Sport Science and Health http://journal3.um.ac.id/index.php/fik <div> <table border="0" width="100%" cellspacing="10" cellpadding="4"> <tbody> <tr> <td valign="top" width="100"> <p><img src="http://journal3.um.ac.id/public/site/images/admojsj3/homepageimage-en-us.png" alt="cover" width="200" height="283" /></p> </td> <td valign="top" width="100%"> <table class="data" width="100%"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Journal title</strong></td> <td width="40"><strong>: Sport Science and Health<br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Initials</strong></td> <td width="40"><strong>: SSH<br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>SINTA Rank<br /></strong></td> <td width="40"><strong>:</strong> 5 (Valid until Vol. 7, No. 9, 2025)</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Editor in Chief<br /></strong></td> <td width="40"><strong>: Abi Fajar Fathoni</strong><strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Frequency</strong></td> <td width="40">: 12 Issues every year</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>ISSN (online)<br /></strong></td> <td width="40">: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1575258746">2715-3886</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Publisher</strong></td> <td width="40"><strong>:</strong> Universitas Negeri Malang</td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"> <p><strong>Journal Summary<br /></strong></p> </td> <td width="40"> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p>Sport Science and Health menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Keolahragaan, Pendidikan Olahraga, Kepelatihan Olahraga, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Pendidikan Olahraga dan Rekreasi, Kesehatan Olahraga, Kesehatan Masyarakat.</p> <p>Fokus dan lingkup jurnal meliputi Manajemen Keolahragaan, Latihan dan Kebugaran, Partisipasi dan Kinerja Olahraga, Terapi Fisik, Biomekanika Olahraga, Kesehatan Olahraga, Pengembangan Profesi Guru, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan Jasmani, Pembelajaran Blended Learning Pendidikan Jasmani, AKK, Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Biostatistika, Ilmu Kependudukan, dan Kesehatan Reproduksi, Gizi Masyarakat, Epidemiologi.</p> </div> </div> </td> </tr> </tbody> </table> </div> <center> <p><a href="https://live.staticflickr.com/65535/52869004890_951acc2ee1_b.jpg"><img src="https://live.staticflickr.com/65535/52869004890_951acc2ee1_n.jpg" /></a></p> </center> Universitas Negeri Malang en-US Sport Science and Health 2715-3886 <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/2.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />This work is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License</a>.</p> Hubungan Antara Karakteristik Demografi dan Sosial Ekonomi dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Leptospirosis pada Petani di Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4931 <p><strong>Abstract: </strong>Leptospirosis is a health problem in many tropical countries and causes major epidemics. Indonesia ranked the third highest in leptospirosis cases in the world, and Central Java ranked first in the highest leptospirosis cases in 2022. Kebumen Regency ranked seventh in the highest in 2022 and first in 2017 and is designated as an extraordinary event (KLB). The prevalence of leptospirosis cases among farmers is often higher than other groups. This study was conducted to determine whether there is a relationship between demographic and socioeconomic characteristics and leptospirosis prevention behavior in farmers in Pejagoan District, Kebumen Regency. A total of 93 farmers were sampled in this study. The results of this study show a relationship between demographic characteristics (age, education level) and socio-economic (family size, income, years of service, duration of work, land ownership, occupation other than farming) with leptospirosis prevention behavior. The results of this study also stated that leptospirosis prevention behavior in farmers in Pejagoan District, Kebumen Regency was dominated by a good category (75. 3%). This research result can improve the leptospirosis prevention behavior in farmers in Pejagoan District, Kebumen Regency.</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Penyakit Leptospirosis menjadi masalah kesehatan di banyak negara tropis dan menyebabkan epidemi besar. Indonesia menduduki peringkat ketiga terbesar kasus Leptospirosis di dunia, dan Jawa Tengah menduduki peringkat pertama kasus leptospirosis tertinggi Tahun 2022. Kabupaten Kebumen menempati peringkat tujuh tertinggi pada Tahun 2022 dan peringkat pertama pada Tahun 2017 serta ditetapkan menjadi kejadian luar biasa (KLB). Prevalensi kasus leptospirosis di kalangan petani seringkali lebih tinggi dibandingkan kelompok lain. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui ada tidaknya hubungan antara karakteristik demografi dan sosial ekonomi dengan perilaku pencegahan leptospirosis pada petani di Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik <em>cross-sectional</em> menggunakan instrumen <em>non test</em> berupa kuesioner. Sebanyak 93 petani menjadi sampel pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara karakteristik demografi (umur, tingkat pendidikan) dan sosial ekonomi (ukuran keluarga, pendapatan, masa kerja, durasi kerja, kepemilikan lahan, pekerjaan selain petani) dengan perilaku pencegahan penyakit leptospirosis. Hasil dari penelitian ini juga menyatakan perilaku pencegahan penyakit leptospirosis pada petani di Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen didominasi dengan kategori baik (75, 3%). Sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat lebih meningkatkan perilaku pencegahan penyakit leptospirosis pada petani di Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen.</p> Desy Nuzuli Rahmahwati Siti Nurrochmah Dian Mawarni Nurnaningsih Herya Ulfah Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 1 13 Pelayanan KB Pasca Persalinan dan Postnatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4933 <p><strong>Abstract</strong>: The Maternal Mortality Rate (MMR) is the ratio of maternal deaths during pregnancy, childbirth, and the puerperium, not caused by accidents, which is calculated for every 100,000 live births. Kedungkandang Health Center is the health center with the highest MMR in Malang City. Postpartum Family Planning (KBPP) and Postnatal Care (PNC) as programs to suppress MMR at the Kedungkandang Health Center have decreased in scope from 2020 to 2021, and have noteached the KBPP target of 60% and 100% PNC. This study aimed to determine of KBPP and PNC programs that have been running according to their service indicators. This research is a qualitative descriptive study. Data collection was conducted by interviewing five mainnformants of postpartum women and five triangulation informants from Kedungkandang Health Center staff. Data analysis used interactive qualitative data analysis. The results show that overall, KBPP and PNC in the working area of the Kedungkandang Health Center which running with several obstacles, such as not all midwives have CTU (Contraception Technology Update) certificates to provide IUD (Intrauterine Device) and implant family planning services, negative perceptions of certain types of family planning, there are some informants haven’t get counseling and approval for action before using KBPP, and the use of PNC incomplete four times.</p> <p><strong>Abstrak</strong>: Angka Kematian Ibu (AKI) adalah rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan, hingga nifas, bukan disebabkan oleh kasus kecelakaan yang dihitung setiap 100.000 kelahiran hidup. Puskesmas Kedungkandang adalah puskesmas dengan AKI tertinggi di Kota Malang. Keluarga Berncana Pasca Persalinan (KBPP) dan <em>Postnatal Care</em> (PNC) sebagai program untuk menekan AKI di Puskesmas Kedungkandang cakupannya menurun dari Tahun 2020 ke Tahun 2021 dan belum mencapai target KBPP 60% serta PNC 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berjalannya program KBPP dan PNC sesuai indikator pelayanannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan data dengan dilakukan wawancara pada 5 informan utama ibu nifas dan 5 informan triangulasi dari petugas Puskesmas Kedungkandang. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif interaktif.&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan KBPP dan PNC di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang yang telah berjalan memiliki beberapa kendala, seperti tidak semua bidan memiliki sertifikat CTU (<em>Contraception Technology Updat</em><em>e) </em>untuk memberi pelayanan KB IUD (<em>I</em><em>ntrauterine </em><em>D</em><em>evice</em>) dan implan, presepsi negatif pada jenis KB tertentu, informan ada yang tidak mendapatkan konseling dan persetujuan tindakan sebelum pemasangan KBPP, serta PNC belum lengkap dilakukan 4 kali.</p> Weva Rahmadana Nurnaningsih Herya Ulfah Roesdiyanto Roesdiyanto Dian Mawarni Endang Sri Redjeki Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 14 30 Latihan Bulgarian Split Squat dan Knee Tuck Jump Dapat Mempengaruhi Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Bulu Tangkis Pusat Latihan Kota Malang untuk Porprov Jawa Timur Tahun 2022 http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4934 <p><strong>Abstract: </strong>This study aims to determine the effect of the Bulgarian Split Squat and Knee Tuck Jump exercises on the explosive power of the leg muscles of badminton athletes at the Malang City Training Center in order to prepare for the 2022 East Java Porprov. This study used a quasi-experimental design or quasi-experimental with a quantitative approach. In order to obtain the accuracy of the results, the researcher utilized a one group pretest-posttest design. The research sample consisted of ten badminton players who practiced at the training center in Malang City. The sample got the frequency of causal exercise and Bulgarian knee work twice a week. The results of the paired t test show a significance of 0.000 &lt;0.05, which means that there is a significant difference and shows that H1 is accepted, while H0 is rejected. Based on the results of the study, it can be concluded that the Bulgarian Split Squat and Knee Tuck Jump exercises can have a positive influence on the explosive power of badminton athletes at the Malang City training center ahead of Porprov preparations in 2022.</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan <em>B</em><em>ulgarian</em> <em>S</em><em>plit</em> <em>S</em><em>quat</em> dan <em>Knee Tuck Jump</em> terhadap daya ledak otot tungkai atlet bulu tangkis pusat latihan Kota Malang dalam rangka mempersiapkan Porprov Jawa Timur tahun 2022. Dalam penelitian ini digunakan desain kuasi eksperimen atau eksperimen semu dengan pendekatan secara kuantitatif. Agar diperoleh keakuratan hasil, peneliti memanfaatkan desain <em>o</em><em>ne </em><em>g</em><em>roup </em><em>p</em><em>retest-</em><em>p</em><em>osttest</em>. Sampel penelitian terdiri atas sepuluh pebulu tangkis yang berlatih di balai latihan Kota Malang. Sampel mendapatkan frekuensi latihan kausal dan kerja lutut Bulgaria dua kali dalam seminggu. Hasil uji <em>paired t test</em> menunjukkan signifikansi 0,000&lt;0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan dan menunjukkan bahwa H<sub>1</sub> diterima, sedangkan H<sub>0</sub> ditolak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa latihan <em>B</em><em>ulgarian</em> <em>S</em><em>plit</em> <em>S</em><em>quat</em> dan <em>Knee Tuck Jump</em> dapat memberikan pengaruh positif terhadap daya ledak atlet bulu tangkis di pusat latihan Kota Malang menjelang persiapan Porprov tahun 2022.</p> Pippo Marlaksa Nicola Mahmud Yunus Ahmad Abdullah Slamet Raharjo Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 31 37 Stres Terhadap Siklus Menstruas http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4935 <p><strong>Abstract</strong>: Every month, the optimal menstrual cycle lasts between 21 and 35 days. 68% of women in Indonesia between the ages of 10 and 59 reported having regular menstrual cycles, while 13.7% had irregular periods in the previous 12 months. The menstrual cycle is impacted by stress, changes in weight, illness, and routine changes. This study sought to ascertain the impact of stress, weight changes, illness, and routine changes on the menstrual cycle of State University of Malang students studying public health. This correlational study employed cross-sectional analysis.With 106 respondents, the sampling method was applied using Probability Sampling type Stratified Systematic Random Sampling.The G-Form is used to collect primary data for this study.Chi-square analysis with multiple logistic regression is used for bivariate analysis.The findings indicated that stress and weight changes both had an impact on the menstrual cycle (p=0.0000 and 0.05), that disease had no impact (p=0.326 and 0.05), and that routine changes had an impact (p=0.001 and 0.05). Stress level (moderate) was identified as the main factor affecting the menstrual cycle in the multivariate analysis with an OR of 23.219.</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Setiap bulan, siklus menstruasi yang optimal berlangsung antara 21 dan 35 hari. 68% wanita di Indonesia yang berusia antara 10 dan 59 tahun melaporkan memiliki siklus menstruasi yang teratur, sementara 13,7% mengalami menstruasi yang tidak teratur dalam 12 bulan sebelumnya. Siklus menstruasi dipengaruhi oleh stres, perubahan berat badan, penyakit, dan perubahan rutinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres, perubahan berat badan, penyakit, dan perubahan rutinitas pada siklus menstruasi mahasiswa Universitas Negeri Malang yang mempelajari kesehatan masyarakat. Penelitian korelasional ini menggunakan analisis cross-sectional. Dengan 106 responden, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah jenis Probability Sampling Stratified Systematic Random Sampling. G-Form digunakan untuk mengumpulkan data primer untuk penelitian ini. Analisis Chi-square dengan regresi logistik berganda adalah digunakan untuk analisis bivariat. Temuan menunjukkan bahwa stres dan perubahan berat badan berdampak pada siklus menstruasi (p=0,0000 dan 0,05), bahwa penyakit tidak berdampak (p=0,326 dan 0,05), dan bahwa perubahan rutin berdampak ( p=0,001 dan 0,05). Tingkat stres (sedang) diidentifikasi sebagai faktor utama yang mempengaruhi siklus menstruasi pada analisis multivariat dengan OR sebesar 23,219.</p> Tiya Indriani Supriyadi Supriyadi Ema Novita Deniati Septa Katmawati Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 38 48 Determinan Pola Konsumsi Pangan Balita Pada Masa Pandemi Covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT): Analisis Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2020 http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4936 <p><strong>Abstract: </strong>Food and nutrition problems in East Nusa Tenggara are still far above the national average. The dry conditions in East Nusa Tenggara due to the climate and a shortage of water sources mean that the harvest can only be done once a year. Limited access is also a factor in the food problem in East Nusa Tenggara. In preventing the Covid-19 virus, complete nutrition for children remains a priority. This study aims to find out and examine whether or not there is a relationship between toddler food consumption patterns and place of residence, mother's education, mother's occupation, mother's age, marital status of both parents of toddlers and history of toddlers' infectious diseases. This research is a research with a quantitative approach using a cross-sectional analysis method that uses data from the 2020 Indonesian Nutrition Status Survey and uses the Chi Square test. The conclusion from the analysis results was that there was a significant relationship between the variables of residence (p=0.014) and the mother's occupation (p=0.006) and the food energy intake of toddlers. Meanwhile, for toddler food protein intake, a significant relationship was found between place of residence (p=0.000). mother's education (p=0.000), and mother's age (p=0.009).</p> <p><strong>Abstrak</strong>: Masalah pangan dan gizi di Nusa Tenggara Timur merupakan situasi yang masih berada jauh diatas rata-rata nasional. Keadaan yang kering di Nusa Tenggara Timur karena iklim dan terjadinya defisit sumber air menyebabkan panen hanya bisa setahun sekali. Adanya keterbatasan akses juga menjadi salah satu faktor dari masalah pangan di Nusa Tenggara Timur. Dalam pencegahan virus Covid-19, kelengkapan gizi anak tetap menjadi prioritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji ada atau tidaknya hubungan pola konsumsi pangan balita dengan tempat tinggal, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, usia ibu, status perkawinan kedua orang tua balita dan riwayat penyakit infeksi balita. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode analisis <em>cross sectional</em> (potong lintang) menggunakan data Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2020 serta menggunakan uji <em>Chi Square</em>. Kesimpulan dari hasil analisis didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel tempat tinggal (p=0,014) serta pekerjaan ibu (p=0,006) dengan asupan energi pangan balita. Sedangkan untuk asupan protein pangan balita, didapatkan hubungan yang signifikan antara variabel tempat tinggal (p=0,000). pendidikan ibu (p=0,000), dan usia ibu (p=0,009).</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: balita; asupan energi pangan; asupan protein pangan.</p> Dini Restuningtyas Siti Nurrochmah Lucky Radita Alma Supriyadi Supriyadi Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-31 2024-01-31 6 1 49 65 Tingkat Motivasi Belajar Siswa Kelas XI dalam Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani pada Masa Pandemi COVID-19 di Sekolah Menengah Kejuruan Tulungagung http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4937 <p><strong>Abstract</strong>: The essence of a learning motivation is described as a desire or desire that comes from humans to obtain learning achievements. The purpose of the study was to identify the learning motivation strata of grade XI students in CHD subjects during the COVID-19 pandemic, especially at SMK Negeri Se-Kecamatan Boyolangu, Tulungagung Regency. The research method is the descriptive method. The results of the study if in each vocational school show different averages in the benchmark assessment of the level of learning motivation. SMK Negeri 1 Boyolangu itself obtained an average data of 72.65. while SMK Negeri 2 Boyolangu obtained an average score of 62.59. Furthermore, SMK Negeri 3 Boyolangu obtained an average score of 68.59 which overall from the accumulated average level of motivation to study at SMK Negeri Se-Kecamatan Boyolangu was 68.06. The data was summarized precisely so that it was traced that the existence of student motivation levels in PJOK subjects in class XI during the pandemic was in the "Good" category with each detail of SMK Negeri 1 Boyolangu and SMK Negeri 3 Boyolangu obtaining the good category while SMK Negeri 2 Boyolangu obtaining the low category.</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Esensi sebuah motivasi belajar yang dideskripsikan sebagai keinginan atau hasrat yang berasal dari manusia untuk memperoleh capaian belajar. Tujuan penelitian mengidentifikasi dalam strata motivasi belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran PJK sewaktu pandemic COVID-19 khususnya di SMK Negeri Se-Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Metode penelitian yaitu metode deskriptif. Perolehan hasil penelitian jika dalam masing-masing SMK menunjukkan rata-rata yang berbeda dalam tolak ukur penilaian tingkat motivasi belajar. SMK Negeri 1 Boyolangu sendiri memperoleh data rata-rata 72.65. sedangkan SMK Negeri 2 Boyolangu memperoleh nilai rata-rata 62.59. selanjutnya SMK Negeri 3 Boyolangu memperoleh rata-rata nilai 68.59 yang mana keseluruhan dari akumulasi rata-rata tingkat motivasi belajar di SMK Negeri Se-Kecamatan Boyolangu adalah 68.06. perolehan data tersebut dirangkum secara tepat sehingga ditelusuri bahwa keberadaan tingkat motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK di kelas XI sewaktu pandemic dalam kategori “Baik” dengan masing-masing rincian SMK Negeri 1 Boyolangu dan SMK Negeri 3 Boyolangu memperoleh kategori baik sedangkan SMK Negeri 2 Boyolangu memperoleh kategori rendah.</p> Mohammad Zainur Rozikin Usman Wahyudi Rama Kurniawan Fahrial Amiq Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 66 76 Studi Korelasi Persepsi Terhadap Iklan Rokok dengan Perilaku Merokok Remaja di Kecamatan Sukun, Kota Malang http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4938 <p><strong>Abstract: </strong>Smoking behavior in adolescents is a trend that is growing significantly and is projected to increase the death rate due to smoking to eight million per year by 2030. Based on BPS data in 2019, the percentage of the teenage smoker population in East Java Province reached 26.4%, with the prevalence in the city of Malang reaching 43.7%. Exposure to cigarette advertisements is one of the most influential risk factors for smoking behavior, because it is able to influence the psychological atmosphere and mindset of adolescents as a result create positive perceptions that make adolescents immune to the truth that cigarettes are very dangerous. This study aims to determine the significance, strength, and direction of the relationship between perceptions of cigarette advertisements and smoking behavior in adolescents. This study used a cross-sectional method which was measured quantitatively with a total sample of 119 high school students in Sukun District who were taken using cluster random sampling. The data obtained in this study were tested using the Spearman rank (rho). This study shows that there is a significant positive relationship between perceptions of cigarette advertisements and smoking behavior in adolescents (p value = 0.000) with a very strong correlation coefficient of 0.796</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Perilaku merokok pada remaja merupakan tren yang berkembang signifikan dan diproyeksikan mampu merealisasikan peningkatan angka kematian akibat rokok menjadi delapan juta pertahun pada tahun 2030 apabila faktor perilaku merokok tidak dicegah. Berdasarkan data BPS tahun 2019, di provinsi Jawa Timur persentase penduduk usia remaja yang merokok mencapai 26,4% dengan prevalensi kota malang mencapai 43,7%. Paparan iklan rokok merupakan salah satu faktor resiko perilaku merokok yang paling berpengaruh, karena iklan mampu mempengaruhi suasana psikologi dan pola pikir remaja sehingga menciptakan persepsi positif yang menjadikan remaja menjadi kebal terhadap kebenaran bahwa konsumsi rokok sangat berbahaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui signifikansi, kekuatan, serta arah hubungan persepsi iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode <em>cross sectional</em> yang diukur secara kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 119 siswa SMA sederajat di Kecamatan Sukun dengan teknik pengambilan data secara <em>cluster random sampling</em>. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diuji menggunakan uji <em>spearman rank (rho)</em>. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan positif antara persepsi iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja (p value=0,000) dengan koefisien korelasi sangat kuat senilai 0,796.</p> Nur Vina Aracely Sapto Adi Suci Puspita Ratih Supriyadi Supriyadi Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 77 87 Hubungan Postur Kerja dan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja di UMKM Keripik Tempe Sanan http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4939 <p><strong>Abstract</strong>: In Malang, approximately 43.33% of workers are employed in the informal sector, which accounts for nearly half of the total workforce in the city. The informal sector poses a high level of health risks, particularly in terms of work fatigue. This research focuses on the relationship between work fatigue among workers and the factors of work posture and nutritional status in the UMKM Sentra Industri Keripik Tempe Sanan. The research methodology employed a quantitative approach with a cross-sectional study design. The research population consisted of 136 individuals, with a sample size of 56 individuals calculated using the Lemeshow formula. Bivariate analysis was conducted using the chi-square test, followed by multivariate analysis using multiple logistic regression. The findings of the research indicate a significant relationship between work posture and nutritional status with work fatigue, with respective p-values of 0.021 and 0.001. The multivariate analysis results demonstrate that work posture has the highest significant influence on work fatigue, with a p-value of 0.024. To reduce work fatigue, it is recommended that UMKM owners provide rest periods in accordance with Job Creation Law, and provide workstations that adhere to ergonomic principles and the anthropometry of the workers.</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Di Kota Malang, terdapat sekitar 43,33% pekerja yang bekerja pada sektor informal, dimana hampir mencapai separuh dari total jumlah pekerja di Kota Malang. Usaha di sektor informal memiliki tingkat risiko kesehatan yang sangat tinggi, terutama dalam konteks kelelahan kerja. Dalam penelitian ini, fokus ditujukan pada hubungan antara kelelahan kerja pada pekerja dengan faktor-faktor postur kerja dan status gizi di UMKM Sentra Industri Keripik Tempe Sanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 136 orang, dengan sampel sebanyak 56 orang berdasarkan perhitungan rumus <em>Lemeshow</em>. Analisis bivariat menggunakan uji <em>chi-square</em>, diikuti oleh analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara postur kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja, dengan nilai p masing-masing sebesar 0,021 dan 0,001. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa postur kerja memiliki pengaruh yang signifikan yang paling tinggi terhadap kelelahan kerja, dengan nilai p sebesar 0,024. Untuk mengurangi kelelahan kerja, disarankan kepada pemilik UMKM untuk memberikan waktu istirahat sesuai dengan UU Cipta Kerja, serta menyediakan stasiun kerja yang sesuai dengan prinsip ergonomi dan antropometri pekerja.</p> Lydia Nursafitrianadevi Moch. Yunus Anita Sulistyorini Marji Marji Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 88 100 Upaya Meningkatkan Keterampilan Shooting Sepak Bola Menggunakan Metode Drill pada SSB Gadra Fc Kabupaten Malang http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4940 <p><strong>Abstract: </strong>This research is a Sports Action Research (PTO) conducted at SSB Gadra Fc Malang Regency which aims to improve basic soccer shooting technical skills. The method used is the drill method using three research cycles. Analysis of data from the results of the first cycle of research used the presentation of fifty percent, the second cycle used the percentage of seventy-one percent, and the third cycle used the percentage of ninety percent. It can be concluded that efforts to improve shooting skills using the drill method for students of SSB Gadra Fc Malang Regency can be said to be successful.</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Olahraga (PTO) yang dilakukan di SSB Gadra Fc Kabupaten Malang yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar <em>shooting</em> sepak bola. Metode yang digunakan adalah metode <em>drill </em>menggunakan tiga siklus penelitian. Analisis data dari hasil penelitian siklus pertama menggunakan hasil presentasi sebanyak lima puluh persen, siklus kedua menggunakan hasil presentase sebanyak tujuh puluh satu persen, dan siklus ketiga menggunakan hasil presentase sebanyak sembilan puluh persen. Dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan keterampilan <em>shooting </em>menggunakan metode <em>drill</em> terhadap peserta didik SSB Gadra Fc Kabupaten Malang dapat dikatakan berhasil.</p> Muhammad Afrizal Alfan Khoiron Tatok Sugiarto Dona Sandy Yudasmara Fahrial Amiq Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 101 109 Survei Tingkat Keterampilan Motorik Kasar Pada Siswa Kelas Rendah di SDN Kecamatan Dau Kabupaten Malang http://journal3.um.ac.id/index.php/fik/article/view/4941 <p><strong>Abstract: </strong>Physical education lessons at elementary school for lower-grade children study material about basic movements, variations, and combinations of locomotor, non-locomotor, and manipulative movements. In fact, the view of school quality in the community is that learning in SDN accredited A has aspects of better standards or quality. The results of field interviews with PJOK SDN teachers who were accredited A in Dau District, Malang Regency, revealed that the status of gross motor skills of low-grade students at the school was unknown. With the unknown status of gross motor skills of low-grade students in SDN accredited A in Dau District, Malang Regency. So this problem is used as the main background in this research. This study aims to describe the results of the level of gross motor skills of low-grade students. The framework used in this research is combined with a survey and uses a quantitative descriptive method. The instrument used was the Gross Motor Development-2 Test (TGMD-2) with a sample of 198 students. The results of this study showed that the level of gross motor skills in low-grade students was classified as an average category with a score of 95.9697, then for the standard deviation value, a score of 7.8086 was obtained.</p> <p><strong>Abstrak: </strong>Pembelajaran pendidikan jasmani di SDN pada anak kelas bawah mempelajari materi tentang gerak dasar, variasi, dan kombinasi dari gerakan lokomotor, non-lokomotor, dan manipulative. Pada faktanya bahwa pandangan mutu sekolah dimasyarakat bahwa pembelajaran di SDN terakreditasi A memiliki aspek standar yang lebih baik atau berkualitas. Hasil wawancara dilapangan pada narasumber guru PJOK SDN terakreditasi A se-Kecamatan Dau Kabupaten Malang bahwa belum diketahui status keterampilan motorik kasar siswa kelas rendah disekolah tersebut. Dengan belum diketahuinya status keterampilan motorik kasar siswa kelas rendah di SDN terakreditasi A se-Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Maka masalah ini dijadikan latar belakang utama pada penilitian tersebut. Studi ini ditujukan guna mendeskripsikan hasil tingkat keterampilan motorik kasar siswa kelas rendah. Kerangka yang digunakan pada penilitian ini dipadu dengan survey serta menggunkan metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang digunakan <em>Tes Gross Motor Development-2 </em>&nbsp;(TGMD-2) dengan sampel berjumlah 198 siswa. Hasil penelitian yang di lakukan ini menunjukan tingkat keterampilan motorik kasar pada siswa kelas rendah tergolong kategori rata-rata dengan nilai skor 95,9697, kemudian untuk nilai standar deviasi mendapatkan hasil skor 7.8086.</p> Nabilah Qonita Anjani Lokananta Teguh Hari Wiguno Arief Darmawan Sugiyanto Sugiyanto Copyright (c) 2024 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-01-30 2024-01-30 6 1 110 124