Teknologi spon busa polyurethane sebagai inovasi mengurangi pencemaran air laut akibat tumpahan minyak di Indonesia

Authors

  • Lesmiyati Hariyani

DOI:

https://doi.org/10.17977/um067v2i3p159-163

Keywords:

seawater pollution, pencemaran air laut, oleophilic, polyurethane foam sponge, spon busa polyurethane

Abstract

Abstract

Oil spills that float on the ocean contain dangerous chemicals. Data from the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries in 2019 explains that Indonesian seas are often polluted with up to 3,000 oil spills in Indonesian oceans. This can cause damage to marine ecosystems. The magnitude of the impact of marine pollution due to oil spills must be an effort to overcome this problem. One of the efforts is using Polyurethane foam sponge technology. The workings of the Polyurethane foam sponge is by absorbing oil on the surface of the sea water by utilizing the pores in the sponge to suck up oil with relatively little water content, so that the oil that is on the sea surface can be lifted to the maximum. Working system Polyurethane foam sponge can absorb oil and is difficult to water because it contains oleophilic molecules. Polyurethane foam sponge is reusable in the long run. The sorbent technology used for oil absorption is still in one use, while it can be used repeatedly in this innovative product. Polyurethane foam sponge is an environmentally friendly product that does not harm marine life or marine ecosystems. This technological innovation is expected to be a solution to the problem of sea water pollution due to oil spills in Indonesia so that marine sustainability is maintained.

Abstrak

Tumpahan minyak yang mengapung di atas laut memiliki kandungan kimia yang berbahaya. Data Kementrian kelautan dan perikanan tahun 2019 menjelaskan laut Indonesia sering tercemar hingga  3.000 barel tumpahan minyak di lautan Indonesia. Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan ekositem laut. Besarnya dampak pencemaran laut akibat tumpahan minyak harus ada upaya  mengatasi masalah tersebut. Salah satu upaya menggunakan teknologi spon busa Polyurethane. Cara kerja dalam spon busa Polyurethane yakni dengan cara menyerap minyak di permukaan air laut dengan memanfaatkan pori-pori yang terdapat dalam sponge untuk menghisap minyak dengan kandungan air yang relatif sedikit, sehingga minyak yang berada di permukaan laut dapat terangkat dengan maksimal. Sistem kerja Spon busa Polyurethane dapat menyerap minyak dan sukar terhadap air dikarenakan mengandung molekul oleophilic. Spon busa Polyurethane dapat digunakan kembali dalam jangka panjang. Teknologi sorben yang digunakan untuk penyerapan minyak masih dalam satu kali penggunaan sedangkan dalam produk inovasi ini dapat digunakan berulang kali. Spon busa Polyurethane produk ramah lingkungan, tidak membahayakan biota laut maupun ekosistem laut. Inovasi teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi masalah pencemaran air laut akibat tumpahan minyak di Indonesia sehingga kelestarian laut tetap terjaga.

References

Endang Widi Winarni. (2018). Teori dan praktik penelitian kuantitatif, kualitatif, PTK, R & D. In Bumi Aksara.

Kurniawan, O., Ramadhan, I. H., & Soegijono, B. (2019). Thermal behaviour properties and corrosion resistance of carbon/polyurethane film. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 578(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/578/1/012071

Mutmainah, Herdiana, I., Altanto, Try, H., & Anggoro Adi, R. (2020). Analisa tumpahan crude palm oil (cpo) di teluk bayur Sumatera Barat, 28 September 2017. Jurnal Kelautan Nasional, 15(1). https://doi.org/10.15578/jkn.v15i1.7853

Phady, A., Rahim, F. R., Suci, I. M., Muhammad, A., Arafat, A., Departemen, M., … Teknik, F. (2019). Kajian teknologi penanganan kebocoran pipa pada bangunan lepas pantai di laut utara Karawang. Sensistek : Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 2.

Puspoayu, E. S., Hakim, A. R., & Bella, H. S. (2018). Tinjauan yuridis pertanggungjawaban pencemaran minyak di wilayah teluk Balikpapan. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 25(3). https://doi.org/10.20885/iustum.vol25.iss3.art7

Satriawan, E. F., Widowati, I., & Suprijanto, J. (2021). Pencemaran logam berat kadmium (cd) dalam kerang darah (anadara granosa) yang didaratkan di tambak lorok Semarang. Journal of Marine Research, 10(3). https://doi.org/10.14710/jmr.v10i3.30155

Tosepu, R., Ahmad, L. O. A. I., & Effendy, D. S. (2016). Kesehatan masyarakat pesisir. Yayasan Cipta Anak Bangsa.

Wulandari, E., Herawati, E., & Arfiati, D. (2012). Kandungan logam berat Pb pada air laut dan tiram saccostrea glomerata sebagai bioindikator kualitas perairan prigi, Trenggalek, Jawa Timur. Journal of Fisheries and Marine Research, 1(1).

Downloads

Published

18-03-2022

How to Cite

Hariyani, L. . (2022). Teknologi spon busa polyurethane sebagai inovasi mengurangi pencemaran air laut akibat tumpahan minyak di Indonesia. Jurnal MIPA Dan Pembelajarannya (JMIPAP), 2(3), 159–163. https://doi.org/10.17977/um067v2i3p159-163

Issue

Section

Articles