shen, J., Shi, K., & Yu, Y. (2021). Optimization of sports event management system based on wireless sensor network. Journal of Sensors, 2021.

Downloads

Published

2022-10-30

Issue

Section

Articles