Eksistensi Tokoh Utama Perempuan dalam Novel Sitayana Karya Cok Sawitri

Authors

  • Deshinta Tungga Devi Universitas Negeri Malang
  • Azizatuz Zahro' Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um064v2i32022p317-332

Keywords:

eksistensi, perempuan, feminis eksistensialisme

Abstract

Abstract: Literary works provide a picture of social reality besides. They contain values that foster positive benefits. Literary works with a feminist perspective present a woman's perspective in her struggle to get an equal position with men. The theory used in this research is feminist existentialism. The approach used in this study is qualitative whereas the method is text study. This research was conducted to determine the form and the strategies carried out by the main female characters in fighting for her existence. The results of this study indicate that, in achieving her existence the female protagonist through an objectification process caused by the patriarchy. Self-subjectification is achieved through resistance. Resistance is carried out by redefining oneself through a process of decision-making and action-taking. The struggle by the female protagonist in achieving her existence is carried out through strategies in the form of work activities and intellectual activities. Work activities are carried out to actively determine the female protagonist's fate.  Intellectual activity is carried out to reverse the position from an object into the subject. Structural patriarchy caused difficulties in achieving social transformation, therefore the female protagonist leave for the sake of her existence.

Keywords: existence; woman; feminist existentialism

Abstract: Karya sastra turut menyediakan gambaran realitas sosial. Karya sastra mengandung nilai-nilai yang dapat menumbuhkan manfaat positif. Karya sastra berperspektif feminis menghadirkan cara pandang perempuan terutama dalam perjuangannya untuk mendapatkan kedudukan yang setara dengan laki-laki. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah feminis eksistensi­alisme. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian teks. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui wujud dan strategi yang dilakukan oleh tokoh utama perempuan dalam memper­juangkan eksistensinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam memperjuang­kan eksis­tensinya tokoh utama perempuan terlebih dahulu melalui proses objektifikasi yang dilatarbelakangi oleh keberadaan budaya patriarki. Kemudian, subjektifikasi diri diraih dengan melakukan perlawanan. Perlawanan dilakukan dengan redefinisi diri melalui proses peng­ambilan keputusan dan pengambilan tindakan. Perjuangan oleh tokoh utama perempuan dalam meraih eksistensinya dilakukan melalui strategi berupa aktivitas bekerja dan aktivitas intelektual. Aktivitas bekerja dilakukan agar tokoh utama perempuan dapat menentukan nasibnya secara aktif. Aktivitas intelektual dilakukan demi membalikkan posisi objek menjadi subjek. Transformasi sosial sulit diraih akibat adanya budaya patriarki yang bersifat struktural menyebabkan tokoh utama perempuan pergi demi keberlangsungan eksistensinya.

Kata kunci: eksistensi; perempuan; feminis eksistensialisme

References

Anafiah, S. (2014). Pemanfaatan sastra anak sebagai media penanaman wawasan multikultural. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 1(1), 10–15. Retrieved from https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/trihayu/article/view/779

Ariawan, R. E. (2019). Opresi dan objektifikasi terhadap perempuan dalam film pendek Libertines karya Arwin Wardhana; sebuah kajian feminis libertarian. Humanika. Retrieved from http://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika

Asmarani, R. (2016). Perjuangan protagonis perempuan Jawa untuk mencapai kebebasan eksistensial dalam novel Durga Umayi karya Y.Y. Mangunwijaya. KANDAI, 12(1), 152–166. Retrieved from https://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/kandai/article/view/78

De Beauvoir, S. (2019). Second sex. Yogyakarta: Narasi+Pustaka Promethea.

Djajanegara, S. (2000). Kritik sastra feminis: Sebuah pengantar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fazli, A. Z. (2018, January 11). Survei: Pembaca sastra Indonesia hanya 6,2%. Medcom.id. Retrieved from https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/PNgJ8ZRK-survei-pembaca-sastra-indonesia-hanya-6-2

Hikmah, S. N. (2013). Perjuangan perempuan mengejar impian: Sebuah tinjauan (kritik sastra) feminisme eksistensialis terhadap novel 9 Matahari karya Adenita. Suluk Indo, 2(2), 92–115. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/sulukindo/article/view/2369

Humm, M. (2002). Ensiklopedia feminisme. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Irianto, S. (2006). Perempuan dan hukum: Menuju hukum yang berperspektif kesetaraan dan keadilan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

JPNN.com. (2017, September 12). Minat pelajar pada sastra rendah, jumlah sastrawan cuma 100. Retrieved from https://www.jpnn.com/news/minat-pelajar-pada-sastra-rendah-jumlah-sastrawan-cuma-100

Kemendikbud. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 42 Pasal 17 Tahun 2018. Retrieved from jdih.kemdikbud.go.id

Kusuma, G. I., & Sudaryani, R. R. S. (2019). Eksistensi perempuan muslim dalam novel Akulah Istri teoris karya Abidah El Khalieqy: Kajian feminisme eksistensialisme Simone de Beauvoir. Kajian Linguistik dan Sastra, 4(1), 15–21. Retrieved from https://journals.ums.ac.id/index.php/KLS/article/view/8257

Patilima, H. (2013). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Prabasmoro, A. P. (2018). Kajian budaya feminis: tubuh, sastra, dan budaya pop. Yogyakarta: Jalasutra.

Prameswari, N. P. L. M., Nugroho, W. B., & Mahadewi, N. M. A. S. (2019). Feminisme eksistensial Simone de Beauvoir: Perjuangan perempuan di ranah domestik. SOROT: Jurnal Ilmiah Sosiologi, 1(2). Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/sorot/article/view/51955/30814

Pranowo, Y. (2016). Transendensi dalam pemikiran Simone de Beauvoir dan Emmanuel Levinas. MELINTAS, 32(1), 73–93. doi: https://doi.org/10.26593/mel.v32i1.1926.73-93

Purnomo, M. H. (2017). Melawan kekuasaan laki-laki: Kajian feminis eksistensialis “Perempuan di Titik Nol” Karya Nawal el-Saadawi. NUSA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 12(4), 316–327. doi: https://doi.org/https://doi.org/10.14710/nusa.12.4.316-327

Rokhmansyah, A. (2013). Pengantar gender dan feminisme. Yogyakarta: Garudhawaca.

Sakina, A. I., & Asiah, D. H. S. (2017). Menyoroti budaya patriarki di Indonesia. SHARE: Social Work Journal, 7(1), 71–80. doi: https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13820

Sawitri, C. (2019). Sitayana. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Setyowati, N. R., Kasnadi, & Hurustyanti. (2021). Budaya patriarki dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(1), 14–21. Retrieved from https://jurnal.lppmstkipponorogo.ac.id/index.php/JBS/article/view/88

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Teeuw, A. (2017). Sastra dan ilmu sastra. Bandung: Dunia Pustaka Jaya.

Thalitha, G. F., & Liyanti, L. (2019). Mitos Lorelei dari Waktu ke Waktu. Haluan Sastra Budaya, 3(1), 32–46. doi: https://doi.org/10.20961/hsb.v3i1.25730

Tong, R. P. (2017). Feminist thought: Pengantar paling komprehensif kepada arus utama pemikiran feminis. Yogyakarta: Jalasutra.

Wiyatmi. (2012). Kritik sastra feminis: Teori dan aplikasinya dalam sastra Indonesia (A. Pratama, Ed.). Yogyakarta: Ombak.

Downloads

Published

2022-03-15

How to Cite

Devi, D. T., & Zahro’, A. . (2022). Eksistensi Tokoh Utama Perempuan dalam Novel Sitayana Karya Cok Sawitri. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 2(3), 317–332. https://doi.org/10.17977/um064v2i32022p317-332

Issue

Section

Articles