Pengembangan Modul Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Empati Siswa SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang

Authors

  • Ratriani Santi Dewi Universitas Negeri Malang
  • Irene Maya Simon Universitas Negeri Malang
  • Lutfi Fauzan Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um065v2i22022p124-133

Keywords:

empathy, role playing, middle school students, empati, siswa SMP

Abstract

Abstract: The rapid development of the era and technology makes individuals become individuals who are increasingly indifferent to other people and the environment around them, this is also called low empathy. The purpose of this development research is to produce a product in the form of a Role Playing module Efforts to Increase Empathy for Middle School Students. The model in this study is Research and Development. development research obtained student data with an empathy scale for students, an assessment instrument for material & media experts, as well as an assessment of prospective users. The final validation of the assessment of the material expert test by 2 BK (Guidance and Counseling) lecturers, the media by 2 TEP (Educational Technology) lecturers, and prospective module users, namely 1 counselor and 2 students indicate that the module that has been developed is feasible and accepted by Laboratory Junior High School students Malang State University.

Abstrak: Pesatnya perkembangan jaman dan teknologi membuat individu menjadi pribadi yang semakin acuh tau acuh dengan orang lain maupun lingkungan disekitarnya, hal tersebut disebut juga rendahnya empati. Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu untuk menghasilkan sebuah produk berupa modul Role Playing Upaya Meningkatkan Empati Siswa SMP. Model dalam penelitian ini yaitu Research and Development. penelitian pengembangan memperoleh data siswa dengan skala empati untuk siswa, instrumen penilaian ahli materi & media, serta penilaian uji calon pengguna. Akhir validasi penilaian dari uji ahli materi oleh 2 dosen BK (Bimbingan dan Konseling), media oleh 2 dosen TEP (Teknologi Pendidikan), dan calon pengguna modul yaitu 1 Konselor dan 2 siswa menunjukan bahwa modul yang telah dikembangakan sudah layak dan diterima siswa SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang.

References

Baroroh, K. (2011). Upaya meningkatkan nilai-nilai karakter peserta didik melalui penerapan metode role playing. Jurnal Ekonomi dan pendidikan, 8(2).

Daud, M., S., Siswanti, D. N., & Jalal, N. M. (2021). Buku Ajar Psikologi Perkembangan Anak. Prenada Media.

Depdikbud. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta ; Balai Pustaka.

Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Fatimah, D. (2015). Pengembangan model bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengembangkan kepercayaan diri siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 4(1).

Gunarsa, S. D. (1982). Dasar dan teori perkembangan anak. BPK Gunung Mulia.

Gusmaniar, M., Rahmawati, R., & Wibowo, A. S. (2021). Pengembangan Panduan Pelaksanaan Sosiodrama Ubrug Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpesonal. Jurnal Fokus Konseling, 7(2), 69-75.

Haryati, A., Wibowo, M. E., & Mulawarman, M. (2017). Model Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Empati Siswa SMP. Jurnal Bimbingan Konseling, 6(1), 28-33.

Kartini, T. (2007). Penggunaan metode role playing untuk meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran pengetahuan sosial di kelas V SDN Cileunyi I Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 16-17.

Kau, M. A. (2010). Empati dan perilaku prososial pada anak. Jurnal Inovasi, 7(03)

Kurniawan, D. E., & Pranowo, T. A. (2018). Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama Sebagai Upaya Mengatasi Perilaku Bullying di Sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 2(1).

Lestari, I. (2012). Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Simulasi Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosi Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 1(2).

Mardiyan, R. (2012). Peningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran akuntansi materi jurnal penyesuaian pada siswa kelas xi ips 3 SMA Negeri 3 Bukittinggi dengan metode bermain peran (role playing). Pakar Pendidikan, 10(2), 151-162.

Pohan, R. A., & Indra, S. (2020). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Kegiatan Merespon Pembelajaran. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam. doi, 10.

Romlah, T. (2006). Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang

Santoso, A. B. (2016). Pengaruh Metode Role Playing Pada Mata Pelajaran IPS Terhadap Ketrampilan Sosial Siswa Kelas V SD. JURNAL MITRA SWARA GANESHA, 3(2).

Sari, D. H. (2016). Pengembangan panduan sosiodrama berdasarkan sifat tokoh pewayangan pendawa untuk meningkatkan nilai karakter positif siswa SMP (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).

Widyarto, W. G. (2012). Pengembangan Panduan Sosiodrama untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Pakel Tulungagung. SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi-Fakultas Ilmu Pendidikan UM.

Zaini, H. (2009). Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta : Pustaka Insan Madani.

Downloads

Published

28-02-2022

How to Cite

Dewi, R. S., Simon, I. M., & Fauzan, L. (2022). Pengembangan Modul Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Empati Siswa SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(2), 124–133. https://doi.org/10.17977/um065v2i22022p124-133

Issue

Section

Articles