Konflik peran ganda dan manajemen konflik pada mahasiswi S1 yang telah menikah

Authors

  • Mar’atus Ratna Kurnia Universitas Negeri Malang
  • Nur Eva Universitas Negeri Malang
  • Pravissi Shanti Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um070v1i22021p137-143

Keywords:

Conflict management; multiple role conflict; undergraduate married student; wife

Abstract

Abstract: The aim of this study is to reveal the multiple role conflict of undergraduate students who have been married and the solutions. This study used a qualitative method with a case study model. Participants in this study were four married women who are still continuing their undergraduate study in Malang city. Data collection technique used was an interview. The data analysis used is thematic analysis, while the validity is tested by using triangulation. The results of this study indicate that multiple role conflicts experienced by the married student are in the form of time-based conflict, strain-based conflict, and behaviour-based conflict. The multiple role conflict is caused by an additional role, the personality, the support of husband and parents, the demands of the environment, as well as the demands of the study task. The conflict management performed by the participants in this study is done through religious coping by doing worship, changing attitudes towards dual role, adjusting the time to do the dual role tasks, as well as relying on the dispensation of the study tasks.

Keywords: Conflict management; multiple role conflict; undergraduate married student; wife

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap konflik peran ganda yang dialami oleh mahasiswi S1 yang telah menikah serta penyelesaiannya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan model studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah empat orang perempuan yang sudah menikah dan masih melanjutkan studi S1 di kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik, sedangkan pengecekan keabsahan temuan menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan konflik peran ganda dialami oleh mahasiswi S1 yang telah menikah dalam bentuk konflik peran berdasarkan waktu, konflik peran ganda berdasarkan tekanan, dan konflik peran ganda berdasarkan perilaku. Terjadinya konflik peran ganda disebabkan oleh peran tambahan, kepribadian, dukungan suami dan orang tua, tuntutan dari lingkungan, serta tuntutan tugas-tugas dalam perkuliahan. Manajemen konflik peran ganda yang dilakukan oleh partisipan dalam penelitian ini melalui coping religius dengan cara beribadah, mengubah sikap terhadap peran ganda, penyesuaian waktu terhadap tugas-tugas peran ganda, serta mengandalkan keringanan yang diberikan dari tempat perkuliahan.

Kata kunci: Istri; Konflik Peran Ganda; Mahasiswi S1 yang Telah Menikah; Manajemen Konflik

Downloads

Published

2021-02-28

Issue

Section

Articles