Karakteristik dan interaksi sosial Yamaha-Vixion Club Indonesia Chapter Jombang guna mempererat solidaritas

Authors

  • Ruci Rahmanda Universitas Negeri Malang
  • Siti Awaliyah Universitas Negeri Malang
  • Didik Sukriono Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um063v1i4p446-458

Keywords:

karakteristik, interaksi sosial, YVC-I JO, solidaritas

Abstract

Artikel ini berupaya untuk mengeksplorasi karakteristik dan interaksi sosial yang terjadi pada komunitas motor yamaha vixion club Indonesia chapter Jombang. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan sebagai metode penelitian. Sumber data menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan penggabungan ketiganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik dan interaksi sosial yang terjadi pada yamaha vixion club Indonesia chapter Jombang terjalin dengan baik antar anggotanya hal ini ditunjang oleh beberapa kegiatan-kegiatan yang dapat membuat kedekatan antar anggotanya dapat terbentuk. Namun tetap diingat bahwa segala sesuatu pasti ada sisi positif dan juga sisi negatifnya. Bahkan tak jarang muncul hambatan-hambatan yang dapat memicu terjadinya konflik dan kesenjangan antar anggota. Tetapi selalu ada solusi untuk membuat keputusan yang terbaik sehingga tiap-tiap anggota dapat menjaga rasa solidaritasnya.

References

Basrowi, B. (2005). Pengantar Sosiologi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Bungin, M. B. (2008). Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana.

Hafizhudin, Z., & Indrawati, E. S. (2017). Hubungan Antara Identitas Sosial Dengan Perilaku Mengemudi Agresif Pada Komunitas Motor RX-King di Semarang. Jurnal Empati, 5(4), 683-686.

Lestari, I. P. (2013). Interaksi sosial komunitas Samin dengan masyarakat sekitar. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 5(1).

Liliweri, A. (2014). Sosiologi dan Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Meinarno, E. A. (2011). Manusia dalam Kebudayaan dan Masyarakat. Jakarta: Salemba humanika.

Moleong, L. J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Nasution, Z. (2009). Solidaritas Sosial dan Partisipasi Masyarakat Desa Transisi. Malang: UMM Press.

Patilima, H. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Panggabean, M. S. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba empat.

Purbasari, V. A., & Suharno, S. (2019). Interaksi sosial etnis cina-jawa kota surakarta. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 21(1), 1-9.

Robbins, S. P. (2006). Perilaku organisasi. Jakarta: PT. Indeks.

Rolitia, M., Achdiani, Y., & Eridiana, W. (2016). Nilai Gotong royong untuk memperkuat solidaritas dalam kehidupan masyarakat kampung naga. Sosietas, 6(1).

Sari, Y., Erlyani, N., & Akbar, S. N. (2017). Peranan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kohesivitas Kelompok Pada Komunitas Motor Di Banjarbaru. Jurnal Ecopsy, 3(2).

Soekanto, S. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono, S. (2014). Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujarwanto, I. (2012). Interaksi sosial antar umat beragama (studi kasus pada masyarakat Karangmalang Kedungbanteng Kabupaten Tegal). Journal of Educational Social Studies, 1(2).

Downloads

Published

2021-04-30

Issue

Section

Articles