Hubungan Self Awareness dan Kematangan Karir Siswa SMK “X” Blitar

Authors

  • Nirma Dewi Fortuna Universitas Negeri Malang
  • Mohammad Bisri Universitas Negeri Malang
  • Aji Bagus Priyambodo Universitas Negeri Malang
  • Ayu Dyah Hapsari Universitas Negeri Malang

Keywords:

self awareness, kematangan karir, siswa SMK

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between self-awareness and career maturity of SMK "X" Blitar students. This study uses a quantitative research approach with a correlational research design. The population of this study was 137 students majoring in hospitality at SMK "X" Blitar with a sample of 102 students aged 15-20 years who were determined using accidental sampling technique. This study uses two instruments, namely the self-awareness scale and the career maturity scale. The self-awareness scale was adapted from Arabsharhangi & Noorozi (2014). The self-awareness scale consists of 39 items that are tested with the item discriminating power test with a correlation coefficient range of 0.30-0.819 and has a reliability of 0.923. The career maturity scale was constructed by researchers based on Donald E. Super's career maturity aspect. The maturity scale consists of 42 items that were tested with the item discriminating power test with a correlation coefficient range of 0.301-0.753 and has a reliability of 0.926. The results of data analysis show that the highest level of career maturity and self-awareness of students is in the high category. The hypothesis was tested using the Pearson's product moment technique and obtained a correlation coefficient of 0.465 with p = 0.000 (p 0.05). The test results show that there is a significant positive relationship between self-awareness and career maturity. These results indicate that the higher self-awareness, the higher the level of career maturity, where students are able to realize all the strengths, weaknesses, talents, interests and potentials that have an impact on students.

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan self awareness dan kematangan karir siswa SMK “X” Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah 137 siswa jurusan perhotelan di SMK “X” Blitar dengan jumlah sampel 102 siswa berusia 15-20 tahun yang ditentukan menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan dua instrumen yaitu skala self awareness dan skala kematangan karir. Skala self awarness diadaptasi dari Arabsharhangi & Noorozi (2014). Skala self awareness terdiri dari 39 item yang diuji dengan uji daya beda item dengan rentang nilai koefisien korelasi item-total 0,30-0,819 dan memiliki reliabilitas 0,923. Skala kematangan karir dikonstruksikan peneliti berdasarkan aspek kematangan karir Donald E. Super. Skala kematangan karir terdiri dari 42 item yang diuji dengan uji daya beda item dengan rentang nilai koefisien korelasi item-total 0,301-0,753 dan memiliki reliabilitas 0.926. Hasil analisis data menunjukan bahwa tingkat kematangan karir dan self awareness siswa mayoritas berada pada kategori tinggi. Hipotesis diuji menggunakan teknik pearson’s product moment dan diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,465 dengan p=0,000 (p ≤ 0,05). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self awareness dan kematangan karir. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat self awareness maka semakin tinggi pula tingkat kematangan karir siswa, dimana siswa mampu menyadari segala kekuatan, kelemahan, bakat, minat dan potensi yang berdampak pada kematangan karirnya.

References

csarhangi, M., & Noroozi, I. (2014). The Relationship between Self-awareness and Learners' Performance on Different Reading Comprehension TestTypes among Iranian EFL Elementary Learners. Theory &Practice in Language Studies, 4(4).

Atli, A. (2017). Five-Factor Personality Traits as Predictor of Career Maturity. Eurasian Journal of educational research, 68, 151-165.

Badan Pusat Statistik. Tingkat Pengangguran Terbuka. URL: https://www.bps.go.id/pressrelease/2022/05/09/1915/februari-2022--tingkat pengangguran-terbuka--tpt--sebesar-5-83-persen.html. Diakses pada 18 Mei 2022

Badeni. 2002. "Relevansi SMK Berpendidikan Sistem Ganda (PSG) dengan Kebutuhan Pasar Kerja di Indonesia’.Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta. Edisi September Tahun ke 8 No. 038. 710-725.

Detik.com. (2017). 63% Orang Indonesia Bekerja Tak Sesuai Jurusan. URL : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3620313/63-orang-indonesia-bekerja-tak-sesuai-jurusan. Diakses pada 19 Juni 2022

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. (2017). Panduan sinkronisasi bidang keahlian di SMK dengan prioritas potensi unggulan wilayah dan tenaga kerja. Jakarta: Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian Di SMK Dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah Dan Tenaga Kerja.

Fatmawiyati, J. (2019). Pengaruh big five personality dan learning goal orientation terhadap adaptabilitas karir siswa SMK negeri “x” Malang (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Goleman, D. (2001). The Emotionally Intelligence Workplace. San Frascisco: Wiley Book

Gonzalez, M. A. (2008). Career Maturity: A Priority for Secondary Education. Journal of Research in Educational Psychology. Vol 06 (16), 764-765.

Ihsan, M. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan kerja pada siswa SMK negeri 1 Sinjai (Doctoral dissertation, Pascasarjana).

Iryanti, R. (2017). Education & skill mismatch di Indonesia: Kondisi saat ini dan kebijakan pemerintah. Jakarta: Bappenas.

Kurniawan, W., Daharnis, D., & Karneli, Y. (2020). Contribution of adversity quotient, self awarenessand demographic factors to student careermaturity. International Journal of Research in Counseling and Education, 4(1), 70-75.

Levinson, et al.(2001). Six Approach to the Assessment of Career Maturity. Journal of Counseling and Development. Volume 76.

Mardlia, D. (2021). Hubungan antara Self-Awareness dengan Pengambilan Keputusan Karir pada Siswa Kelas Xii Di SMA Negeri 3 Surabaya. Doctoral dissertation, Universitas 17 Agustus1945 Surabaya.

Marpaung, D. N., & Yulandari, N. (2017). Kematangan karir siswa SMU Banda Aceh ditinjau dari jenis kelamin dan jenis sekolah. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(2).

Mendez, L. M. R., & Crawford, K. M. (2002). Gender-role stereotyping and career aspirations: A comparison of gifted early adolescent boys and girls. Journal of secondary gifted education, 13(3), 96-107.

Orok & Afor Betek Mary. (2019). Conceptualizing Self-Awareness as a Corelate for Career Development of Students with Disabilities. 5(2), 33–40.

Osipow, S. H., Carney, C. G., Winer, J., Yanico, B. J., & Koschier, M. (1976).The Career Decision Scale (3rd rev.). Columbus, OH: Marathon Consulting and Press.

Patton, W., & Creed, P. A. (2001). Developmental issues in career maturity and career decision status. The Career Development Quarterly, 49(4), 336-351.

Patton, W., & Lokan, J. (2001) Perspectives on Donald Super’s Construct of Career Maturity.International Journal for Educational and Vocational Guidance1 (2), 31-48.

Rahmi, F., & Puspasari, D. (2017). Kematangan karir ditinjau dari jenis kelamin dan jenis sekolah di Kota Padang. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 8(1).

Rosulin, R. (2016). Hubungan Antara Hardiness Dengan Adaptabilitas Karir Pada Siswa SMK Kelas XII. Doctoral dissertation, Universitas Airlangga.

Santrock, John W. (2007). Child Development. (7th edition). Boston: Mc Graw Hill Companies.

Saraswati, A., & Ratnaningsih, I. Z. (2017). Hubungan antara efikasi diri akademik dengan kematangan karir pada siswa kelas XI SMK N 11 Semarang. Jurnal Empati, 5(3), 430-434.

Sariputri, V. T., & Nawangsih, E. (2018). Hubungan antara Self awareness dengan Kematangan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Program Studi Teknik Pertambangan Universitas. Prosiding Psikologi, 943-949.

Seligman, L. (1994). Developmental Career Counseling and Assesment (2nded). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Setiawan, Eko A. (2020) Hubungan Antara Hardiness Dengan Kesiapan Kerja Mahasiswa Akhir Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Sharf, R. S. (2016). Applying Career Development Theory to Counseling. Cengage Learning.

Sirohi, V. (2013). Vocational guidance and career maturity among secondary school students: An Indian experience. European Scientific Journal, 9(19).

Styani, E. (2018). Manajemen Kerjasama Sekolah Dengan Dunia Usaha Dan Dunia Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa (Studi Multikasus di SMKN 1 Rejotangan dan SMK Islam 1 Blitar). (Doctoral dissertation, IAIN Tulungagung).

Sulistiani, W. & Handoyo, S. (2018). Career adaptability: the influence of readiness and adaptation success in the education context: a literature review. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 133

Super, D. E. (1980). A Life-Span, Life Space Approach to Career Development. Journal of Vocational Behavior. 16 (1): 282-298

Syonia, M. (2020). Hubungan Eksplorasi Karir Dengan Perencanaan Karir Siswa Kelas XI Di Sma 1 Lintau Buo. Jurnal Bimbingan Konseling.

Winarsih, W., & Gufron, M. (2022). Pelaksanaan Program Bimbingan Dan Konseling Dalam Mencapai Kematangan Karier Siswa Kelas Xii Di Smk Negeri 1Boyolangu Tulungagung. EDSUAINTEK: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 9(1), 82-101.

Zuniarti, Z., & Siswanto, B. T. (2013). Pengaruh Motivasi Belajar, Kinerja Intensitas Pembimbingan Prakerin terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK Pariwisata DIY. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(3).

Zunker, V. (2008). Career, Work, and Mental Health: Integrating Career and Personal Counseling. Sage. Gambaran siswa smk.

Downloads

Published

2022-09-12

Issue

Section

Articles