Karakteristik pekerja anak dalam pekerjaan nelayan di Desa Lebak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep
DOI:
https://doi.org/10.17977/um063v1i12p1302-1310Keywords:
anak usia sekolah, nelayan, pekerjaAbstract
The purpose of this study is to describe the characteristics of child labor involved in fishing. Many of them are still of school age. Most of these children are children who are still in school and some have also stopped going to school. This condition is very sad to occur in an era when children should be able to take a proper education and be able to go to school as high as possible for a better future to improve their quality and standard of living. However, that hope seems far away if you look at the condition of children who are in families with low education and weak economic conditions. In addition, working children are not only from poor families but also from families with above-average income and most of them are still studying at the junior high or high school level. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. Data collection procedures used were observation, interviews, and documentation. Analysis of the research data using Miles and Huberman consists of data collection, data reduction, data presentation, and concluding. Checking the validity of the data through 3 kinds of participation extension, observation persistence, and triangulation. The results showed that the characteristics of the 8 children involved in fishing work were all male and still under 18 years old, 3 of them were continuing their education and 5 others had dropped out of school. There are many factors behind their work. The main factor is economic problems.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan (1) karakteristik pekerja anak yang terlibat dalam pekerjaan nelayan. Banyak dari mereka masih berada di usia sekolah. (2) latar belakang anak usia sekolah yang bekerja sebagai nelayan. Sebagian besar dari anak-anak tersebut adalah anak-anak yang masih sekolah dan sebagian lainnya juga sudah berhenti sekolah. Kondisi tersebut sangat miris terjadi di era saat dimana seharusnya anak-anak dapat menempuh pendidikan yang layak serta dapat bersekolah setinggi-tingginya demi masa depan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup mereka. Namun harapan itu seolah jauh jika melihat kondisi anak-anak yang berada di bawah keluarga yang berpendidikan rendah dan kondisi ekonomi yang lemah. Selain itu anak bekerja tidak hanya dari keluarga miskin saja namun juga dari keluarga yang berpenghasilan di atas rata-rata dan kebanyakan dari mereka masih menempuh jenjang pendidikan tingkat SMP atau SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data melalui 3 macam yaitu perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik 8 anak yang terlibat dalam pekerjaan nelayan semuanya berjenis kelamin laki-laki dan masih berusia di bawah 18 tahun, 3 anak dari mereka masih melanjutkan pendidikan dan 5 lainnya sudah putus sekolah. Banyak faktor yang melatarbelakangi mereka bekerja. faktor tersebut antara lain, kondisi keluarga, kondisi ekonomi keluarga, minat sekolah yang rendah, adanya motivasi untuk bekerja, dan faktor lingkungan.
References
Agunggunanto, E. Y. (2011). Analisis Kemiskinan dan Pendapatan Keluarga Nelayan Kasus di Kecamatan Wedung Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Indonesia. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 1(1), 1-83.
Asnawati, S. (2016). Pekerja Anak di Bawah Umur di Perkebunan Kelapa Sawit: Studi Kasus di Desa Beruta Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. SOCIODEV - Jurnal Ilmu Sosiatri (Pembangunan Sosial), 4(4).
Hamalik, O. (2000). Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamdani, H., & Wulandari, K. (2016). Faktor Penyebab Kemiskinan Nelayan Tradisional. E-Sospol, 3(1), 62-67.
Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Suatu Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Indonesia, P. R. (1974). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun.
Indonesia, P. R. (1974). Undang-Undang RI No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun.
Martono, N. (2014). Sosiologi Perubahan Sosial: Perspektif Klasik, Modern, Posmodern, dan Poskolonial. Jakarta: Rajawali Pers.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru (terjemahan Tjejep Rohendi Rohidi). Jakarta: UI Press.
Mubyarto, L. S., & Dove, M. (1984). Nelayan dan Kemiskinan: Studi Ekonomi Antropologi di Dua Desa Pantai [Fishers and Poverty; An Economic Anthropological Study of Two Coastam Communities]. Jakarta: Yayasan Agro Ekonomika.
Nandi, N. (2016). Pekerja Anak Dan Permasalahannya. Jurnal Geografi Gea, 6(1).
Nawawi, H. (2012). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2015). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Paramedia Group.
Sackey, E. T., & Johannesen, B. O. (2015). Earning Identity and Respect Through Work: A Study of Children Involved in Fishing and Farming Practices in Cape Coast, Ghana. Childhood, 22(4), 447-459.
Schaefer, R. T. (2012). Sosiology. Jakarta: Salemba Humanika.
Sumarsono, S. (1995). Peranan Wanita Nelayan dalam Kehidupan Ekonomi Keluarga di Tegal, Jawa Tengah. Jakarta: CV Eka Putra.
Suyanto, B. (2003). Pekerja Anak dan Kelangsungan Pendidikannya. Surabaya: Airlangga University Press.
Tumanggor, R., Ridlo, K., & H Nurochim, M. M. (2017). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Kencana.
Usman, H., & Nachrowi, J. N. (2004). Pekerja Anak di Indonesia: Kondisi, Determinan, dan Eksploitasi. Jakarta: Grasindo.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)

