Perilaku wirausahawan industri kecil sepatu di Desa Jampirogo Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto

Authors

  • Khoirina Khurnia Universitas Negeri Malang
  • I Dewa Putu Eskasasnanda Universitas Negeri Malang
  • I Nyoman Ruja Universitas Negeri Malang
  • Sukamto Sukamto Universitas Negeri Malang
  • Ratih Pramesthi Universitas Negeri Malang

Keywords:

perilaku wirausahawan, wirausaha, industri kecil

Abstract

The purpose of this study is to describe the behavior of entrepreneurs in running a small shoe industry business in Jampirogo Village, Sooko District, Mojokerto Regency. The research method chosen is a qualitative approach with descriptive research type. The process of collecting informants using snowball sampling technique. Data collection procedures include observation, interviews and documentation. The results of this study can be found that there are four things that an entrepreneur does in running his business, namely the need to have a firm attitude and dare to take risks, communicate well in order to expand the marketing network, be able to compete with the outside world, improve product quality.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskrispsikan perilaku wirausahawan dalam menjalankan usaha industri kecil sepatu di Desa Jampirogo Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian yang dipilih yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Proses pengumpulan informan menggunakan teknik snowball sampling. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat ditemukan bahwa terdapat empathal yang dilakukan seorang wirausaha dalam menjalankan usahanya yaitu perlu memiliki sikap tegas dan berani mengambil resiko, melakukan komunikasi dengan baik guna memperluas jaringan pemasaran, mampu bersaing dengan dunia luar, memperbaiki kualitas produk.

References

Badan Pusat Statistik (BPS). (2015). Statistik Indonesia Tahun 2015.

Furqon, D. F. (2018). Pengaruh modal usaha, lama usaha, dan sikap kewirausahaan terhadap pendapatan pengusaha lanting di Lemah Duwur Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 7(1), 51-59.

Krisnhamurti, B. (2001). Agribisnis. Bogor: Yayasan Pengembangan Sinar Tani.

Kurniawan, M. (2015). Perancangan sentra industri alas kaki di Kabupaten Mojokerto: Tema arsitektur metafora (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Nivitasari, A. O., & Rahmawati, D. (2013). Identifikasi variabel berpengaruh pada peningkatan keunggulan kompetitif industri alas kaki di Kabupaten Mojokerto. Jurnal Teknik ITS, 2(2), C153-C157.

Nursiah, T., Kusnadi, N., & Burhanuddin, B. (2015). Perilaku kewirausahaan pada usaha mikro kecil (umk) tempe di bogor jawa barat. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 3(2), 145-158.

Santoso, E., Restuhadi, F., & Yulida, R. (2015). Analisis perilaku wirausaha dan kinerja usaha (studi pada usaha agroindustri di Kota Pekanbaru) (Doctoral dissertation, Riau University).

Saragi, A. A. (2016). Strategi Pengembangan Usaha Kecil Menengah Sektor Industri Kerajinan Batu Bata Berdasarkan Analisis SWOT, (Kasus Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta). Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Siahaan, H. (2001). Manajemen Risiko: Konsep, Kasus, dan Implementasi. Jakarta: Eles Media Komputindo.

Subono, M. R. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Pengrajin Sepatu (Studi Kasus Pengrajin Sepatu Register dan Non-Register di Kecamatan Soko Kabupaten Mojokerto. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(1).

Sulistiana, S. D. (2013). Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja dan Modal Terhadap Hasil Produksi Industri Kecil Sepatu dan Sandal di desa Sambiroto Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 1(3).

Downloads

Published

2022-08-18

Issue

Section

Articles